Mual saat Menyusui, Apa Saja Penyebabnya dan Bagaimana Tips Mengatasinya?

Mual saat Menyusui, Apa Saja Penyebabnya dan Bagaimana Tips Mengatasinya?

Mual saat menyusui bisa disebabkan berbagai hal, serta bisa juga diatasi dengan tips sederhana.

Mual saat menyusui termasuk fenomena yang jarang terjadi. Hanya sebagian dari ibu menyusui yang merasakan gejala seperti ini saat sedang memberikan ASI kepada buah hatinya.

Walaupun tidak separah saat hamil, tetap saja sensasi mual membuat banyak ketidaknyamanan selama proses menyusui. Oleh karenanya, yuk, simak di sini penyebab mual saat memberikan ASI kepada buah hati dan cara untuk mengatasinya.

Penyebab Mual saat Menyusui

mual saat menyusui

Mual saat memberikan ASI biasanya terjadi saat buah hati berumur 6-8 minggu, lalu akah hilang dengan sendirinya secara perlahan. Meski jarang terjadi, gejala seperti ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini. 

1. Hormon Oksitosin

Hormon oksitosin adalah salah satu hormon yang memberikan sinyal untuk pengeluaran ASI pada payudara ibu. Lantaran peningkatan hormon oksitosin pada tubuh, gejala mual dapat terjadi saat Bunda mulai menyusui si kecil.

2. Rasa Lapar

mual saat menyusui

Ibu menyusui membutuhkan 400 hingga 500 kalori tambahan setiap harinya. Asupan makanan yang tidak mencukupi kebutuhan permintaan kalori ekstra ini dapat menyebabkan perut menjadi kosong sehingga menimbulkan rasa mual. 

3. Dehidrasi

Dehidrasi bisa terjadi pada ibu menyusui karena kehilangan cairan dalam tubuhnya. Oleh karena itu, ibu hamil perlu memenuhi kebutuhan cairan setiap harinya agar tidak timbul rasa mual karena dehidrasi.

4. Kelelahan 

Ibu baru sering kali kurang tidur dan mengalami kelelahan. Kondisi seperti ini dapat memicu rasa mual saat memberikan ASI pada buah hati.

5. Depresi Postpartum

Bunda yang mengalami depresi pasca melahirkan biasanya mengonsumsi obat anti-depresan dari dokter. Obat ini aman untuk bayi, tetapi bisa menyebabkan mual sebagai salah satu efek sampingnya.

6. Kehamilan Bisa Jadi Penyebab Mual saat Menyusui

Merasakan mual saat menyusui bisa bermakna adanya tanda kehamilan baru. Apalagi jika gejala mual disertai muntah berlangsung selama beberapa minggu atau bulan. Jika Buda mengalami gejala mual yang seperti ini, cobalah untuk melakukan tes kehamilan.

Cara Mengatasi Mual saat Menyusui

Setelah mengenali apa saja penyebab mual saat menyusui, kini saatnya Bunda untuk mengetahui tips untuk mengatasinya. Simak di sini daftarnya. 

1. Menyisihkan Waktu untuk Istirahat

mual saat menyusui

Dengan beristirahat yang cukup, rasa mual yang mendera bisa berkurang intensitasnya. Jadwalkan waktu beristirahat secara rutin, misalnya ikut tidur ketika buah hati melakukan istirahat siang. Selain itu, mintalah bantuan kepada pasangan dan keluarga ketika fisik Bunda sedang kelelahan. 

2. Atur Pola Makan dengan Baik

Mual saat Menyusui, Apa Saja Penyebabnya dan Bagaimana Tips Mengatasinya?

Ibu menyusui sebaiknya mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Hindari junk food, makanan berminyak, berlemak, dan pedas, karena dapat menyebabkan asam lambung meningkat sehingga menimbulkan rasa mual.

Artikel Terkait: 7 Makanan ini baik untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui, bayi jadi sehat!

3. Siapkan Kudapan saat Perut Kosong

Bunda juga bisa menyediakan camilan seperti biskuit untuk dikonsumsi saat mual mulai menyerang. Selain biskuit, buah-buahan kering juga bisa menjadi pilihan yang baik.

4. Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh dengan Baik

Mual saat Menyusui, Apa Saja Penyebabnya dan Bagaimana Tips Mengatasinya?

Mencukupi kebutuhan cairan tubuh selama kehamilan dan menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik juga bisa mengatasi masalah ini. Selain air putih, Bunda bisa minum jus segar, sup, kaldu, dan yang lainnya.

5. Kelola Stres Jika Bunda Merasa Mual saat Menyusui

Stres jelas berpengaruh terhadap rasa mual. Apalagi, ibu baru memang identik dengan memiliki waktu istirahat yang singkat ditambah dengan tekanan sosial yang kadang membuat tingkat stres menjadi lebih tinggi. 

Sediakan waktu untuk melakukan relaksasi agar tubuh dan mental Bunda tidak merasa jenuh. Lakukan gerakan yoga atau meditasi. Selain itu, Bunda juga bsia melakukan kegiatan sesuai dengan hobi masing-masing, misalnya membaca buku, menulis, fotografi, dan yang lainnya.

Artikel Terkait: Depresi pasca persalinan berbeda dengan baby blues, kenali perbedaannya di sini!

Bolehkah Mengonsumsi Obat Mual saat Menyusui?

Jika cara dan tips sederhana di atas ternyata tidak juga bisa memberikan hasil yang signifikan, sebaiknya Bunda segera mengonsultasikan hal ini dengan dokter. 

Dokter biasanya meresepkan domperidone dan metoclopramide karena dianggap aman dan diketahui tidak berdampak buruk pada bayi yang menerima ASI dari ibunya.

Akan tetapi, obat ini harus digunakan dalam waktu singkat dan hanya dengan resep dokter. Amati bayi yang menyusui selama beberapa jam setelah minum obat untuk mengetahui apakah ada efek samping, seperti mengantuk atau yang lainnya.

Demikianlah informasi tentang penyebab dan tips mengatasi mual saat menyusui. Semangat meng-ASI-hi, ya, Bunda.

Sumber: doktersehat, momjunction

Baca Juga:

3 Alternatif Pemberian ASI bagi Busui Positif COVID-19, Cegah Bayi dari Paparan Virus

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner