Panduan lengkap: Tumbuh kembang anak 3 tahun 4 bulan

lead image

Perkembangan anak usia 3 tahun 4 bulan mencakup kemampuannya mengekspresikan diri, dan berceloteh dengan lancar tanpa gagap.

Tidak terasa, anak sudah semakin besar ya Bunda. Diapun makin ceriwis dan menanyakan segala sesuatu pada Bunda. Lalu apa sajakah perkembangan anak 3 tahun 4 bulan yang perlu Anda ketahui?

Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Perkembangan anak 3 tahun 4 bulan

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/07/perkembangan anak 1.jpg Panduan lengkap: Tumbuh kembang anak 3 tahun 4 bulan

1. Tumbuh kembang fisik

Anak kini sudah pandai berjalan maju mundur tanpa terjatuh, dia sudah percaya diri untuk melompat, berlari atau berjongkok tanpa takut terjengkang sama sekali. Dia juga sudah bisa naik turun tangga tanpa bantuan.

Dalam perkembangan motorik halus, dia sudah bisa memegang crayon dan bisa meniru bentuk bangun ruang sederhana seperti bulatan. Dia juga sudah bisa menumpuk barang dengan rapih.

Tips bagi orangtua: 

Untuk semakin mengasah kemampuan motorik kasarnya, berikan dia sepeda roda tiga sehingga bisa melatih pergerakan kaki dengan mengayuh sepeda dibanding hanya berjalan kaki.

Dorong mereka untuk berlari dan melompat di taman bermain, tentunya dengan pengawasan. Latih anak untuk membuka toples selai, membangun gedung dari balok, serta menggambar bangun ruang.

Kemungkinan keterlambatan tumbuh kembang terjadi ketika anak tidak bisa naik tangga, meloncat atau berjalan sendiri tanpa bantuan. Jika dia tidak mampu memegang benda kecil, atau benda apapun. Bisa jadi ada masalah dalam tumbuh kembangnya, dan sudah saatnya Parents berkonsultasi dengan dokter.

2. Tumbuh kembang kognitif

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/07/tumbuh kembang anak 2 tahun 1.jpg Panduan lengkap: Tumbuh kembang anak 3 tahun 4 bulan

Perkembangan anak 3 tahun 4 bulan dalam hal kognitif dan kecerdasan.

Menjelang usia 4 tahun, anak makin dipenuhi rasa ingin tahu. Dia akan semakin banyak bertanya tentang segala sesuatu yang ia lihat dan rasakan. Bersiaplah untuk menerima tembakan pertanyaan bertubi darinya.

Anak juga kini sudah memahami konsep tentang waktu, serta hukum berpasangan dan berlawanan. Dia sudah bisa menghitung, mengenal nama warna, menyebutkan nama benda seperti mobil, piring, kursi dan lain-lain.

Daya ingatnya juga sudah mulai berkembang, dia bisa menceritakan ulang apa yang ia alami sehari-hari. Dia juga kini sudah hafal dengan buku cerita favoritnya.

Tetaplah sabar saat menghadapi pertanyaan anak yang bertubi-tubi, ini adalah cara terbaik anak dalam belajar tentang lingkungan di sekitarnya.

Biasakan membaca buku untuk anak, agar bisa meguatkan memori, imajinasi dan kemampuan komunikasi anak. Minta dia mengulang beberapa kata dan situasi kepada orangtua sambil membacakan cerita.

Untuk mengasah kemampuan kognitifnya, beri dia mainan puzzle atau bongkar pasang bentuk seperti segitiga, kotak dan lain-lain.

Apabila di usia ini anak masih belum bisa menghitung dengan baik, atau belum bisa menyebut objek dengan benar, sebaiknya konsultasi dengan dokter anak. Cermati bagaimana anak berinteraksi dengan anak lain, juga lingkungan di sekitarnya. Bila dia terlihat pasif dan tidak tertarik, bisa jadi ada masalah dalam tumbuh kembangnya.

3. Perkembangan sosio emosional anak

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/07/tumbuh kembang si kecil 1 2.jpg Panduan lengkap: Tumbuh kembang anak 3 tahun 4 bulan

Perkembangan anak usia 3 tahun 4 bulan terkait sosial dan emosional.

Pada perkembangan anak 3 tahun 4 bulan, si kecil sudah mandiri dan mulai bisa mengendalikan emosi. Meski kadang dia masih suka tantrum, namun frekuensinya semakin berkurang. Dia kini sudah bisa bekerjasama, menyelesaikan masalah sederhana, dan menunjukkan rasa sayang pada anggota keluarga atau teman sebaya.

Anak usia 40 bulan juga suka bermain bersama anak-anak lain. Melalui interaksi ini anak belajar konsep berbagi, dan menanti giliran untuk bermain. Dia juga suka meniru orangtua, dan setiap aksinya biasanya didorong oleh keinginan untuk mendapatkan pujian dari orangtua.

Tips bagi orangtua: 

Karena imajinasinya yang super aktif, anak mungkin akan terlihat ketakutan dengan hal-hal konyol dan tidak masuk akal bagi orangtua. Dorong anak untuk berlatih berbagi mainan dengan teman sebayanya saat bermain bersama. Latih anak untuk mengikuti instruksi seperti perintah membereskan mainan, atau menghabiskan makanan.

Teruslah mencermati tumbuh kembang anak dengan baik. Kekurangan self-control atau tidak bisa melakukan kontak mata, atau dia cemas berlebihan dan tidak tertarik bermain dengan teman sebaya, itu bisa menjadi tanda ada masalah dalam proses tumbuh kembangnya.

4. Kemampuan bahasa dan berbicara si kecil

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/07/tumbuh kembang si kecil 4.jpg Panduan lengkap: Tumbuh kembang anak 3 tahun 4 bulan

Perkembangan anak 3 tahun 4 bulan dalam kemampuan berbicara.

Di usia ini, anak akan bisa bicara lebih banyak, juga menyebut namanya sendiri. Diapun akan lancar mengoceh menceritakan kesehariannya pada orangtua dalam ucapan yang bisa dimengerti. Kadang, terbata-bata dalam bicara juga bisa terjadi dalam usia ini.

Diapun sudah bisa mendengarkan perintah orangtua dengan baik, dan menjalankan instruksi sederhana dari orang dewasa. Dia juga sudah bisa menjawab pertanyaan dan menunjukkan ketertarikan untuk berkomunikasi dengan anak lain yang sebaya dengannya.

Tips bagi orangtua:

Minta si kecil untuk menjelaskan gambar, bercerita, dorong mereka untuk mengucapkan namanya sendiri dan usianya ketika memperkenalkan diri di depan orang lain. Imajinasinya juga akan semakin tinggi, dorong ia untuk mendongeng dan bermain peran bersama teman lainnya.

Bila anak tidak mampu merangkai kalimat lebih dari dua kata, itu salah satu tanda keterlambatan tumbuh kembang. Cermati pertumbuhannya dengan seksama, bila dia kesulitan bicara, berkonsultasilah dengan dokter segera.

5. Nutrisi dan kesehatan anak

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/07/tumbuh kembang si kecil 2 1.jpg Panduan lengkap: Tumbuh kembang anak 3 tahun 4 bulan

Perkembangan anak 3 tahun 4 bulan terkait nutrisi dan makanan yang ia perlukan.

Anak usia 3 tahun 4 bulan butuh asupan makanan bernutrisi dan gizi seimbang, untuk menunjang masa tumbuh kembangnya dengan baik.

Academy of Nutrition and Dietetics merekomendasikan untuk memberi si kecil paduan 2 ons protein, 1 gelas buah, satu gelas sayuran, dan dua gelas lemak, serta 3 ons gandum setiap hari.

Di usia ini, berat badan normal anak ialah 10,4 Kg hingga 21,9 Kg. Dan tinggi badan yang normal ialah 91 cm hingga 110,3 cm.

Bunda juga perlu memberinya vaksinasi untuk melindungi si kecil dari virus penyakit berbahaya. Seperti vaksin Hepatitis B, vaksin DPT, MMR, dan lain-lain.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/09/Baby Milestone Bahasa Month 40.jpg Panduan lengkap: Tumbuh kembang anak 3 tahun 4 bulan

Tips untuk orangtua:

Penyakit yang sering menyerang anak di usia ini adalah flu, cacar air, diare, sembelit, juga alergi makanan. Konsultasikan dengan dokter tentang pencegahan dan penanganannya. Anak usia 3 tahun 4 bulan juga butuh tidur yang nyenyak sepanjang malam agar tumbuh kembangnya maksimal.

Bila anak mengalami susah makan hingga berat badannya sangat rendah, Parents perlu berkonsultasi dengan dokter. Termasuk apabila si kecil mengalami mimpi buruk yang membuatnya kesulitan tidur nyenyak saat malam.

Akan tetapi, Parents juga perlu ingat bahwa anak memiliki tahapan tumbuh kembang yang berbeda. Bisa jadi ia sedikit lebih lambat dari yang lainnya, namun ia memiliki waktu tersendiri untuk setiap milestones yang ia alami.

Bila Anda khawatir si buah hati mengalami keterlambatan perkembangan, baru berkonsultasi dengan dokter.

***

Semoga bermanfaat.

 

Disadur dari artikel Bianchi Mendoza di theAsianparent Singapura

 

Perkembangan bulan sebelumnya: 3 tahun 3 bulan atau 39 bulan

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.