Perkembangan Anak Dipengaruhi oleh Rasa Bahagia yang Dirasakannya

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Apa kata psikolog tentang kaitan perkembangan anak dengan perasaan bahagia yang mereka rasakan? Kali ini kami mengulasnya untuk Anda.

Mungkin kita tak pernah menyangka, bahwa rasa bahagia mempengaruhi perkembangan anak.

Mungkin kita tak pernah menyangka bahwa rasa bahagia mempengaruhi perkembangan anak.

Tahukah Parents, bahwa perasaan anak amat berpengaruh pada kesehatan fisik mereka. Baik perasaan bahagia ataupun perasaan tertekan, keduanya serta emosi-emosi lain yang dialami anak amat mempengaruhi tahap perkembangan anak.

Seorang ibu perlu memahami perkembangan anak,  demikian menurut Endah Kurniadarmi, psikolog yang sangat peduli dengan psikologi perkembangan anak, pendidikan dan kesehatan dalam buku parenting, Nyebur Ke Dunia Anak.

Menurutnya, kematangan anak saat melewati setiap tahap perkembangan tersebut menentukan bagaimana perilakunya pada tahap perkembangan berikutnya.

Perkembangan anak pada usia sekolah

Pada anak usia sekolah, tahap perkembangan anak diarahkan agar terlatih bekerja keras dan menghindari perasaan rendah diri.

Salah satu ciri khas pada tahap ini adalah mereka sangat aktif dan jarang sakit. Secara luar biasa, anak-anak mampu mengendalikan imajinasinya sekaligus memfokuskan diri pada proses belajar dan tumbuh kembangnya.

Namun pada tahap ini penyakit yang muncul biasanya terjadi karena anak terlalu letih atau terjadi ketidakseimbangan fisik dan aktivitas pikiran serta perasaan. Oleh karena itu, menurut Schustack dan Friedman, penting sekali membuat anak merasa bahagia.





Praremaja Usia Sekolah