Panduan lengkap: Tumbuh kembang balita 2 tahun 8 bulan

lead image

Penasaran perkembangan anak 2 tahun 8 bulan yang akan dilalui oleh anak?

Pada perkembangan anak 2 tahun 8 bulan, ia mulai muncul rasa malu, dan sudah bisa terlibat dalam percakapan sederhana. Tak hanya itu, mari ketahui tumbuh kembang balita 32 bulan!

Ketika memasuki usia dua tahun dan delapan bulan, anak sedang menegaskan kemandirian mereka meskipun dengan cara yang masih sederhana. Tidak mengapa, justru Parents perlu melatihnya sedini mungkin.

Pada usia ini, anak-anak mulai terbuka dalam bermain dan mengenal teman sebaya, tetapi emosi anak juga makin berkembang. Di usia ini, anak mulai merasa malu pada hal-hal tertentu. Soal tantrum, anak belum sepenuhnya melewati fase ini namun ia sudah lebih siap menunjukkan apa keinginan dan kebutuhannya.

Bersiaplah Parents, si kecil sebentar lagi akan merayakan ulang tahun yang ke-3! Jadi, apa yang saja yang perlu diketahui terkait dengan perkembangan anak 2 tahun 8 bulan, yang menjadi tonggak sejarah saat mereka berusia 32 bulan?

Pertama, kami telah mengumpulkan beberapa perubahan utama yang bisa terjadi, dan yang diharapkan dari si kecil:

Perkembangan anak 2 tahun 8 bulan – Kognitif

Anda akan kagum pada cara anak membedakan warna! Jangan lupa, pada saat ini Anda pun perlu mendorong pengetahuannya yang sedang berkembang dengan mengasah kemampuannya untuk mengidentifikasi bentuk.

Menggambar dan mencoba beberapa seni dan kerajinan yang menyenangkan perlu dilakukan. Tidak hanya baik untuk perkembangan otak anak, tapi aktivitas ini bisa membangun bonding dan komunikasi dengan anak.

Pada usia ini, anak terpesona oleh krayon dan pensil. Pada awalnya, mungkin anak hanya mampu mengambar dalam bentuk coretan acak. Namun ketika anak tumbuh, Anda akan mulai memerhatikan bentuk dan gambar tertentu yang akan membuat Anda merasa takjub!

Anda juga dapat meminta anak untuk membantu memotong kertas dalam garis lurus. Meskipun begitu, pastikan untuk memberikan gunting khusus balita untuk keamanannya dan keselamatannya.

Dan tentu saja si kecil juga sudah bisa berlatih alfabet melalui lagu, beragam permainan, dan bahkan alat bantu visual.

Hal yang perlu diingat adalah, setiap anak belajar dengan cara berbeda dan dengan langkahnya sendiri, jadi kenali apa yang paling baik untuk anak dan dorong terus si kecil untuk bisa melakukannya.

Perkembagan sosial dan emosional

Pada usia ini, balita Anda mungkin lebih suka bermain sendiri atau dengan teman sebayanya. Terlepas dari bentuk permainan yang ia sukai, dorong anak untuk bisa melakukan kerja sama dan berkomunikasi dengan dengan teman sebayanya. Bahkan jika saat itu anak masih lebih menyukai bermain dengan Parents.

Meskipun mulai belajar untuk bersosialisai, berinteraksi dengan teman sebayanya, perlu diketahui akan ada masanya Anda melihat ada ketegangan antara anak dan temannya.

Mereka mungkin akan berselisih kecil. Untuk membantu mereka melewati fase ini, cobalah untuk menanamkan sikap dan empati yang baik. Bicaralah pada anak tentang pentingnya berteman dan cara menghadapi konflik.

Pada usia ini, anak juga mungkin akan merasa mudah takut saat malam hari. Tetapi dengan bimbingan Anda, anak tentu akan bisa belajar dan mengetahui perbedaan antara apa yang nyata dan yang dibayangkan, sehingga anak pun bisa menjadi lebih berani.

Kemampuan berbahasa

Pada saat ini, anak mungkin akan merasa nyaman untuk menyebut dirinya dengan nama. Anak juga akrab dan belajar mengenai gender dan menggunakan kata depan untuk menunjukkan lokasi objek.

Anak pun kerap merasa penasaran dan mencoba untuk lebih terlibat serta mencoba memahami melakukan percakapan sederhana dengan Anda, orangtuanya.

Menawarkan pilihan juga akan membantu anak merasakan bahwa ia dilibatkan, dan mengambil keputusan sendiri.

Jika pada saat usia ini anak  mulai sering menangis, sebenarnya ini hanya cara mereka untuk berkomunikasi. Dorong anak untuk menyuarakan apa yang ingin diungkapkan. Ketika ini terjadi, cobalah untuk bersikap netral – tidak memanjakannya atau memarahinya. Dorong anak untuk bisa berkomunikasi lebih baik lagi dengan mengenalkannya dnegan berbagai kosa kata.

Kesehatan dan nutrisi

Pada tahap ini, nafsu makan anak sebanding dengan tingkat pertumbuhannya. Jadi, jika asupan makanan anak sudah cukup tercukupi dengan baik, maka tingkat pertumbuhannya pun akan melonjak dengan pesat.

Di waktu bersamaan, anak mulai suka mencoba makanan baru. Hati-hati, makan berlebihan bisa mengakibatkan obesitas di kemudian hari. Karena itu Anda perlu memerhatikan kandungan nutrisi serta porsi yang akan diasup oleh si kecil.

Memilih makanan juga bisa menjadi masalah pada usia ini karena anak sudah tumbuh dengan selera tertentu. Tawarkan banyak pilihan makanan sehat, dan jadilah role model anak dalam mengonsumsi makanan sehat.

Saat tidur, anak siap untuk pindah dari boks ke tempat tidur. Tetapi bersabarlah, karena gangguan tidur dapat terjadi hingga si kecil menyesuaikan diri dengan perubahan ini.

Kebiasaan mengompol masih bisa terjadi, meski anak sudah dilatih toilet training. Pada usia ini, anak akan lebih mudah mengendalikan untuk berkemih atau buang air besar pada saat siang hari.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/09/Baby Milestone Bahasa Month 32.jpg Panduan lengkap: Tumbuh kembang balita 2 tahun 8 bulan

Perkembangan anak 2 tahun 8 bulan, ini tips untuk Parents

  • Rangsang perkembangan otak anak Anda melalui aktivitas sensori, seperti membuat playdough, atau mengidentifikasi suara binatang.
  • Tutup tempat tidur mereka dengan lembaran plastik atau pelindung jika diperlukan. Untuk mengantisipasi ‘insiden’ di malam hari, dan jangan lupa untuk membiasakan si kecil ke toilet sebagai bagian dari ritual malam hari sebelum tidur.
  • Jika anak menunjukkan perilaku cemas, seperti membenturkan kepala, jangan panik. Ini biasanya terjadi karena didorong rasa penasaran. Sering-sering ajak anak berkomunikasi. Namun jika hal ini sering terjadi, jangan disepelekan. Anda bisa berkonsultasi dengan pakarnya untuk mengatasi masalah ini.
  • Seni dan kerajinan tangan juga bisa menjadi cara untuk melatih emosi Anak. Jadi biarkan anak melakukannya sendiri. Beri bantuan saat anak memintanya.
  • Amati anak jika sekiranya ada keterlambatan perkembangan, misalnya tidak bisa berlari atau menaiki tangga dengan baik. Perhatikan jika si kecil sangat acuh, pemalu, atau tidak melakukan kontak mata saat sedang diajak bicara.
  • Terakhir, jangan terburu-buru menuntut di kecil bisa berkembang dengan pesat. Meskipun tonggak sejarah berusia 32 bulan ini menarik bagi orang tua, penting untuk mengetahui bahwa setiap anak tumbuh dan berkembang dengan langkah mereka sendiri.

Bersabar dan teruslah memberikan dukungan. Saat melewati perkembangan anak 2 tahun 8 bulan, tentu mereka sangat membutuhkan dampingan dari Parents!

 

Artikel ini disadur dari artikel Bianchi Mendoza theAsianparent Singapura.

 

Perkembangan anak bulan sebelumnya: 2 tahun 7 bulan atau 31 bulan