13 Penyebab Mengapa Anda Sulit Menurunkan Berat Badan

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Sudah mencoba berbagai macam diet dan olahraga, tapi masih sulit menurunkan berat badan. Bisa jadi karena alasan-alasan ini.

Memiliki tubuh ideal menjadi dambaan setiap orang, namun beberapa kebiasaan yang dijalani setiap hari, justru membuat kita sulit menurunkan berat badan. Berbagai macam teori dan obat diet telah dicoba, namun tetap saja berat badan tidak berkurang.

Mengacu pada WebMD, ada penyebab mengapa Anda sulit menurunkan berat badan walaupun sudah berusaha mati-matian. Hal ini berkaitan erat dengan gaya hidup dan pola makan Anda setiap hari.

Berikut ini adalah penjelasannya.

1. Kebiasaan tidur

Orang dewasa membutuhkan waktu tidur selama 6-8 jam setiap malam, kebiasaan tidur yang kurang dari 5 jam setiap malam, berkaitan dengan penambahan berat badan.

Kurang tidur bisa memengaruhi hormon yang mengatur nafsu makan dan rasa lapar jadi terganggu. Sehingga Anda menjadi lebih sering makan.

Kurang tidur juga membuat badan terasa lesu sepanjang hari, sehingga membuat Anda malas berolahraga.

2. Kurang minum air putih

Meminum 2-6 gelas air putih setiap hari bisa membantu Anda menurunkan berat badan. Karena air putih tidak memiliki kalori, sehingga bisa mengobati rasa haus tanpa menambah berat badan.

Cukup minum air putih juga bisa menghindari konsumsi soda, jus atau kopi instan yang memiliki kalori dan gula tinggi, yang sering menjadi penyebab naiknya berat badan.

3. Menunggu terlalu lama untuk makan

Mungkin Anda berpikir, bahwa dengan mengulur waktu makan, maka akan bisa menurunkan berat badan. Karena tubuh membakar cadangan lemak di tubuh menjadi energi saat kita menahan lapar.

Akan tetapi, ternyata bila kita memberi jeda waktu yang terlalu panjang di antara waktu makan, maka metabolisme tubuh akan melambat. Hal ini mengakibatkan sistem tubuh tidak bisa membakar semua kalori yang masuk saat Anda makan.

Semua ekstra kalori itu bisa menambah berat badan. Anda juga jadi cenderung makan lebih banyak karena terlalu lapar setelah jeda yang panjang. Cobalah untuk makan dengan porsi kecil dan jeda waktu yang lebih sering.

4. Terlalu sering makan di luar

Bila Anda sedang dalam program diet, sebaiknya hindari terlalu sering makan di luar. Karena makanan di luar seringkali memiliki kalori, meskipun makanan yang diklaim tak memiliki kalori seperti salad.

Mereka yang makan di luar pada jam makan siang setiap hari, berat badannya bertambah 2,5kg lebih banyak dibandingkan mereka yang membawa bekal dari rumah.

Membawa bekal sendiri, selain lebih sehat Anda juga bisa mengontrol berapa jumlah kalori yang dikonsumsi dengan menentukan menu sendiri.

5. Duduk sepanjang hari

Anda yang bekerja di depan komputer dan duduk sepanjang hari, bisa jadi sangat sulit menurunkan berat badan. Saat Anda duduk dalam waktu lama, tubuh akan kehilangan kemampuan untuk mendeteksi kapan Anda makan terlalu banyak. Hal ini bisa menyebabkan berat badan naik dan pola makan berlebihan.

Cobalah untuk bangun dari tempat duduk setiap sepuluh menit, lakukan senam kecil atau peregangan, Anda juga bisa berjalan kaki di kantor mengunjungi rekan sekerja, beramah tamah sambil membuat tubuh tetap sehat.

6. Makan banyak setelah olahraga

Olahraga adalah cara yang baik untuk menurunkan berat badan, karena bisa membakar kalori lebih banyak dan juga membangun massa otot. Tetapi, jika Anda makan banyak setelah berolahraga, maka olahraga yang dilakukan akan sia-sia.

Jaga asupan makanan setelah berolahraga, usahakan jangan meminum soda, atau minuman instan yang mengandung gula berlebih. Makan setelah berolahraga juga harus menghindari makanan yang mengandung lemak tinggi.

7. Sering minum alkohol

Segala macam jenis alkohol bisa menambah jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh. Bila Anda sering minum alkohol lebih dari 3 kali sehari, kemungkinan besar berat badan akan bertambah. Tak peduli jenis alkohol yang dikonsumsi.

Berusahalah untuk membatasi asupan alkohol hanya satu gelas sehari, untuk menghindari penambahan berat badan yang berasal dari kalori dalam minuman beralkohol.

8. Konsumsi makanan ringan berlebih saat stres

Saat seseorang merasa tegang atau stres, ada kecenderungan untuk makan makanan tak sehat, seperti makanan manis yang tinggi kalori, karena ingin mendapatkan ketenangan dengan cepat dari konsumsi makanan lezat tersebut.

Hal ini berbahaya bagi program diet Anda, karena ada makanan yang masuk ke dalam tubuh saat tubuh tidak memerlukannya.

9. Keputusan makan dengan cepat

Saat kita dalam keadaan lapar, kita cenderung makan apa saja untuk meringankannya. Hal ini tidak baik dalam program diet Anda, karena bisa menambah berat badan beberapa kilo.

Makanan ringan atau makanan cepat saji yang sering dipilih untuk mengatasi lapar dengan cepat, tidak bisa diserap tubuh dengan baik. Dan juga tidak bisa menggunakannya sebagai energi, seperti kalori dari makanan sehat.

Hal ini membuat Anda cenderung merasa lebih cepat lapar lagi sehingga makan dan minum lebih banyak.

10. Kelenjar gondok yang melambat

Bila kelenjar gondok yang berada di depan tenggorokan ini tidak bekerja dengan baik, berat badan Anda bisa bertambah. Kelenjar gondok menciptakan hormon yang mengontrol tingkat energi dan bagaimana tubuh akan memecah makanan.

Bila hormon tersebut jumlahnya kurang, maka akan sulit untuk menurunkan berat badan. Anda juga mungkin akan merasakan pembengkakan di beberapa bagian tubuh, karena terlalu banyak menyimpan air dan garam.

Jika Anda merasa ada masalah dengan kelenjar gondok atau tiroid ini, konsultasikan dengan dokter. Tiroid bisa ditangani dengan perawatan dari dokter.

11. Obat-obatan

Beberapa jenis obat untuk kesehatan bisa membuat berat badan Anda bertambah. Contohnya beberapa obat yang mengandung temulawak (curcuma), menambah nafsu makan sehingga secara tak sadar Anda makan lebih sering dan berat badan pun bertambah.

Antihistamin yang berfungsi menurunkan demam juga bisa menambah berat badan. Obat juga bisa memengaruhi tingkat kimia dalam tubuh yang berfungsi mengendalikan nafsu makan, sehingga saat flu sembuh, nafsu makan malah menjadi-jadi.

12. Menopause

Saat menopause, tubuh perempuan akan mengalami perubahan hormon sehingga massa otot berkurang dan kurang tidur yang bisa menyebabkan berat badan bertambah.

13. Genetik

Beberapa masalah kesehatan bawaan sering membuat Anda sulit menurunkan berat badan. Genetik juga menjadi faktor yang memengaruhi sebanyak apa berat badan Anda, dan dimana cadangan lemak tubuh disimpan.

Konsultasikan dengan dokter bila Anda tidak bisa menurunkan berat badan walaupun sudah berusaha keras. Hasil tes bisa menunjukkan apakah Anda memiliki masalah kesehatan, yang membuat Anda sulit menurunkan berat badan.

***

Mengetahui alasan dan penyebab mengapa sulit menurunkan berat badan walau sudah diet, bisa membantu Anda mencapai target memiliki tubuh ideal dengan lebih baik.

Semoga bermanfaat.

 

Baca juga:

5 Cara Untuk Kembali Langsing Setelah Melahirkan

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Kesehatan