Penyebab, Gejala, dan Tips Mengatasi Perut Kembung saat Trimester Akhir Kehamilan

Penyebab, Gejala, dan Tips Mengatasi Perut Kembung saat Trimester Akhir Kehamilan

Perut kembung adalah salah satu kondisi yang membuat ibu hamil tidak nyaman. Yuk, kenali apa saja penyebab dan gejalanya, serta tips mengatasinya.

Mengalami perut kembung saat hamil tua memang cukup mengganggu, ya, Bun. Kondisi seperti ini tentu dapat membuat kehamilan Bunda menjadi kurang nyaman.

Sebagian besar ibu hamil kerap merasakan perut kembung pada usia kehamilan 29 minggu. Selain berisi janin yang sedang tumbuh, gas berlebihan di perut Bunda, lah, yang membuat perut terasa kencang dan penuh. 

Selain itu, ternyata masih ada beragam faktor lain yang memicu perut kembung saat hamil tua. Apa sajakah itu?

Artikel terkait: Memakai Baju Ketat saat Hamil Bisa Sebabkan Keguguran, Mitos atau Fakta?

Penyebab Perut Kembung saat Hamil Tua

Berikut ini adalah beberapa penyebab dari perut kembung saat Bumil sedang berada di trimester akhir.

1. Ukuran Janin yang Membesar

perut kembung saat hamil tua

Memasuki usia kehamilan trimester ketiga, janin di perut Bunda akan berukuran semakin besar. Janin yang membesar akan menekan organ pencernaan Bunda dan membuat sistem pencernaan menjadi lebih lambat. Kerja usus yang lambat akan membuat gas ikut menumpuk di perut. 

2. Peningkatan Hormon

Selama hamil, produksi  hormon di tubuh Bunda akan meningkat hingga dua kali lipat. Peningkatan hormon progesteron di tubuh Bunda juga menjadi salah satu penyebab peningkatan produksi gas. Hormon progesteron dapat memberikan efek relaksasi pada otot, sehingga saluran pencernaan bekerja lebih lambat dan membuat perut menjadi kembung. 

3. Makanan yang Memicu Gas

Konsumsi jenis makanan tertentu juga dapat membuat produksi gas di perut meningkat dan menyebabkan kembung. Bunda yang suka mengonsumsi makanan seperti bunga kol, brokoli, dan sawi harus berhati-hati, karena jika dikonsumsi berlebihan makanan tersebut dapat membuat Bunda kembung.  

4. Vitamin Kehamilan

Melansir dari laman Healthline, vitamin kehamilan juga dapat mengakibatkan ibu hamil mengalami kembung. Vitamin kehamilan yang mengandung zat besi dapat mengakibatkan konstipasi yang berakibat pada kembung di perut ibu hamil. 

Artikel terkait: 10 Jenis Makanan Sehat untuk Ibu Hamil, Sudah Dikonsumsi Belum Bun?

Gejala Perut Kembung saat Hamil Tua

perut kembung saat hamil tua

1. Perut Kencang dan Penuh

Selain berisi janin yang tumbuh semakin besar, perut Bunda juga berisi gas yang membuat kembung. Gas ini akan mengisi rongga di sistem pencernaan sehingga perut Bunda akan kencang dan penuh. 

2. Sering Bersendawa

Ketika perut sedang kembung, Bunda pasti jadi lebih sering bersendawa. Untuk mengeluarkan gas di perut Bunda, tubuh akan melakukan refleks bersendawa.

3. Sering Kentut 

perut kembung saat hamil tua

Melansir dari laman Alodokter, rata-rata orang akan kentut atau buang gas sebanyak 14-40 kali dalam sehari. Ibu hamil pada trimester akhir yang mengalami kembung akan lebih sering kentut. 

Ketika sedang hamil, Bunda harus berhati-hati dalam mengonsumsi obat, baik obat kimia maupun obat herbal. Pasalnya obat-obatan yang tidak sesuai dengan saran dokter dikhawatirkan dapat menimbulkan efek samping berbahaya bagi Bunda atau janin. 

Cara Mengatasi Perut Kembung pada Ibu Hamil

1. Minum Banyak Cairan

Ibu hamil disarankan untuk minum setidaknya 10 cangkir atau 2.3 liter air dalam sehari. Cairan akan membantu pencernaan Bunda bekerja lebih baik dan mengatasi kembung. 

Makanan yang tidak tercerna dengan baik dapat masuk ke usus kecil dan mengakibatkan bakteri memecahnya menjadi gas. Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik juga akan menghindarkan Bunda dari sembelit yang memperparah perut kembung. 

Penyebab, Gejala, dan Tips Mengatasi Perut Kembung saat Trimester Akhir Kehamilan

2. Makan dalam Porsi Kecil

Makan terlalu banyak membuat sistem pencernaan butuh waktu lebih lama untuk mencerna makanan tersebut. Proses yang lama ini dapat membuat perut menjadi kembung. Bunda sebaiknya makan dalam porsi kecil tapi sering untuk menghindari perut kembung. 

3. Menghindari Makanan Tertentu

Jenis makanan tertentu dapat membuat perut Bunda menjadi kembung. Selain brokoli, kembang kol, dan sawi, makanan yang mengandung banyak gula fruktosa juga dapat mengakibatkan kembung.

Hindari makanan yang mengandung banyak gula fruktosa seperti daun bawang, apel, pir, dan makanan olahan ketika Bunda sedang mengalami perut kembung. 

Artikel terkait: Panduan makanan sehat untuk ibu hamil muda agar janin tetap sehat

4. Olahraga Teratur

Berolahraga ringan saat hamil dapat memberikan banyak manfaat bagi Bunda. Olahraga juga dapat membantu melancarkan pencernaan dan mengatasi perut kembung. Bunda bisa berjalan santai atau melakukan olahraga ringan lain selama 30 menit untuk mengatasi perut kembung. 

5. Gunakan Pakaian Nyaman

Bunda sebaiknya menggunakan pakaian yang longgar untuk membantu melancarkan aliran gas di perut. Pakaian yang ketat di area pinggang dapat memperparah kembung pada kehamilan Bunda. 

6. Menghindari Stres

Melansir dari laman halodoc, beberapa ibu hamil mengeluhkan perut kembung yang semakin parah ketika mengalami stres. Hal ini disebabkan karena perasaan cemas akan membuat Bunda menelan banyak udara. 

Bun, itulah penyebab, gejala, dan cara mengatasi perut kembung saat hamil tua. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Lakukan 17 tips ini untuk menghilangkan stres saat hamil

Bahaya stres ibu hamil terhadap janin yang dikandung, Bumil harus waspada!

4 Manfaat dan Tips Konsumsi Bee Pollen untuk Meningkatkan Kesuburan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner