Ibu ini bikin video cabul dengan anak kandungnya demi dapat kenalan di internet

lead image

Pelaku diklaim memiliki fetish seksual yang tidak biasa.

Seorang perempuan di New South Wales, Australia dihukum 17 tahun penjara setelah diputus bersalah oleh pengadilan. Kejahatan yang ia lakukan bikin bergidik: ia melakukan pencabulan terhadap anak sendiri serta merekam tindakan itu.

Seorang ibu tega melakukan pencabulan terhadap anak dan merekam aksinya

Perempuan berusia 31 tahun itu melakukan pencabulan terhadap anak laki-laki dan anak perempuannya. Ia melakukan itu untuk menarik perhatian orang-orang yang menjadi penontonnya di internet. Ia juga memakai video itu untuk memikat laki-laki yang ia taksir.

Menurut laporan Sydney Morning Herald, kesalahan perempuan tersebut ada pada tindakan memproduksi dan membagikan pornografi anak. Pencabulan terhadap anak tersebut sudah dilakukan selama 2 tahun.

“Dia bilang dia melakukan tindakan itu karena berpikir, jika para pria merasa puas melihat video itu, mereka juga akan menaruh perasaan kepadanya. Ia memakai anaknya untuk mencari perhatian dari para pria,” Hakim Pengadilan Distrik Phillip Mahony menerangkan.

“Terdakwa tidak mendapatkan uang dari tindakannya itu, hanya kepuasan batin setelah ia menerima perhatian dari sejumlah pria.”

Lakukan pencabulan terhadap anak demi mendapat perhatian pria di internet

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/12/457501 031542 updates e1543951430990.jpg Ibu ini bikin video cabul dengan anak kandungnya demi dapat kenalan di internet

Mahony juga mengatakan, perempuan ini memiliki fetish pada dominasi seksual. Tahun 2014, ia mengundang seorang pria yang ia kenal di internet ke rumahnya. Lelaki itu lalu melakukan pencabulan kepada salah satu anak perempuannya.

Perempuan yang tidak diumumkan nama maupun inisialnya ini mencoba mencari pacar di internet sejak 2013. Pada Juli lalu, ia mengaku bersalah atas 8 dakwaan, termasuk di antaranya berhubungan seksual dengan anak di bawah 10 tahun dan kepemilikan konten kekerasan seksual pada anak.

Ia ditangkap setelah tiga videonya diadukan ke International Child Sexual Exploitation Database di Amerika Serikat.

Psikolog forensik Chriostopher Lennings mengulang penyesalan yang disampaikan perempuan itu. “Aku benci diriku sendiri atas apa yangh aku perbuat. Aku tidak mengerti mengapa aku sampai melakukannya… Aku pikir mereka (lelaki di internet) punya perasaan kepadaku.”

Agustus lalu, seorang ibu yang juga dari New South Wales didakwa mengajari putrinya yang berusia 14 tahun berbagai gerakan seks dan cara mengirim foto porno kepada laki-laki. Menurut Daily Telegraph, ibu berusia 49 tahun itu ingin anaknya bisa menghasilkan uang. Ia memaksa putrinya menjual diri dan bahkan memberi bekal kondom.

 

Referensi: The Sydney Morning Herald, Newsweek

Baca juga:

Ayah Pedofil Siarkan Langsung Pencabulan Terhadap Anak dan Keponakan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.