Panduan untuk orangtua baru: Seberapa sering bayi harus menyusu? (disertai infografik)

lead image

Cek infografiknya supaya Parents bisa memahami dengan lebih jelas.

Menjadi orangtua baru terkadang bisa sangat melelahkan. Terutama karena Bunda harus bangun sepanjang malam untuk menyusui bayi baru lahir atau memenuhi kebutuhannya yang lain.

Salah satu pertanyan yang paling sering ditanyakan para ibu baru adalah berapa banyak kebutuhan bayi menyusu. Biasanya Bunda hanya menyusui berdasarkan permintaan bayi tanpa tahu berapa banyak sebenarnya kebutuhan bayi.

Ngaku deh, Bun, pasti pernah kan kepikiran soal “Jangan-jangan saya terlalu banyak menyusui bayi saya” atau “Apakah bayi saya sudah cukup kenyang?”

Menyusui bayi baru lahir terlalu sering bukanlah sesuatu yang perlu Bunda cemaskan. Bayi mungil Anda memang perlu diberi makan.

Biasanya di awal-awal kehidupan bayi, Bunda lebih sering menyusui bayi baru lahir di malam hari. Mungkin Bunda merasa lelah karena hanya menyusuinya terus-menerus, karena bayi baru lahir menyusu setiap 1 – 2 jam sekali.

Menyusui bayi baru lahir

Bayi baru lahir harus diberi makan sesuai kebutuhan. Perhatikan tanda-tanda bila bayi kelaparan dan selalu susui bayi tepat waktu.

Menyusui bayi baru lahir sebelum ia mulai menangis kelaparan akan memengaruhi perkembangannya. Membiarkan bayi kelaparan terlalu lama dapat menyebabkan komplikasi kesehatan.

Setelah beberapa waktu, Bunda pasti sudah bisa melihat polanya kapan bayi merasa lapar. Semakin bertumbuh besar, bayi akan memiliki pola lebih normal.

Minggu pertama

  • Di minggu pertama kehidupannya, Bunda harus menyusui bayi baru lahir sebanyak 10 – 12 kali selama 24 jam.
  • Biarkan bayi menyusu selama yang ia inginkan hingga ia merasa kenyang. Bunda bisa pindah payudara bergantian ketika sudah merasa kosong.
  • Bangunkan bayi setiap dua jam sekali untuk menyusu saat siang hari.
  • Saat malam, bangunkan bayi setiap 4 jam atau susui saat ia membutuhkan.

Minggu ke 2 – 6

  • Saat bayi bertambah usia, Bunda bisa membatasi menyusui sekitar 8 – 12 kali sepanjang hari. Ia tetap butuh disusui setiap dua jam sekali.

Agar lebih mudah, kami membuat panduan berikut yang bisa menjadi patokan Bunda dalam menyusui bayi baru lahir. Namun yang penting diingat, kondisi setiap bayi berbeda sehingga Bunda harus bisa melihat apa yang menjadi kebutuhan bayi.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/01/menyusui bayi baru lahir.jpg Panduan untuk orangtua baru: Seberapa sering bayi harus menyusu? (disertai infografik)

Berapa lama bayi menyusu ?

Biarkan bayi menyusu selama yang ia inginkan. Menyelesaikan sebelum ia puas akan membuat bayi frustasi dan masih tetap kelaparan.

Dalam satu sesi menyusui, biasanya berlangsung selama 20 – 30 menit. Lamanya waktu bisa berbeda, tergantung seberapa lapar bayi saat itu.

Artikel terkait: Tips Menghadapi Cluster Feeding (Bayi Sering Menyusu dengan Jeda Waktu yang Singkat)

Lalu, bagaimana mengetahui kapan bayi merasa lapar? Perhatikan tanda-tanda berikut yang menunjukkan bahwa ia lapar, jangan tunggu hingga ia menangis.

  • Saat Bunda menyentuh pipi bayi, mulutnya terbuka mencari-cari sesuatu untuk disedot.
  • Membuka dan menutup mulutnya.
  • Memukul dada atau lengan Bunda berulang kali.
  • Menarik pakaian Bunda.
  • Menjulurkan lidah atau menjilati bibirnya.
  • Mengisap jari tangan, kaki, atau pakaiannya.
  • Menangis merupakan alarm terakhir untuk memberi tahu Bunda bahwa ia sudah kelaparan.

Nah, sekarang Bunda sudah tidak bingung lagi kan kapan dan berapa kali harus menyusui bayi baru lahir. Bagikan artikel ini agar semakin banyak ibu yang memahaminya.

 

Referensi: Check Pregnancy

Baca juga: 

10 Hal penting tentang bayi baru lahir yang orangtua wajib tahu