Pelajaran tentang Mencintai dan Melepaskan Anak Anda

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Menjadi orang tua itu indah, setuju kan? Meski anak Anda terlihat seperti malaikat dalam tidurnya, namun ia bukan boneka. Suatu saat anak-anak akan tumbuh dewasa dan meninggalkan Anda.

ada saat-saat dimana Anda berharap anak tidak tumbuh agar dapat Anda peluk setiap waktu

ada saat-saat dimana Anda berharap anak tidak tumbuh agar dapat Anda peluk setiap waktu

Saya telah menjadi orang tua tunggal sejak 7 tahun lalu dari dua anak laki-laki yang berusia 13 dan 7 tahun. Setelah bergonta-ganti pekerjaan selama beberapa tahun, akhirnya saya memutuskan untuk bekerja dari rumah sebagai penulis dan penejemah.

Setelah beberapa saat melakoni pekerjaan baru dan menghabiskan lebih banyak waktu di rumah bersama dua lelaki kecil ini, barulah saya menyadari bahwa saya telah melewatkan banyak hal ketika saya sibuk bekerja (di luar rumah). Si Kakak ternyata sudah naksir teman sekelas, sementara si Adek bisa mengucapkan kata-kata ‘saru’ (jorok) dalam bahasa Jawa yang dipelajarinya dari teman-teman di sekolah. Cukup mengejutkan bagi saya ketika mengetahui bahwa mereka mempelajari/ melakukan sesuatu yang tidak pernah saya ajarkan pada mereka.

Saya ingat mereka berdua seperti boneka beruang yang lucu dan saya selalu ingin memeluk mereka lama-lama sewaktu masih balita. Memang ada hari-hari di mana anak tampil sebagai penguji kesabaran ketika mereka melancarkan tingkah laku usil yang akan dengan mudah memancing amarah. Namun, anak juga bisa tampil sebagai pahlawan yang memenangkan hati Anda, saat mereka berhasil memenangkan sesuatu, tampil di atas pentas atau bahkan hanya sekedar mengucapkan ‘Aku sayang Ibu.’

“Menjadi orang tua adalah pekerjaan tersulit yang akan Anda cintai”, di halaman berikut ini:

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Pernikahan