3 Kesalahan Orangtua Berikut Menjadi Penyebab Ruam Popok Pada Bayi

lead image

Ruam popok pada bayi bisa terjadi karena berbagai hal. Namun tanpa orangtua sadari, beberapa hal berikut ini juga turut berperan menyebabkan ruam popok lho!

Ruam popok merupakan salah satu kegalauan terbesar orangtua. Jika bayi Anda mengalami kondisi yang satu ini, bisa dijamin ia akan semakin rewel dan berpengaruh pada mood si kecil sepanjang hari.

Banyak cara yang dilakukan oleh orangtua untuk mencegah maupun menyembuhkan ruam popok pada bayi. Mulai dari membeli popok premium yang memiliki permukaan halus, sampai mengoleskan salep kulit ke bokong bayi yang ruam.

Ruam pada bokong bayi memang disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari kondisi kulit yang lembab sampai alergi terhadap bahan di dalam popok. Tapi tahukah Parents kalau tanpa Anda sadari, ada beberapa hal yang sering dilakukan orangtua yang menyebabkan anak mengalami ruam? Simaklah daftarnya berikut ini!

Penyebab anak ruam popok

1. Tidak memperhatikan kandungan asam pada MPASI

Parents ingatkah waktu di awal MPASI Anda begitu semangat memberikannya berbagai jenis makanan? Coba diingat-ingat apakah saat anak mulai melakukan MPASI ia mengalami ruam popok?

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2013/12/shutterstock 8812348 300x200.jpg 3 Kesalahan Orangtua Berikut Menjadi Penyebab Ruam Popok Pada Bayi

Saat anak beralih dari ASI eksklusif dan mulai mengonsumsi makanan, akan terjadi perubahan pada bentuk kotorannya. Kandungan zat asam pada makanan yang ia konsumsi juga berpengaruh pada kotorannya. Jika kulit anak bersentuhan dengan kotoran yang mengandung zat asam yang cukup tinggi, ruam popok kemungkinan besar akan terjadi

Maka dari itu, Parents jika si kecil memang memiliki kulit yang sensitif, sebaiknya perhatikan porsi dan pemberian makanan yang mengandung zat asam seperti daging, tomat, atau jeruk.

2. Tidak membersihkan kotoran dengan benar

Ruam bisa terjadi akibat kulit bayi terpapar dengan kotoran atau urine dalam waktu yang cukup lama. Kunci menghindarinya  adalah dengan mengganti popok bayi setiap 2-3 jam sekali agar kulit bayi bebas bernapas dan tidak lembab.

Selain itu, jika si kecil buang air besar, Parents harus membersihkan popoknya dengan benar. Cara membersihkan popok antara anak perempuan dan laki-laki juga berbeda lho, Parents! 

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2017/11/mencuci baju bayi popok bayi 300x150.jpg 3 Kesalahan Orangtua Berikut Menjadi Penyebab Ruam Popok Pada Bayi

Khusus untuk anak perempuan lakukan gerakan mengusap dari depan ke belakang untuk mencegah kotoran masuk pada area vagina dan menimbulkan infeksi. Sisa kotoran yang tidak tersapu dengan baik bisa menjadi penyebab ruam popok pada bayi.

3. Penggunaan cream yang tidak tepat

Ada banyak cream dan losion bayi yang beredar di pasaran. Namun tidak lantas Parents bisa menggunakan sembarang cream untuk mencegah ruam pada bayi lho! Perlu Diaper Cream  yang mengandung anti bacterial untuk mencegah ruam popok pada bayi.

Penggunaan diaper cream juga bukan hanya di saat si kecil terkena ruam popok lho. Penting untuk mengoleskan diaper cream setiap 2-3 jam sekali bersamaan dengan jadwal ganti popok si kecil untuk mencegah tumbulnya ruam popok pada bayi.

Jika Parents bingung memilih diaper cream, coba deh  Sleek Baby Diaper Cream. Produk ini dirancang dengan formula natural anti-bacterial, mengandung extract olive leaf yang membantu mengatasi ruam popok pada bayi.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2017/04/ibu dan anak 300x300.jpg 3 Kesalahan Orangtua Berikut Menjadi Penyebab Ruam Popok Pada Bayi

Selain itu, natural anti irritant berupa Chamomile & Sun flower extract membantu mengurangi kemerahan pada kulit akibat radang yang ditimpulkan ruam. Tidak hanya mengatasi ruam, Sleek Baby Diaper Cream juga mengandung natural moisturizer untuk melembutkan kulit bayi dan sudah teruji klinis aman serta Hypoallergenic lho, pastikan Anda memakaikannya pada si kecil setiap hari ya!

 

Baca juga:

Bayi ini Terkena Ruam Parah Karena Popok Murah, Peringatan Bagi Orangtua