Neuroblastoma, Kanker Pengancam Balita

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Sebenarnya, apa sih penyakit neuroblastoma yang membuat balita Ashira meninggal? Yuk ketahui gejala dan informasi lebih dalam tentang penyakit ini.

Ashira, balita yang meninggal karena kanker neuroblastoma. Foto: screenshot youtube

Ashira, balita yang meninggal karena kanker neuroblastoma. Foto: screenshot youtube

Neuroblastoma, Parents pasti melihat berita tentang penyakit yang satu ini bersliweran di media beberapa hari terakhir. Ya, penyakit yang merenggut jiwa seorang balita cantik bernama Ashira. Berita perjuangannya melawan penyakit ini telah menuai perhatian banyak netizen di Indonesia.

Neuroblastoma merupakan salah satu jenis kanker yang langka. Dan umumnya menyerang anak-anak usia bayi hingga balita. Gejalanya yang sangat mirip dengan penyakit anak pada umumnya, menyebabkan keberadaan kaker ini sangat susah dideteksi.

Neuroblastoma bisa muncul sejak janin dalam kandungan, yaitu ketika sistem syaraf tubuh mulai terbentuk. Sayangnya, keberadaannya baru bisa diketahui ketika kanker ini sudah menyebar ke seluruh bagian tubuh.

Tentang Neuroblastoma

Kanker ini muncul ketika sel neuroblast yang seharusnya membentuk jaringan sistem saraf simpatik malah tumbuh menjadi sel kanker.

Sistem saraf simpatik adalah sistem saraf yang berfungsi untuk mengatur kerja organ tubuh involunteer atau di luar kehendak; dengan cara meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, mengerutkan pembuluh darah dan mengeluarkan hormon.

Neuroblastoma biasanya tumbuh pertama kali pada jaringan kelenjar adrenalin, jaringan berbentuk segitiga pada bagian paling atas ginjal yang bertugas untuk mengeluarkan hormon pengatur detak jantung, tekanan darah, dan fungsi-fungsi organ penting lainnya.





Batita Pra Sekolah