Penelitian Terkini: Lahir Prematur Tak Pengaruhi Kecerdasan Bayi

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Selama ini banyak anggapan bahwa bayi lahir prematur pasti memiliki kekurangan mental maupun keterlambatan kognisi. Studi terbaru mengatakan sebaliknya.

Sebuah penelitian terbaru di Amerika mengungkapkan bahwa bayi lahir prematur pada minggu ke 23-24 kehamilan siap memasuki taman kanak-kanak pada usia 5 tahun. Usia ini setara dengan anak kebanyakan yang lahir dengan jangka waktu 9 bulan.

2% dari anak-anak tersebut diberi predikat “gifted” yang biasa disebut dengan istilah indigo di Indonesia. Tentu saja, kemampuan ini bukanlah hal biasa.

Penelitian yang diterbitkan di Jurnal Asosiasi Kesehatan Amerika ini juga menilai bahwa anak yang lahir pada usia kandungan 25-28 minggu kinerjanya di kantor hanya sedikit lebih kurang baik daripada yang lahir normal. Namun, tentu saja ini bukan ukuran karena stimulasi, motivasi, kecerdasan dan sebagainya adalah faktor yang penting dan tak bisa diabaikan.

Perlu diperhatikan juga, anak yang lahir di bawah usia 37 minggu juga rentan mengalami tuli permanen, disleksia, dan cenderung memiliki kebutuhan khusus lainnya.

“Meskipun beberapa orang akan berpikir bahwa anak yang terlahir prematur cenderung untuk mencetak skor di bawah rekan lainnya yang terlahir normal, saya percaya pemikiran seperti itu perlu dipertimbangkan kembali,” ujar profesor David Figlio pada Tenplay.

Ia juga menambahkan bahwa anak yang lahir pada 23 hingga 24 minggu banyak yang memiliki fungsi kognisi yang baik. Terutama saat awal masuk usia sekolah dan bahkan selama menjalani masa sekolah.

Profesor Craig Garfield yang juga ada dalam penelitian ini juga menyatakan bahwa penelitiannya bisa dijadikan argumentasi tentang penyebab seorang anak berprestasi di sekolah atau tidak. Prosentase dari semua data yang ada menunjukkan hasil yang baik untuk anak prematur.

Seperti halnya riset lain, tentu saja variabel yang digunakan dan analisanya bisa menunjukkan adanya perbedaan hasil. Namun, ilmu pengetahuan yang terus berkembang dan penelitian yang dilakukan tanpa henti pada ilmuan dapat memberikan pengetahuan terupdate pada kita semua.

Jika penelitian ini benar, maka para orangtua tak perlu berkecil hati jika anak mengalami kelahiran prematur. Karena kesempatannya mengejar kemampuan kognisi yang penting untuk tumbuh kembangnya dan jadi anak yang gifted jadi terbuka lebar.

 

Baca juga:

Penelitian: Bayi Prematur yang Segera dipeluk oleh Orang Tuanya akan Lebih Cepat Pulih

 





Berita