Pakai pasta gigi fluoride saat hamil, apa efeknya bagi janin?

Pakai pasta gigi fluoride saat hamil, apa efeknya bagi janin?

Pasta gigi tanpa fluoride lebih disarankan untuk Bumil karena kandungannya yang diduga memiliki risiko terhadap anak-anak. Apa saja?

Kekhawatiran akan bahaya kandungan fluoride dalam pasta gigi sempat menghantui beberapa ibu hamil. Hal itu yang mungkin membuat Anda berpikir untuk mulai menggunakan pasta gigi tanpa fluoride.

Bagaimana faktanya?

Di mana biasanya terdapat zat fluoride?

pasta gigi tanpa fluoride untuk ibu hamil

Selama lebih dari 60 tahun, fluoride sudah terdapat dalam produk pasta gigi dengan jumlah yang bervariasi untuk mencegah gigi berlubang. Dosis fluoride sejumlah 0,7 mg/liter dianggap cukup memberikan manfaat yang baik bagi tulang dan gigi manusia.

Selain di dalam produk pasta gigi, fluoride juga bisa terdapat dalam air minum. Pada tahun 1984 dan 1993, WHO menetapkan standar kandungan fluoride di dalam air kemasan yang aman tidak boleh melebihi 1,5 mg/liter. Bahkan, standar SNI menetapkan bahwa kandungan fluoride dalam air mineral yang aman tidak boleh melebihi 1 mg/liter. Jadi untuk memastikan keamanannya, pilihlah air mineral kemasan yang telah mendapatkan label SNI.

Kadar fluoride yang berlebihan di atas standar diduga dapat menyebabkan risiko fluorosis gigi hingga tulang.

Kandungan fluoride terhadap risiko kesehatan anak

Dalam beberapa tahun terakhir, kontroversi tentang kandungan fluoride masih terjadi. Kandungan fluoride yang disebut dapat memengaruhi perkembangan otak anak membuat banyak orang yang mencari pasta gigi tanpa fluoride. Berikut beberapa risiko yang terkait dengan fluoride:

1. Fluoride terkait dengan gejala ADHD

Dilansir dari Science Daily, sebuah penelitian dari Early Life Exposures in Mexico to Environmental Toxicants (ELEMENT) yang mengamati lebih dari 200 ibu hamil dan anak-anaknya berhasil membuktikan bahwa kadar fluoride dalam urine yang lebih tinggi selama kehamilan memiliki keterkaitan dengan gejala mirip ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) pada anak-anak usia sekolah.

“Temuan kami ini konsisten dengan semakin banyaknya bukti yang menunjukkan bahwa tingkat paparan fluoride yang lebih tinggi mungkin dapat membawa pengaruh secara negatif terhadap perkembangan sistem saraf janin yang sedang berkembang,” ungkap Dr. Morteza Bashash, penulis utama penelitian dan peneliti di Dalla Lana School of Public Health, Kanada, dikutip dari laman All4Women.

2. Fluoride terkait dengan IQ yang lebih rendah

Penelitian ini terkait dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa kadar fluoride dalam urine yang lebih tinggi selama kehamilan dihubungkan dengan skor yang lebih rendah pada tes IQ dan kognisi pada anak-anak usia sekolah.

Pro kontra penggunaan pasta gigi fluoride untuk ibu hamil

bahaya fluoride untuk ibu hamil

Dalam literatur lain, terdapat studi yang menyebutkan bahwa tak masalah jika ibu hamil terpapar oleh fluoride. Dengan catatan, kadarnya tak melebihi 5 mg/kg berat badan sehingga tidak berdampak pada gangguan kesuburan dan kinerja alat reproduksi.

Dengan kata lain, fluoride sebenarnya aman selama kehamilan dan menyusui asalkan kadarnya dapat ditoleransi yaitu 10 mg per hari. Kandungannya memang baik untuk menguatkan enamel gigi dan menjaga kesehatan tulang.

Namun, dosis fluoride yang tinggi tidak direkomendasikan karena dapat melemahkan tulang dan otot serta mengakibatkan permasalahan pada sistem saraf.

Plus minus penggunaan fluoride dalam pasta gigi juga dijelaskan lebih lanjut oleh salah satu dokter gigi di Jakarta, drg. Tika Dwinanda.

Pasta gigi tanpa fluoride

“Fluoride memang menjadi salah satu bahan yang dibutuhkan untuk merawat kesehatan gigi. Tapi memang berbahaya jika tertelan. Yang penting cara penggunaannya betul dan takarannya sesuai.” jelas dokter Tika.

Baca juga: 4 alasan mengapa pasta gigi tanpa fluoride lebih sehat

Lanjut dokter Tika, saat hamil kondisi mual sangat wajar terjadi. Meskipun penyebab utamanya adalah hormon, namun rasa mint dan kandungan tertentu pada pasta gigi juga bisa menjadi salah satu penyebabnya.

Dengan demikian, dapat disimpulkan kecenderungan untuk menelan pasta gigi pada ibu hamil akan lebih besar karena disebabkan oleh mual.

Untuk itu, jika memang masih menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride, selalu berhati-hati dan pastikan takarannya sesuai ya, Bun.

Baca juga: Sakit gigi saat hamil? Begini cara alami mengatasinya!

Pasta gigi tanpa fluoride yang aman untuk ibu hamil

Bagi ibu hamil, kandungan yang aman merupakan syarat utama untuk menggunakan sebuah produk. Jika calon Bunda ragu, pilihan pasta gigi tanpa fluoride yang aman bagi Bumil mungkin lebih tepat.

Mama’s Choice Toothpaste termasuk pasta gigi yang diformulasikan khusus untuk ibu hamil dan menyusui. Selain tidak mengandung flouride, pasta gigi ini juga teruji bebas dari kandungan sodium lauryl sulfate (SLS) serta fluoride yang diduga bisa memengaruhi kesehatan Bumil.

Mama's Choice Toothpaste

Mama’s Choice Toothpaste (100gr)

Rp. 39,000,- | Diskon 20% dari harga normal Rp. 49,000,-

Nah, hingga saat ini, pasta gigi aman dari Mama’s Choice merupakan satu-satunya pasta gigi di Indonesia khusus untuk ibu hamil yang bebas dari fluoride, SLS, pewarna  buatan, hingga triclosan. Keren ya, Bun!

Segera dapatkan sekarang di Lazada, Tokopedia, dan Shopee ya, Bunda. Selamat mencoba!

Referensi: All4Women, Pureen.my
Baca juga:

Bumil, ini yang wajib diketahui saat memilih pasta gigi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner