Penelitian: Kandungan ASI Menyesuaikan Jenis Kelamin Bayi

Beberapa penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan mengungkapkan bahwa jenis kelamin bayi memengaruhi ASI. Nutrisi yang terdapat pada ASI berbeda, karena menyesuaikan dengan kebutuhan bayi laki-laki dan bayi perempuan.

Selama ini kita tahu bahwa ASI mengandung banyak sekali nutrisi yang diperlukan tubuh bayi. Berbagai penelitian telah membuktikan manfaat ASI . Selain itu, kandungan ASI juga memiliki perbedaan yang disesuaikan dengan kebutuhan bayi laki-laki dan bayi perempuan.

Melansir dari situs mothering.com, bayi laki-laki dan perempuan menerima ASI dengan kandungan nutrisi yang berbeda dari ibunya. Tubuh ibu memproduksi ASI yang mengandung banyak lemak dan energi kotor saat ia sedang menyusui bayi laki-laki.

Berbeda dengan ibu yang sedang menyusui bayi perempuan, tubuhnya akan memproduksi ASI yang mengandung lebih banyak kalsium dan kuantitas ASI yang lebih banyak dibandingkan ibu yang menyusui bayi laki-laki.

Peneliti menggunakan data yang telah dikumpulkan oleh Longitudinal Study of Adolescent Health Nasional, sebuah studi  yang mengkaji perilaku dan keadaan medis pada pemuda di Amerika. Untuk penelitian ini, peserta diwawancarai pada empat waktu yang berbeda di masa remaja mereka. Studi dilakukan sejak tahun 1994 hingga tahun 2008.

Perbedaan dampak ASI pada anak kembar

Para peneliti melihat secara khusus pada data yang telah dikumpulkan dari anak kembar, yakni anak kembar sama jenis dan anak kembar yang berbeda jenis kelamin. Mereka juga diteliti tentang riwayat menyusuinya, yang menerima ASI dan yang tidak menerima ASI.

Subjek penelitian ini terdiri dari 546 anak kembar dengan jenis kelamin sama (277 perempuan dan 269 laki-laki) dan 233 anak kembar dengan jenis kelamin berbeda (120 perempuan dan 113 laki-laki). Secara berkala, para subjek diukur tinggi dan berat badan mereka serta membandingkan tingkat pertumbuhan mereka.

Peneliti menemukan bahwa, meski sama-sama menerima ASI, anak kembar dengan jenis kelamin yang sama cenderung memiliki tinggi dan berat badan yang lebih saat mereka berusia remaja, dibandingkan dengan anak kembar yang berbeda jenis kelamin. Seperti yang dilaporkan oleh laman nytimes.com.

jenis kelamin bayi memengaruhi ASI Ilustrasi perbedaan anak kembar yang menerima ASI. sumber: nytimes.com

Peneliti mengemukakan teori bahwa hal ini terjadi karena ibu yang memiliki bayi kembar beda jenis kelamin, memproduksi ASI dalam jumlah dan kandungan nutrisi yang berbeda. Sedangkan ibu yang memiliki bayi kembar dengan jenis kelamin sama, tubuhnya memproduksi ASI dalam jumlah dan kandungan nutrisi yang sama secara simultan.

Sebaliknya, anak kembar dengan jenis kelamin sama yang tidak pernah menerima ASI cenderung lebih pendek dan memiliki berat badan lebih rendah, dibandingkan anak kembar beda jenis kelamin yang menerima ASI.

Kandungan ASI yang berbeda

Sebuah studi lain yang dilakukan di Massacshusetts meneliti sekelompok ibu,dan menemukan bahwa para ibu tersebut memproduksi ASI dengan kualitas dan kandungan energi yang lebih besar pada ibu yang menyusui bayi laki-laki, dibandingkan dengan ibu yang menyusui bayi perempuan.

Mengutip dari laman scientificamerican.com, penelitian yang dilakukan di Michigan State University, mengemukakan bahwa 72 ibu di daerah pedesaan Kenya yang secara ekonomi berkecukupan, menghasilkan susu yang memiliki kadar lemak lebih tinggi (2,8%) pada ibu yang menyusui bayi laki-laki dibandingkan dengan ibu menyusui bayi perempuan (0,6%).

Hal sebaliknya terjadi pada ibu-ibu yang secara ekonomi kurang beruntung. Mereka memproduksi ASI dengan lebih banyak kandungan lemak pada ibu yang menyusui bayi perempuan (2,6%) dibandingkan ibu yang menyusui bayi laki-laki (2,3%). Penelitian ini dipublikasikan di American Journal of Physical Anthropology pada bulan September 2012.

Bayi laki-laki dan bayi perempuan memang memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda untuk tumbuh kembangnya, dan tubuh ibu secara ajaib memproduksi ASI yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Anak Bunda, laki-laki atau perempuan?

 

Baca juga:

Penelitian: Otak Bayi ASI Terbukti Berkembang Lebih Cepat