Penelitian: Para Ibu Lebih Rentan Stres Daripada Ayah

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Hasil penelitian dari 3 lembaga yang melibatkan belasan ribu orangtua ini tidak mengejutkan memang, namun bisa menjadi bahan refleksi kita sebagai orangtua

Sebuah tim penelitian dari Cornell University, University of Minnesota, dan Pusat Kependudukan Minnesota telah menentukan bahwa para ibu kurang bahagia dibandingkan ayah, dalam kaitan dengan tugas pengasuhan anak.

"Para peneliti menggunakan data buku harian hingga menemukan bahwa ibu-ibu lebih sering tidak bahagia dibandingkan ayah dalam tugas pengasuhan mereka," kata studi yang melibatkan 12.000 orangtua tersebut.

"Para ibu lebih banyak melaporkan stres dan kelelahan yang lebih besar dari para ayah. Perbedaan yang jauh ini terkait dengan tugas-tugas rumah tangga yang berbeda dari setiap orangtua."

Kabar baik dari penelitian ini adalah bahwa orangtua pada umumnya menikmati kebersamaan dengan anak-anak mereka.

"Namun berita buruknya, ibu kurang menikmati perannya daripada ayah, karena mereka melakukan lebih banyak bagian 'kerja' daripada bagian 'menyenangkan' dari tugas pengasuhannya."

Tidak mengherankan bukan? Peran ayah kebanyakan memang lebih banyak bermain dengan anak, sedangkan Bunda yang mengurusi segala urusan lainnya.

Selain perbedaan pembagian tugas, para peneliti juga menemukan bahwa lingkungan sekitar kegiatan mereka masing-masing juga berbeda.

Peneliti menjelaskan, "Ketika ibu dengan anak-anak mereka, mereka lebih sering sendiri. Sedangkan ketika ayah dengan anak-anak mereka, mereka lebih mungkin untuk bersama orang dewasa lainnya, yang dapat memberikan bantuan. Hal ini membantu kami memahami mengapa ayah tidak begitu stres ketika dengan anak-anak."

Tidur juga memiliki efek pada perbedaan tingkat kebahagiaan ini. "Ibu lebih sering dipanggil oleh anak saat jam tidur. Sedangkan jam tidur ayah sangat jarang terganggu oleh anak-anak. Ini adalah bagian dari alasan ibu merasa lebih kelelahan dari pada ayah."

Hasil penelitian dari belasan ribu orangtua ini tidak mengejutkan, tentu saja. Dengan data yang dikumpulkan secara sistematis kita dapat menarik kesimpulan bahwa pekerjaan seorang ibu sangat bermakna, meski kadang melelahkan dan stres melanda.

Harapannya, melalui penelitian ini, semoga para ayah dapat melihat bahwa istri mereka mungkin bisa lebih bahagia jika mereka mau menukar bagian 'menyenangkan' bersama anak dengan lebih banyak bagian 'kerja' dari tugas-tugas rumah tangga.

Bagaimana dengan ayah di rumah? Sudah bantu istri apa hari ini?

 

Referensi: Scarrymommy.com, Sciencedaily.com

Baca juga:

Penelitian: Perempuan Butuh Tidur Lebih Lama Daripada Laki-laki

 

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Kesehatan