6 Tanda penyakit jantung pada wanita yang tidak disadari, salah satunya sakit perut

6 Tanda penyakit jantung pada wanita yang tidak disadari, salah satunya sakit perut

Salah satu ciri khas penyakit jantung pada wanita ialah sakit perut, ketahui berbagai tanda lainnya sebelum terlambat!

Gejala penyakit jantung pada wanita memang seringkali terabaikan. Berbeda dengan laki-laki, ada beberapa tanda yang dinilai samar dan sering diartikan sebagai gejala penyakit lain yang tak berbahaya.

Penyakit jantung masih menduduki posisi tinggi dalam segi prevalensi. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Survey Sample Regristration System (SRS) pada tahun 2014 menyebutkan bahwa Penyakit Jantung Koroner (PJK) dan stroke masih menempati angka kematian yang tinggi di Indonesia, yakni PJK sebesar 12,9 persen.

Menurut World Heart Organization, angka kejadian penyakit jantung pada perempuan juga tinggi di dunia, yakni mencapai 3,3 juta orang meninggal setiap tahunnya.

Gejala penyakit jantung pada wanita

Deteksi dini gejalanya bisa membuat penanganan penyakit ini lebih cepat dan tepat. Inilah berbagai gejala yang harus diwaspadai setiap wanita: 

penyakit jantung pada wanita

1. Sakit perut

Banyak yang keliru membedakan gejala sakit perut biasa, asam lambung, dengan penyakit jantung, khususnya pada wanita. Waspada Bun, rupanya sakit perut menjadi gejala yang cukup khas untuk penyakit jantung pada wanita.

Sakit yang dirasakan tidak biasa, seperti ada sensasi tertekan pada perut. Bahkan menurut Nieca Goldberg, MD, Kardiologis Joan H. Tisch Center for Women’s Health di NYU Langone Medical Center in New York, sakitnya seperti ada gajah yang tengah menduduki perut kita. 

2. Nyeri atau ketidaknyamanan pada dada

Karena tandanya sangat umum, rupanya sensasi yang dirasakan wanita lebih berbeda dibandingkan laki-laki. Biasanya sakit jantung terdapat di sekitar area dada kiri pada laki-laki. Namun pada wanita,  rasa nyeri tersebut bisa terjadi di bagian dada manapun.

Menurut kardiologis Rita Redberg, MD, direktur of Women’s Cardiovascular Services di University of California, San Francisco, rasanya seperti sangat ditekan dan diperas.

3. Kelelahan ekstrem

Pada banyak kasus sakit jantung pada perempuan, kelelahan menjadi ciri khas lainnya. Pasien akan merasa sangat lelah walau melakukan aktivitas fisik yang cukup sederhana. Misalnya saja ketika hanya duduk dan tidak banyak begerak. Kebanyakan dari mereka mengeluh kelelahan di area dada walau hanya sekadar pergi ke toilet.

4. Keringat dingin

Tanda ini menjadi gejala yang khas lainnya pada sakit jantung yang dialami wanita. Keringat yang dikeluarkan bukan merupakan keringat akibat lelah beraktivitas ataupun kepanasan. Keringat biasanya terjadi tanpa alasan yang jelas dan bisa terjadi kapan saja.

5. Mual, pusing, dan napas tersengal

Bila sering merasa napas tersengal, sesak disertai mual dan pusing, waspadai kondisi penyakit ini. Bunda harus lebih memerhatikan, terutama bila merasakan gejala lainnya. 

Menurut Goldberg, napas tersengal yang dirasakan seperti kita selesai bertanding maraton, padahal kenyataannya sama sekali tidak melakukan banyak gerak yang berarti.

6. Nyeri lengan, punggung, leher, dan rahang

Gejala ini termasuk tanda khas lain yang lebih sering terjadi pada perempuan dibandingkan laki-laki. Kondisi ini bahkan bisa terjadi kapan pun dan dalam kondisi apapun.

Merz mengungkapkan bahwa seringkali perempuan sampai terbangun ketika tidur lelap karena gejala yang dirasakannya ini.

Bunda, segera cek ke dokter bila mengalami berbagai gejala di atas untuk segera mendapatkan konsultasi dan penanganan yang tepat.

Mencegah penyakit jantung pada wanita

6 Tanda penyakit jantung pada wanita yang tidak disadari, salah satunya sakit perut

Namun jangan khawatir Bun, ada beberapa saran dokter yang bisa diterapkan untuk mencegah kondisi ini terjadi. Beberapa kebiasaan sehat yang direkomendasikan antara lain:

– Rutin memeriksakan kesehatan secara menyeluruh pada dokter. 
– Tidak merokok dan minum alkohol akan menurunkan risiko sampai 50 persen. 
– Berjalan kaki selama 30 menit akan menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. 
– Konsumsi gizi seimbang dan hindari berbagai makanan berkolesterol tinggi. 

 

Selagi masih sehat, yuk lakukan berbagai tindakan pencegahan seperti di atas Bun! Lebih baik mencegah daripada mengobati, kan

 

Referensi : WebMD, heart.org, Departemen Kesehatan RI

Baca Juga : 

5 Gejala stroke ringan pada perempuan ini masih sering diabaikan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

nisya

app info
get app banner