Ajak Si Kecil Melaksanakan Puasa Tarwiyah dan Arafah, Ini Tata Caranya

Ajak Si Kecil Melaksanakan Puasa Tarwiyah dan Arafah, Ini Tata Caranya

Inilah berbagai keutamaan serta tata cara melaksanakan ibadah puasa sunah satu ini.

Berdasarkan hasil sidang isbat oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, telah diputuskan bahwa Idul Adha 1441 H akan jatuh pada Jumat, 31 Juli 2020. Nah, sebelum merayakan Idul Adha tersebut, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunah Tarwiyah dan Arafah. Sebelum akan melaksanakannya, sebaiknya kita mengetahui niat puasa sunah Tarwiyah dan Arafah.

Puasa sunah Tarwiyah dilaksanakan setiap tanggal 8 Dzulhijjah atau dua hari sebelum Idul Adha. Di sisi lain, puasa sunah Arafah biasanya dilakukan pada 9 Dzulhijjah atau satu hari sebelum berlangsungnya Idul Adha.

Tak hanya dilaksanakan sendiri, Parents juga bisa mengajak dan mengajarkan puasa sunah ini pada si kecil. Lalu bagaimana niat, tata cara dan keutamaan ibadah sunah satu ini?

Artikel Terkait : Bagaimana hukum membayar puasa bagi ibu hamil dan menyusui?

Sekilas tentang puasa Tarwiyah dan Arafah

Niat puasa sunah Tarwiyah dan Arafah

Dalam bahasa Arab, “tarwiyah” berarti “proses berpikir”. Pada hari tersebut merupakan hari saat Nabi Ibrahim AS merenung soal mimpinya menerima perintah Allah SWT untuk menyembelih putranya sendiri, Ismail. Karenanya, tanggal 8 Dzulhijjah ini pun disebut juga sebagai hari Tarwiyah.

Tak hanya hari Tarwiyah, hari Arafah juga berkaitan dengan perintah berkurban. Kata Arafa dalam bahasa Arab artinya mengetahui.

Hal ini karena tepat di tanggal 9 Dzulhijjah, Nabi Ibrahim AS memahami bahwa mimpinya adalah wahyu dari Allah SWT. Oleh karena itu, hari ini juga disebut sebagai hari Arafah.

Berniat merupakan salah satu hal yang penting dilakukan saat akan melaksanakan ibadah, tak terkecuali saat hendak puasa sunah Tarwiyah dan Arafah.

Artikel Terkait : Puasa saat hamil muda saat trimester pertama, berbahayakah?

Niat puasa Tarwiyah dan Arafah

Niat puasa sunah Tarwiyah dan Arafah

1. Niat puasa Tarwiyah

Berikut ini adalah niat saata kita hendak melakukan ibadah puasa Tarwiyah, satu hari sebelum Idul Adha.

نويت صوم التروية سنة لله تعالى

Nawaitu shauma al tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya niat berpuasa sunnah tarwiyah karena Allah ta’ala.”

2. Niat puasa Arafah

Inilah niat Puasa Arafah tepatnya pada 9 Dzulhijjah.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati Arafah lillahi ta‘ala.

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Arafah esok hari karena Allah SWT.”

Tata cara puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah

Niat puasa sunah Tarwiyah dan Arafah

Separti puasa lain pada umumnya, disunahkan bagi setiap orang yang akan berpuasa untuk melakukan sahur sebelum waktu subuh tiba.

Untuk melafadzkan niat sendiri sebelum subuh adalah sunah. Artinya, bila Anda tidak berniat sebelum subuh namun ingin melaksanakan puasa, ibadah masih tetap sah.

Misalnya saja Anda tidak sempat sahur dan belum makan maupun minum setelah tidur, Anda bisa tetap menjalankan ibadah puasa sunah.

Tata cara lainnya tak berbeda dengan puasa wajib maupun puasa usaha lainnya. Selama berpuasa kita diwajibkan menahan segala jenis hal nafsu dan tetap menjalankan ibadah wajib.

Artikel Terkait : Yuk, baca doa anjuran dari Rasulullah agar terhindar dari berbagai penyakit

Keutamaan puasa Tarwiyah dan Arafah

Manfaat puasa ramadhan

Ibadah puasa Tarwiyah dan Arafah ini memiliki banyak keutamaan. Dalam berbagai riwayat, disebutkan berbagai keutamaan yang dimaksud.

“Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun yang telah lalu dan akan datang, dan puasa Asyura (tanggal 10 Muharram) menghapus dosa setahun yang lalu,” (HR Muslim).

Dalam riwayat yang kain, disebutkan bahwa Allah SWT menyukai ibadah yang dilakukan pada 10 hari pertama Dzulhijjah.

“Dari Ibnu Abbas dengan kualitas hadis marfu’: Tidak ada hari-hari di mana amal sholih lebih disukai Allah SWT pada hari itu daripada hari-hari ini, maksudnya 10 hari Dzulhijjah.

Kemudian para sahabat bertanya, ‘Dan bukan pula jihad, ya Rasulullah?’

Rasul lalu menjawab, ‘Dan tidak pula jihad di jalan Allah kecuali seorang lelaki yang keluar membawa diri dan hartanya kemudian ia pulang tak lagi membawa apa-apa,” (HR Bukhari 969).

Ajak Si Kecil Melaksanakan Puasa Tarwiyah dan Arafah, Ini Tata Caranya

Berpuasa Dzulhijjah diketahui memiliki keutamaan seperti berpuasa selama satu tahun lamanya.

Dalam hadis lain yang juga diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas dan tercatat di dalam Sunan At-Tirmidzi, disebutkan:

“Rasulullah SAW berkata: Tiada ada hari lain yang disukai Allah SWT untuk beribadah seperti sepuluh hari ini,” (HR At-Tirmidzi).

Artikel Terkait : 6 Amalan ibadah bagi perempuan haid di bulan suci Ramadhan, apa saja?

Nah Parents, yuk ajak si kecil untuk belajar melaksanakan ibadah puasa sunah Tarwiyah dan Arafah di tahun ini. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat.

Baca Juga :

Niat, Tata Cara, dan Keutamaan Melakukan Puasa Syawal Usai Ramadhan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner