Peneliti Menyebutkan Bayi ASI Lebih Unggul

Benarkah bayi ASI bukan hanya lebih pintar, tetapi juga nantinya punya penghasilan lebih tinggi? Simak hasil penelitian ilmuwan Brazil berikut.

Bernardo Horta dari Federal University of Pelotas di Brazil dalam jurnal penelitiannya melaporkan bahwa bayi ASI atau bayi yang meminum ASI pada saat dewasa nanti mempunyai IQ, pendidikan, dan penghasilan yang lebih tinggi pada usia 30-an.

Studi tentang bayi ASI ini berlangsung di Brazil dengan responden bayi-bayi yang lahir pada tahun 1982. Para ilmuwan mencatat durasi masing-masing bayi yang mengkonsumsi ASI dari rekam medik  sekelompok ibu-ibu yang memberikan diet ASI kepada bayinya.

Bayi yang minum ASI mempunyai IQ dan pendapatan lebih tinggi pada saat dewasa nanti. Sumber :shutterstock.com Bayi yang minum ASI mempunyai IQ dan pendapatan lebih tinggi pada saat dewasa nanti. Foto: shutterstock.com

Para bayi yang saat penelitian berlangsung sudah dewasa ini kemudian diberikan  tes IQ dan  meminta mereka menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan pendidikan dan penghasilan mereka. Apa hasil dari penelitian ini?

Benarkah bayi ASI lebih unggul daripada bayi sufor?

Dr.Horta menemukan bahwa bayi yang minum ASI selama lebih dari setahun mempunyai IQ 3,76 poin lebih tinggi daripada bayi yang minum ASI kurang dari satu bulan.  Dia juga menambahkan bahwa bayi yang minum ASI selama lebih dari setahun  telah menghadiri sekolah selama 0,91 tahun lebih lama.

Data tentang pendapatan lebih membingungkan, menurut Dr.Horta  bayi yang minum ASI selama lebih dari setahun memiliki pendapatan 15% lebih tinggi daripada yang menyusui selama kurang dari sebulan.

Kemudian bayi yang minum ASI selama 6 sampai 12 bulan memiliki pendapatan 55% lebih besar lagi.  Jadi, apakah kita akan menyusui bayi selama 6-12 bulan? 

Dr.Horta tidak mau berspekulasi dengan hasil penelitian ini, beliau tidak menerangkan kenapa hal tersebut bisa terjadi.

Satu yang beliau garisbawahi bahwa ASI telah diciptakan untuk memenuhi nutrisi perkembangan otak manusia dengan evolusi. Kontak antara ibu dan anak saat menyusui juga akan memberikan efek kedekatan emosional antara mereka berdua.

Itulah satu lagi alasan yang memperkuat alasan kita untuk memberikan ASI kepada anak-anak kita. Bukan hanya tentang penghasilan mereka nantinya, IQ mereka atau pendidikan mereka.

Parents, semoga bermanfaat.

Referensi: www.economist.com

Baca juga artikel menarik lainnya:

Kisah Nyata Ibu Menyusui Dengan Puting Terbalik

Benarkah Kualitas ASI Menurun Setelah Anak Berusia 2 Tahun?