Begini cara efektif menghilangkan bekas luka pada kulit anak

lead image

Makin besar usianya, anak kerap mengalami cedera, sehingga terdapat bekas luka pada kulitnya. Berikut cara menghilangkan bekas luka pada anak.

Mengalami luka atau cedera adalah bagian dari tumbuh kembang anak. Memasuki usia balita, anak seringkali mengalami kecelakaan, seperti terjatuh, terluka, dan tergores. Akibatnya, beberapa bagian tubuh anak mungkin akan terdapat bekas luka. Anda perlu mengetahui beberapa cara untuk menghilangkan bekas luka pada anak.

2 Jenis perawatan untuk menghilangkan bekas luka pada anak

Untuk menyembuhkan bekas luka anak, Anda dapat menggunakan salah satu dari dua jenis pengobatan, yaitu pengobatan medis dan rumahan. Yuk, kita lihat keduanya!

Pengobatan rumahan dengan bahan alami untuk menghilangkan bekas luka pada anak

Obat alami juga dapat bekerja dengan baik untuk menyembuhkan dan mengurangi bekas luka. Selain bekas luka keloid atau hipertrofik, sebagian besar bekas luka lainnya juga dapat sembuh tanpa prosedur medis melalui cara-cara rumahan ini. Dengan bahan-bahan alami, cobalah cara berikut.

–  Lidah buaya. Gel tanaman yang memiliki sifat anti-bakteri dan anti-jamur ini juga berfungsi sebagai pelembab yang menenangkan. Oleskan gel lidah buaya ke bekas luka anak dan biarkan selama 30 menit. Lakukan hal ini dua kali sehari untuk penyembuhan yang lebih cepat.

–  Minyak kelapa. Obat rumahan lainnya yang bagus untuk menghilangkan bekas luka pada anak adalah minyak kelapa. Ini telah digunakan sebagai produk yang ampuh mengurangi bekas luka selama bertahun-tahun. Panaskan minyak dan pijatkan pada bekas luka selama dua hingga empat menit. Anda bisa mengulangi hal ini tiga kali sehari.

Madu adalah pelembab alami untuk kulit kering dan mengelupas. Pijat bagian bekas luka dengan madu selama beberapa menit. Cuci dan ulangi.

Cuka sari apel. Mengandung vitamin C dan menghilangkan mikroba berbahaya pada kulit. Kandungannya juga memiliki kekuatan untuk mengeringkan dan menyembuhkan kulit secara alami.

Caranya, campur satu sendok cuka apel dalam dua sendok makan air dan gunakan kapas untuk menyeka bekas luka si kecil Anda. Biarkan selama 30 menit dan bilas. Ulangi hal ini dua kali sehari sampai bekas luka memudar.

Artikel terkait: 11 Pertolongan Pertama Saat Anak Terluka yang Harus Dikuasai Orangtua

 Pengobatan medis

Pengobatan medis merupakan tindakan merawat bekas luka (scar) dengan bahan obat-obatan tertentu yang direkomendasikan oleh dokter.

Biasanya, cara ini dilakukan jika bekas luka sudah bertambah parah dan tidak bisa ditolong dengan obat-obat alami. Berikut beberapa cara yang biasanya dilakukan dengan menggunakan perawatan medis.

  1. Krim bekas luka

Beberapa krim penghilang bekas luka dapat dengan mudah ditemukan di pasaran dan dijual bebas. Pilihlah krim yang bebas steroid karena dinilai lebih aman untuk usia bayi dan balita.

  1. Perawatan Steroid

Jika bekas luka sudah sangat parah atau berubah menjadi keloid, dokter mungkin akan  merekomendasikan pengobatan injeksi steroid untuk bayi Anda. Tetapi sekali lagi, perawatan ini jarang sekali dilakukan pada bayi, hanya dalam kasus yang sangat parah dan jika dokter menyarankannya.

  1. Operasi pengangkatan bekas luka

Pada jenis perawatan ini, bekas luka yang menonjol seperti keloid, dibuang melalui pembedahan. Biasanya metode ini sangat mahal dan biayanya tergantung pada bekas luka dan jenis operasi. Tetapi ini kebanyakan untuk tujuan estetika.

  1. Terapi silicon sheet

Ini adalah perawatan yang cukup mudah, yaitu dokter menempatkan gips berisi gel silikon di atas luka. Plester ini berfungsi untuk menyembuhkan bekas luka di atas kulit karena kolagen di bawahnya berfungsi untuk memulihkan sel.

Metode ini mengobati luka dan mencegah pembentukan bekas luka. Ini juga merupakan metode masuk untuk mengurangi perubahan warna kulit yang disebabkan oleh luka.

  1. Perawatan laser

Menggunakan sinar laser yang membakar dan kemudian mengiris jaringan parut besar pada luka. Tapi itu tidak estetis sama efektifnya dengan perawatan bedah. Namun, teknik ini biasanya tidak disarankan untuk bayi. Terkadang, dilakukan untuk anak-anak yang lebih tua.

Meskipun semua perawatan ini cukup efektif, poin di atas harus dijalani berdasarkan rekomendasi dokter karena beberapa perawatan ini juga memiliki efek samping. Jadi, konsultasikan dengan dokter Anda sebelum memilih perawatan.

 

Sebagai orang tua, pastikan anak selalu terlindungi. Meski terkadang cedera anak seringkali tak terhindarkan. Pastikan untuk merawat lukanya dengan perawatan terbaik melalui cara yang alami atau direkomendasikan dokter sesuai dengan kondisi bekas  luka. 

 

 

Disadur dari artikel Deepshikha Punj di theAsianparent Singapura
Baca juga:  

Peringatan seorang Ibu, anak terluka bakar akibat vacuum cleaner hanya dalam 5 detik!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.