Seorang Ayah Mengungkapkan Pentingnya Anak Melihat Orangtuanya Mesra

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Saat anak melihat orangtuanya mesra, ia akan memiliki perasaan aman dan stabil, dan meyakini bahwa hubungan orangtuanya baik-baik saja. Kestabilan emosi dan rasa aman ini sangat penting bagi tumbuh kembang anak.

Bersikap mesra terhadap pasangan, ternyata tidak hanya membuat suami dan istri menjadi lebih dekat. Saat anak melihat orangtuanya mesra, mereka akan merasa aman dan stabil.

Gerakan sederhana seperti memegang tangan, ciuman di pipi pada hari yang sibuk akan berfungsi sebagai pengingat bagi anak bahwa hubungan ayah dan ibunya baik-baik saja.

Adrian Kulp, seorang ayah rumah tangga yang juga seorang penulis mengungkapkan,”Saya mengalami berbagai tantangan dan naik turun dalam hubungan percintaan kami. Tapi kami saling mencintai dan berdedikasi pada keluarga yang kami bangun bersama.”

Adrian yang memiliki dua anak balita membagikan pengalaman saat putrinya, Ava meneriakkan kata 'Menikah' kencang-kencang saat melihat Adrian mencium sang istri.

“Kenapa kamu meneriakkan kata menikah seperti orang gila?” tanya Adrian.

“Karena Ayah mencium Ibu, jadi sekarang kalian menikah,” jawab Ava dengan penuh semangat sambil berlalu dari ruangan.

Adrian merasa bahwa kejadian itu sangat lucu, dan menganggapnya sebagai bagian dari kekonyolan anak-anak. Tetapi, peristiwa sederhana itu membuat Adrian menyadari bahwa kesibukan sehari-hari sering menghalanginya menunjukkan kasih sayang pada sang istri, bahkan meski dengan cara paling sederhana sekalipun.

Adrian bersama sang istri

Setelah membina rumah tangga selama lima tahun dan memiliki tiga orang anak, Adrian mengakui beberapa perubahan terjadi sangat cepat. Seperti pekerjaan baru, masalah kesehatan, pindah ke pinggiran kota, semua itu benar-benar menguji kekuatan hubungan mereka.

Adrian membagikan pemikirannya pada Huffington Post, tentang konsep romantisme dan kasih sayang bagi putra putrinya. Anak-anak Adrian terpengaruh oleh film-film dari Disney, dan Adrian ingin mereka belajar tentang arti cinta melalui orang-orang yang paling mencintai mereka, yakni orangtua.

Adrian yang baru saja menginjak usia 40 tahun mulai merefleksikan hidupnya. Ia menghadapi kenyataan bahwa suatu saat anak-anaknya akan tumbuh dewasa dan menikah, dan memiliki keluarga mereka sendiri.

Pada akhirnya, saya ingin mereka tahu seberapa besar saya mencintai ibu mereka. Saya ingin mereka melihat saya membelainya, merawatnya, menjaganya, memberikan waktu untuknya, mendengarkan keluhannya, dan menghargainya (meski sebagian besar pendapatnya membuatku marah).”

“Saya ingin putra-putraku mengerti dan belajar bagaimana menghormati seorang wanita. Dan bagaimana menjadi orang yang peka dan penuh perhatian, serta sopan. Saya juga ingin Ava memahami apa yang bisa diharapkan dari seorang lelaki, bagaimana dia harus menuntut perlakuan yang layak dari lelaki, serta bahwa cinta itu sederhana dan murni. Cinta itu aman, tidak kurang, tidak lebih.”

Karena itulah, Adrian mulai menunjukkan sikap mesra pada istrinya di depan dua putra dan satu putrinya. Meski hanya mengucapkan selamat malam atau selamat pagi, tidak ada hari berlalu bagi Adrian tanpa menunjukkan betapa ia mencintai dan menghargai ibu dari anak-anaknya.

Oleh sebab itu, mulai sekarang jangan ragu lagi bersikap mesra di depan anak ya, Parents. Cukup sewajarnya saja dan tidak berlebihan, agar mereka tahu bahwa orangtuanya saling mencintai, dan bahwa dirinya adalah hasil dari keindahan cinta tersebut.

Dengan melihat orangtua mesra, anak akan merasa bahagia. Dan menjadikan orangtuanya teladan bagaimana dia akan mencari pasangan hidupnya nanti.

 

Baca juga:

10 Hal yang Harus Kita Lakukan di Depan Anak

Dapatkan info Terkini Seputar Dunia Parenting

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Better Parenting Pernikahan