Pasta gigi dengan fluoride untuk anak, amankah untuk kesehatan?

Pasta gigi dengan fluoride untuk anak, amankah untuk kesehatan?

Pasta gigi ber-fluoride adalah hal yang umum dan mudah ditemukan. Namun, apakah anak-anak boleh menyikat gigi dengan pasta gigi fluoride setiap hari?

Penggunaan pasta gigi fluoride mungkin tak asing lagi ya, Bun. Tak hanya terdapat pada pasta gigi, rupanya kandungan fluoride ini juga terdapat dalam air.

Fluoride sering disebut-sebut berguna dalam menjaga kesehatan gigi dan mencegah gigi keropos. Tentu sebagai orangtua Anda menginginkan anak memiliki gigi yang sehat karena akan berpengaruh pada kecerdasannya.

Oleh karena itu, Parents perlu tahu berbagai rekomendasi dalam menjaga kesehatan gigi anak, termasuk dalam pemilihan pasta gigi. Lalu sebenarnya amankah pemberian pasta gigi berfluoride ini pada anak setiap kali ia hendak gosok gigi?

Pasta gigi fluoride untuk anak, amankah?

pasta gigi fluoride

Jangan khawatir Bun, pasta gigi berfluoride ternyata aman untuk anak. Justru kandungan fluoride dibutuhkan untuk kesehatan giginya.

Hal ini sesuai dengan kesepakatan dan pernyataan yang dikeluarkan oleh American Academy of Pediatrics (AAP) bersama dengan American Dental Association (ADA) dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Ketiga organisasi tersebut sepakat bahwa pasta gigi fluoride dapat memperkuat enamel gigi dan membantu mencegah kerusakan gigi. Setelah makan, bakteri di mulut bercampur dengan gula dari makanan sehingga menghasilkan asam yang dapat merusak enamel gigi.

Nah Bun, dalam proses ini fluoride bisa melindungi gigi dari kerusakan asam dan membantu mengembalikannya dari kerusakan. Jadi, pastikan setelah makan dan sebelum tidur, anak minum banyak air dan menyikat dengan pasta gigi fluoride, ya.

Aturan penggunaan pasta gigi fluoride pada anak

Dilansir dari Healthy Children, pasta gigi fluoride sebaiknya digunakan sesuai aturan dan usia anak.

Untuk anak-anak di bawah 3 tahun, gunakanlah pasta gigi flouride sedikit saja (kira-kira seukuran sebutir beras). Sedangkan untuk anak-anak usia 3–6 tahun, gunakan pasta gigi flouride seukuran kacang polong.

Jika seorang anak belum bisa meludah, arahkan anak untuk memiringkan mulutnya sehingga pasta gigi bisa keluar. Pastikan pasta gigi tidak tertelan ya, Bun.

Hal ini karena fluoride dalam pasta gigi diperuntukkan pada bagian gusi, gigi, dan mulut, tetapi tidak untuk ditelan.

Baca juga: Ternyata, inilah alasan mengapa pasta gigi tidak boleh ditelan
Kiat menyikat gigi pada anak

Pasta gigi dengan fluoride untuk anak, amankah untuk kesehatan?

Agar kesehatan mulut dan gigi anak bisa terjaga, ada beberapa tips yang sebaiknya Bunda terapkan. Beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain:

1. Memilih sikat gigi

Bunda, perhatikan bahan dan kehalusan bulu saat hendak memilih sikat gigi anak. Pilihlah sikat gigi berbulu halus yang memang dirancang untuk menyikat gigi bayi atau anak.

Bila perlu ajak anak ketika membeli sikat gigi di pusat perbelanjaan. Biarkan ia memilih sendiri agar lebih bersemangat belajar menyikat giginya.

2. Mengajari anak cara menyikat

pasta gigi fluoride - foto 1

Perlahan, ajarkan anak untuk memegang sikat giginya sendiri. Bila terlalu kecil, cobalah buat pegangannya menjadi lebih tebal dengan cara memasukkannya ke dalam bola tenis atau membungkusnya dengan kain/handuk.

Untuk tahap awal, Bunda bisa membantu memegang sikat gigi anak agar ia mengetahui cara yang tepat menyikat gigi.

3. Terus libatkan anak dalam proses menyikat gigi

Setelah anak memilih sendiri sikat giginya, dorong ia untuk menyikat gigi selama 2 menit dengan cara yang menyenangkan. Parents bisa menggunakan timer, lagu pendek, atau sambil berhitung.

Nah Bunda, yuk terapkan berbagai hal di atas agar kegiatan menyikat gigi ini bisa lebih menyenangkan.

Referensi : Healthy Children

Baca juga:

Memilih Pasta Gigi Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner