Bagaimana Merangsang Perkembangan Bayi 1 Bulan?

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Pertumbuhan fisik, kognitif, bahasa, dan emosional bayi 1 bulan dapat dirangsang dengan cara yang sesuai dengan perkembangan yang dialaminya pada masa itu. Ketahuilah tahap-tahap perkembangannya sehingga kita dapat memaksimalkan masa-masa tersebut.

bayi 1 bulan

Bagaimana merangsang perkembangan bayi 1 bulan?

Bagi ibu yang baru memiliki bayi, tentunya ingin mengetahui lebih jauh bagaimana cara merangsang perkembangan bayi sejak dini agar bayi dapat tumbuh sehat dan menjadi anak yang pandai di kemudian hari. Mengasuh bayi 1 bulan pertama akan lebih mudah bila kita mengetahui perkembangan yang sedang dialami bayi tersebut. Berikut ini adalah beberapa perkembangan utama pada bayi 1 bulan pertama, serta cara yang tepat untuk memaksimalkan perkembangannya.

Perkembangan fisik

Bayi 1 bulan senang menggerak-gerakkan tangan dan kakinya. Kita dapat memaksimalkan perkembangan ini dengan cara :

  • Melonggarkan pakaian atau bedong sehingga tangan dan kaki bayi dapat bergerak bebas.
  • Menempatkan bayi di tempat yang aman untuk “bermain” misalnya pada ranjang bayi.
Perkembangan kognitif

Bayi 1 bulan dapat melihat objek pada jarak 20-30 cm. Kita dapat mendukung perkembangan ini dengan cara :

  • Mendekatkan wajah kita pada bayi saat berbicara dengannya
  • Meletakkan gambar atau bentuk menarik di pinggir ranjang bayi atau mainan yang bergerak dan digantung, terutama yang warnanya kontras
Perkembangan bahasa

Bayi 1 bulan dapat mendengar suara dan dapat menoleh bila ada suara yang ia kenali. Kita dapat mendukung perkembangan ini dengan cara :

  • Berbicara dengan bayi
  • Bernyanyi untuk bayi
  • Memasang musik
  • Membacakan cerita untuk bayi, walaupun ia belum mengerti

Baca juga tentang Lagu Pengantar Tidur : Belaian Sayang

Selanjutnya perkembangan sosial dan emosional di halaman 2 :

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Bayi baru lahir