Dapatkan keuntungan ini ketika ibu menyusui bayi secara langsung

lead image

Menyusui langsung atau pompa adalah pilihan ibu memberikan ASI pada bayi. Ini perbedaan manfaat bayi disusui secara langsung dan minum ASI perah.

Tidak ada yang membantah kalau ASI adalah nutrisi paling baik untuk bayi. Namun, tidak semua ibu bisa menyusui bayinya secara langsung. Hal ini bisa dikarenakan berbagai alasan. Di antaranya, harus bekerja, kondisi kesehatan bayi, atau suplai ASI berlebih sehingga harus dikeluarkan. Lalu, apa perbedaan manfaat dari menyusui langsung atau pompa?

Menyusui langsung atau pompa, apa beda manfaat yang bisa didapat bayi?

Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan jurnal Pediatrics menyebut, di antara menyusui langsung atau pompa, peneliti mengatakan, menyusui secara langsung lebih bagus untuk kesehatan bayi. Dalam hal ini dampaknya pada peningkatan berat badan anak.

Menyusui langsung juga memiliki manfaat psikologi dan emosional bagi ibu dan bayi, menjadi momen bonding bagi mereka berdua. 

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/09/breastfeeding 1538042238.jpg Dapatkan keuntungan ini ketika ibu menyusui bayi secara langsung

Penelitian yang dilakukan Canadian Healthy Infant Longitudinal Development memeriksa penyakit-penyakit kronis pada anak-anak, termasuk penyebabnya. Salah satunya penyakit yang diteliti oleh mereka adalah obesitas pada anak.

Ada sekitar 2.500 bayi yang dijadikan subjek studi. Para bayi yang memiliki BMI paling rendah pada usia satu tahun adalah mereka yang menyusui langsung pada ibunya selama kurang lebih 3 bulan berturut-turut.

Penelitian ini juga menemukan, anak yang berhenti menyusui sebelum berusia 6 bulan memiliki tingkat BMI lebih tinggi. Juga, mengalami kenaikan berat badan yang lebih cepat, dan berisiko 3 kali lebih tinggi mengalami obesitas.

Lars Bode, direktur di sebuah yayasan penelitian tentang ASI di University of California San Diego mengatakan, “Data lain juga telah menunjukkan, jika Anda  memiliki tingkat BMI tinggi sejak usia dini, maka kemungkinan besar akan mengalami obesitas di masa depan.”

Akan tetapi, penelitian ini tidak memberi penjelasan lebih lanjut mengapa menyusui langsung lebih baik dari ASIP. Salah satu teori mengatakan, kualitas ASI lebih bagus saat bayi memperolehnya langsung dari payudara ibu daripada ASIP. 

Menyusui langsung atau pompa, tekanan baru bagi ibu menyusui?

src=https://assets sg.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/12/2017/12/relactation 1.jpg Dapatkan keuntungan ini ketika ibu menyusui bayi secara langsung

Meskipun studi ini memberi bukti baru tentang kebaikan ASI, namun penekanan terhadap pentingnya menyusui langsung menambah beban baru bagi busui. 

Ibu yang memberikan ASIP pada bayinya bisa jadi karena berbagai alasan, seperti alasan bekerja, suplai ASI yang berlebih, atau kondisi bayi yang tidak memungkinkan untuk menyusui langsung. ASIP diberikan agar bayi tetap mendapat asupan ASI yang sangat mereka butuhkan. 

Tentu saja, memberi ASIP pada bayi jauh lebih baik daripada tidak ada asupan ASI sama sekali untuk bayi. 

Lynn Ng, seorang konsultan laktasi bersertifikat internasional (IBCLC) menjelaskan, ada cara untuk tetap mempertahankan BMI ideal pada bayi yang diberi ASIP. Yakni dengan memberikan ASIP sesuai jadwal bayi, dan juga teknik pemberian ASI yang memastikan bayi mendapatkan ASI cukup dan tidak berlebihan.

Selain itu, agar ibu menyusui tidak terlalu stres karena beban tanggung jawab yang besar, maka harus ada dukungan dari keluarga, teman dan komunitas, bahkan pemerintah untuk mengurangi penyebab stres tersebut.

Semoga informasi ini bermanfaat.

 

 

Disadur dari artikel Nalika Unantenne di theAsianparent Singapura

Baca juga: 

ASI dan Sufor, sejauh mana perbedaan kandungan nutrisinya?