4 Cara menyembuhkan batuk berdahak pada anak tanpa minum obat

lead image

Obat batuk yang dijual di pasaran bisa berbahaya untuk anak. Kenapa tidak mencoba 4 cara alami ini saja?

Setelah flu atau pilek berakhir, anak kerap masih mengalami batuk yang tak kunjung sembuh hingga Parents terus mencari obat batuk berdahak anak.

Batuk pada anak, baik yang berdahak maupun kering, sama-sama dirasa mengganggu aktivitas sehari-hari. Batuk kering biasanya memburuk di malam hari, dan akibatnya Anda dan anak akan terus terjaga sepanjang malam.

Sedangkan batuk berdahak bisa lebih fatal lagi, karena dapat berujung pada bronkitis jika dahak tidak dapat dikeluarkan. Tapi jangan terburu-buru memberikan obat batuk berdahak anak ya, Parents.

Bahaya di balik obat batuk berdahak anak di pasaran

Para ahli menganjurkan para orang tua agar lebih berhati-hati dalam memberikan obat batuk berdahak anak yang dapat dibeli dengan mudah di pasaran. Pastikan Anda membaca baik-baik keterangan yang terdapat pada label obat tersebut.

Obat batuk berdahak anak yang mengandung dekstromethorpan dan guaifenesin sebaiknya dihindari karena terlalu keras untuk anak, apalagi yang berusia di bawah 4 tahun.

Sebaliknya, para ahli merekomendasikan sejumlah obat alternatif yang dapat Anda gunakan untuk mengatasi batuk pada anak. Anda dapat memberikannya ketika keadaan tak memungkinkan bagi Anda untuk pergi ke dokter, misalnya karena cuaca buruk, dsb.

Kabar baiknya, Anda dapat menemukan obat alternatif untuk meredakan batuk pada anak ini dengan mudah di sekitar rumah Anda!

Apa saja obat batuk berdahak anak tersebut? Temukan di halaman berikut ini:

Obat batuk berdahak anak alternatif

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2014/04/11.jpg 4 Cara menyembuhkan batuk berdahak pada anak tanpa minum obat

Madu merupakan zat alami untuk meningkatkan kekebalan tubuh

Obat batuk anak #1 Madu

Madu sesungguhnya lebih efektif dalam mengatasi batuk pada anak daripada obat batuk anak yang Anda beli di supermarket.

Madu mengandung zat antimikrobial dan antioksidan alami yang dapat memperkuat tubuh untuk memerangi bibit penyakit. Madu juga menstimulasi salivasi yang memicu keluarnya air liur dan meredakan rasa kering pada tenggorokan.

Aturan pemberian madu pada anak adalah sebagai berikut :

  • Setengah sendok teh madu untuk anak berusia 2 hingga 5 tahun
  • 1 sendok teh madu untuk anak berusia 6 hingga 11 tahun
  • 2 sendok teh madu untuk anak berusia 12 tahun ke atas.

Ingat, jangan berikan madu pada bayi berusia kurang dari 1 tahun, karena sistem pencernaan bayi belum cukup kuat untuk mencerna zat yang terkandung dalam madu.

Baca juga: Bolehkah Anak Makan Es Krim Saat Batuk Pilek? Ini Kata Dokter

Obat batuk anak #2 Mengatasi batuk pada anak dengan obat gosok

Oleskan obat gosok pada telapak kaki dan kenakan kaus kaki pada mereka agar tetap hangat. Pilihlah jenis obat gosok yang tepat sesuai usia anak.

Jangan oleskan balsem panas untuk orang dewasa, karena anak justru akan malah menjadi rewel jika terlalu panas.

Obat batuk anak #3 Uap

Masak air hingga mendidih dan tuang air ke dalam baskom atau mangkuk. Gendong atau pangku anak di dekatnya dan minta ia menghirup uap dari air panas tersebut.

Campurkan beberapa tetes minyak kayu putih atau esensial menthol di dalamnya untuk hasil terbaik.

Obat batuk anak #4 Sup ayam

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2014/04/cough 1.jpg 4 Cara menyembuhkan batuk berdahak pada anak tanpa minum obat

Sup sayuran yang hangat baik untuk meredakan batuk anak Anda

Menurut para ahli kesehatan, sup ayam mengandung semacam zat yang memperlambat pergerakan sel penyebab gangguan kesehatan pada tubuh. Sup ayam juga meningkatkan pergerakan lendir yang dapat memperbaiki pencernaan.

Berikan sup ayam hangat untuk mengatasi batuk pada anak, namun jangan memaksanya jika ia menolak memakannya ya, Parents.

Selamat mencoba dan semoga si kecil cepat sembuh!

 

Baca juga:

5 Makanan yang Membantu Mengurangi Dahak Saat Anak Batuk Pilek

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.