Efek Pelukan Bagi Anak Tantrum

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Tantrum pada anak merupakan ekspresi emosional yang harus segera diatasi. Salah satunya melalui pelukan. Simak mengapa efek pelukan sangat luar biasa.

Pelukan tidak langsung menghentikan tantrum, namun efeknya luar biasa.

Pelukan tidak langsung menghentikan tantrum, namun efeknya luar biasa.

Tantrum adalah Hal Biasa

Menghadapi anak yang sedang tantrum di tengah keramaian pasti membuat kita serba salah. Sikap apa yang harus kita ambil, memarahi si anak ataukah memberinya pelukan?

Tantrum merupakan cetusan emosi anak ketika merasa tidak terpenuhinya keinginan atau permintaannya. Ekspresi marah ini bisa muncul dalam bentuk tendangan, teriakan, pukulan, membentur-benturkan kepala ke tembok, atau dalam bentuk gelengan kepala yang terus menerus disertai suara yang mengganggu.

Menurut R.J Fetsch dan B.Jacobson dari Colorado State University Extention yang mengatakan bahwa tantrum biasanya terjadi pada usia 2 sampai 3 tahun ketika anak-anak belum mampu membentuk kesadaran diri sendiri.

Namun sekalipun balita belum memahami kata “aku” dan “keinginan dirinya”, mereka sangat tahu bagaimana cara memenuhi keinginannya. Dan tantrum seringkali merupakan salah satu ekspresi yang dipilih anak untuk memuaskan keinginannya.

Salah satu cara yang paling efektif untuk menghentikan tantrum pada anak adalah dengan memberinya pelukan. Mengapa pelukan?

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Batita Pra Sekolah