Ini Cara Mewarnai Rambut Secara Alami yang Aman untuk Ibu Hamil

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Ramuan herbal berikut adalah alternatif cara mewarnai rambut secara alami yang aman untuk ibu hamil. Warnai rambut Bunda tanpa takut bahayakan janin.

Zat kimia yang terkandung di dalam cat rambut cenderung berbahaya untuk kesehatan ibu hamil. Sehingga, banyak ibu hamil yang menahan diri untuk melakukan pewarnaan rambut sampai ia bisa melahirkan bayinya. Padahal, ada lho cara mewarnai rambut secara alami yang aman untuk ibu hamil.

Tentu saja, cara alami mewarnai rambut ini adalah solusi yang melegakan setelah beredarnya kabar bahwa ada lebih dari 5000 kandungan zat berbahaya di dalam cat rambut. Zat ini bahkan dapat menyebabkan keguguran dan kecacatan permanen pada bayi.

Selain itu, pewarnaan rambut menggunakan zat kimia akan meningkatkan risiko penyakit kanker dua kali lebih besar daripada mereka yang tidak mewarnai rambutnya. Apalagi jika warna yang digunakan adalah warna-warna gelap.

Berikut ini alternatif cara mewarnai rambut secara alami yang aman untuk ibu hamil:

1. Henna

Di pasaran, sudah tersedia cat rambut yang berasal dari tumbuhan henna. Karena murni dari tumbuh-tumbuhan, maka henna ini aman untuk kulit dan rambut.

Biasanya, Henna tersedia untuk warna rambut merah dan burgundi. Keterbatasan warna inilah yang membuat para ibu hamil mengabaikan Henna.

Karena sudah dijual dalam bentuk sachet, maka cara pemakainnya cukup ikuti dengan petunjuk yang terdapat di bungkusnya.

2. Jus Lemon

Penggunaan jus lemon sebagai pewarna rambut yang aman untuk wanita hamil dapat memberikan warna yang lebih terang pada rambut. Cara pakainya pun cukup mudah.

Jus lemon tersebut dioleskan pada rambut secara keseluruhan. Kemudian, setelah merata, jemur dan keringkan rambut di bawah sinar matahari.

Jangan lupa untuk mempertimbangkan apakah panasnya sinar matahari dapat membuat Bunda jadi lemas atau tidak. Gunakan lotion pelindung sinar matahari yang aman untuk kulit ibu hamil agar kulit tetap dapat terlindungi.

Untuk memberikan efek warna tertentu, penggunaan pewarna alami dari berbagai teh, bunga kembang sepatu, dan bahan alami lain yang memiliki warna kuat juga dapat digunakan sebagai paduan untuk membuat warna cerah pada jus lemon jadi lebih berwarna.

3. Jus tomat

Warna merah kecoklatan dapat didapatkan dari jus tomat. Cara penggunaannya sama persis seperti jus lemon.

4. Kopi

Kopi bisa digunakan untuk menutupi uban atau membuat rambut berwarna gelap secara alami. Gunakan kopi yang memiliki sifat kuat seperti pada jenis espresso.

Caranya, seduh kopi espresso, biarkan mendingin. Kemudian, cambur kopi yang dingin tersebut dengan conditioner dan dua sendok teh ampas kopi. Diamkan hingga satu jam, lalu bilas.

Penggunaan cuka apel pada saat pembilasan akan dapat membuat warna yang dihasilkan oleh kopi menjadi lebih tahan lama.

5. Teh

Gunakan teh hitam dengan fungsi sama seperti kopi, yaitu untuk menutup uban di kepala. Gunakan 3-4 kantong teh atau 2 ampas teh hitam dan campurkan dengan konditioner saat dioleskan di rambut seperti pada penggunaan kopi.

Mendiamkan rambut sepanjang malam dengan dibungkus cap akan membuat warnanya semakin kuat. Bilas pada pagi harinya.

Teh Chamomile dapat memberikan warna lebih cerah dari teh hitam. Semakin lama terjemur di bawah sinar matahari, maka hasil rambutnya akan makin cerah.

6. Buah bit dan jus wortel

Kombinasi dua buah ini akan membuat warna rambut merah cerah. Buah bit akan membuat rambut sewarna dengan strawberry, sedangkan wortel memberikan warna cerah orange.

Jus kedua buah ini dalam secangkir teh. Tambahkan minyak kelapa maupun kondisioner rambut. Diamkan selama satu jam sebelum dibilas.

Jika warna yang digunakan belum merah sesuai keinginan, maka Bunda dapat mengulanginya lagi keesokan harinya. Ulangi proses ini sampai mencapai warna yang diinginkan.

Semprotan cuka apel setelah pembilasan akan membuat proses mewarnai rambut secara alami lebih tahan lama.

7. Biji kenari

Jika Anda menginginkan warna coklat tua, tumbuk biji kenari dan rebus tumbukan tersebut dengan air yang mendidih. Dinginkan, saring, dan oleskan pada rambut sampai seluruh lapisan rambut tertutupi.

Diamkan hinggga satu jam lamanya. Kemudian bilas dengan air hangat-hangat kuku agar dapat menjaga keawetan rambut. Ulangi proses ini sampai warna rambut yang diinginkan dapat terwujud.

Mewarnai rambut secara alami memang memiliki keterbatasan warna. Namun, pada masa kehamilan, itu adalah salah satu cara aman agar dapat menjaga kesehatan kandungan.

Jika ingin warna rambut yang lebih bervariasi, ada baiknya Bunda menunggu sampai dedek bayinya lahir. Agar ia tak terkontaminasi oleh zat kimia berbahaya saat di dalam kandungan.

Semoga tips ini berguna, Bunda. Selamat mencoba!

 

Referensi: Wellness Mama, Ann Marie Giani, Mama Natural, Mnn.

Baca juga:

13 Zat Kimia pada Kosmetik dan Produk Kecantikan yang Harus dihindari saat Hamil

 

Dapatkan info Terkini Seputar Dunia Parenting

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Hamil Kecantikan & Fesyen