"Kukira anakku kena flu, tapi ternyata penyakit ganas menyerang otaknya"

lead image

Seorang gadis berusia 2 tahun terkena penyakit langka yang menyerang otak. Kini tubuh kecilnya berjuang keras melawan virus ganas untuk bertahan hidup.

Penyakit langka yang menyerang otak memang jarang terjadi, namun saat hal ini menimpa seseorang, apalagi balita. Tentunya sangat menyedihkan bagi orangtuanya. Terutama karena penyakit ini susah dideteksi, karena gejala awalnya mirip seperti flu.

Baru-baru ini, seorang balita berusia dua tahun di Australia terkena penyakit langka yang menyerang otak kecilnya. Kini dia berjuang bertahan hidup di ruang ICU.

Perjuangan gadis kecil melawan penyakit langka yang menyerang otak 

Gadis kecil itu bernama Paige, dia adalah anak yang periang, ceria dan menjalani kehidupannya dengan normal. Hingga pada tanggal 7 Agustus 2018 lalu, dia mengalami gejala sakit flu dan demam ringan. Orangtuanya tidak terlalu cemas, hingga mereka melihat tubuh Paige gemetaran.

Jess, ibu Paige segera membawa anaknya ke rumah sakit karena cemas dengan kondisi anaknya.

“Dalam perjalanan ke rumah sakit, kesadaran Paige mulai menurun. Sesampainya di rumah sakit, dia muntah-muntah. Itu benar-benar saat yang menakutkan untukku di UGD.”

Awalnya Paige mendapatkan penangan di Moree Hospital, kemudian dirujuk ke  Randwick Children’s Hospital keesokan harinya, dan ia langsung masuk ICU.

Dokter memberi keterangan bahwa ia terkena penyakit langka yang menyerang otak yang disebut ANE (Acute Necrotizing Encephalopathy). Penyakit ini terjadi ketika virus masuk ke tubuh dan menginfeksi jaingan saraf. Dan biasanya, virus influenza menjadi pemicu, diikuti oleh HSV6 dan virus lainnya seperti enterovirus.

Untungnya, kondisi Paige berangsur-angsur membaik. Sang ibu menuturkan, kondisi Paige mengalami kemajuan walaupun perlahan. Dengan kondisi penyakit langka yang menyerang otak, dokter belum yakin seberapa parah cedera otak yang dialami Paige, namun mereka selalu memantau kondisi Paige setiap hari. 

“Dia adalah pejuang kecil yang berjuang keras melawan penyakitnya,” pungkas Jess.

Apa itu Acute Necrotizing Encephalopathy?

src=https://assets sg.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/12/2018/01/home remedies for fever feat.jpg Kukira anakku kena flu, tapi ternyata penyakit ganas menyerang otaknya

Berdasarkan informasi yang kami kumpulkan dari  ANE International, berikut adalah rangkuman singkat mengenai penyakit langka yang menyerang otak ini.

  • Meskipun termasuk penyakit langka, ANE adalah penyakit ganas yang menyerang otak. Bila terkena ANE, kondisi pasien bisa memburuk dengan cepat. 
  • Kebanyakan yang terkena penyakit ANE adalah anak-anak, kadang menimpa remaja dan orang dewasa.
  • ANE bisa menyerang siapa saja, tidak perduli ras atau jenis kelamin.

Gejala penyakit ANE

  • Pasien yang terkena ANE biasanya menampakkan gejala infeksi virus seperti batuk, demam, muntah-muntah, diare, radang tenggororkan atau ruam.
  • Kejang dan perubahan kesadaran, akibat virus yang memengaruhi otak pasien. 

Penanganan penyakit ANE

Setelah dokter menjalankan pemeriksaan, dan pasien positif terkena penyakit ANE sesuai dengan gejala yang timbul.

  • Memberikan perawatan intensif pada pasien, seperti alat bantu pernapasan, infus dan lainnya yang membantu tubuh pasien berfungsi dengan baik.
  • Memberikn obat-obatan untuk mengurangi gejala yang timbul
  • Imunoterapi
  • Menurunkan suhu tubuh pasien

Semoga informasi ini bermanfaat.

 

 

Disadur dari artikel Kevin Wijaya di theAsianparent Singapura

Baca juga:

Penyakit Langka Sebabkan Kulit Anak ini 'Membatu'

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.