Mengenalkan Aritmetika Pada Balita dengan Metode Montessori

lead image

Di usia balita, anak mengembangkan kemampuan motorik dan intelektualnya, Bagaimana mengenalkan aritmetika pada balita?

 

src=https://id.theasianparent.com/wp content/uploads/2015/02/PicMonkey Collage.jpg Mengenalkan Aritmetika Pada Balita dengan Metode Montessori

Aritmetika untuk balita diawali dengan pengenalan angka.

Dunia anak adalah dunia bermain. Dengan bermain mereka mengembangkan kemampuan motorik dan intelektualnya, salah satunya adalah mengembangkan kecakapan aritmetika. Bagaimana mengenalkan aritmetika pada balita?

Untuk mengembangkan kecakapan aritmetika pada balita, bisa dengan melakukan latihan sensoris.  Latihan sensoris yang dikembangkan oleh Montessori bertujuan untuk mengenalkan  anak dengan angka-angka dengan cara yang mudah dan menyenangkan.

Menurut Montessori, anak usia tiga tahun memiliki pikiran yang sangat logis dan tertarik pada rangkaian dan tatanan dalam kehidupan sehari-hari. Kecakapan ini berkesinambungan ke dalam rangkaian pembelajaran aritmetika.

Latihan Montessori memperkenalkan angka-angka, yang memungkinkan anak belajar nama dan bagaimana angka itu ditulis, dengan cara melihat bentuknya, mengucapkan namanya dan menyentuhnya dengan jari-jarinya. Salah satunya dengan menggunakan angka-angka sandpaper (kertas ampelas).

 7 langkah mengembangkan kecakapan aritmetika pada balita :

1. Buatlah angka-angka berukuran cukup besar dengan menggunakan kertas atau karton persegi. Satu kertas/karton berisi 1 angka.

2. Sediakan alat hitung (berupa kancing, manik, atau kepingan dan lain-lain)

3. Tunjukkan anak masing-masing angka, dan bagaimana cara membentuknya dengan menggunakan dua jari.

4. Mulailah dengan angka nol. Jelaskan bahwa anak ini tidak berarti apa-apa. Ajak anak menelusuri angka dengan dua jarinya.

5. Katakan angka “satu”, sambil Anda meletakkan angka tersebut disebelah angka nol. Telusurilah angka satu ini dan letakkan alat hitung di sampingnya untuk menunjukkan bahwa satu benda sama dengan simbol angka satu. Tunjukkan pula bahwa satu adalah satu lebih besar daripada nol.

6. Begitu setiap angka baru diperkenalkan, ulangi dan hitunglah : 1, 2, 3, 4 . Gunakan pembelajaran tiga tahap.

7. Berikan nilai pada simbol-simbol dengan menempatkan alat-alat hitung yang sesuai angka yang dimaksud disampingnya. Tunjukkan bahwa angka tiga adalah lebih besar daripada dua; dua lebih besar daripada satu, dan seterusnya.

Pastikan bahwa anak mengetahui dan memahami arti dari angka nol sampai empat; kemudian lanjutkan dengan cara yang sama sampai angka sembilan. Ulangi nilai angka, tambahkan benda-benda dan kembalilah ke angka nol setiap mengajarkan angka baru.

Tujuan pelatihan aritmetika ini adalah :

1. Memperkenalkan kepada anak angka-angka.

2. Mengajari anak hubungan antara nama angka dan kuantitas yang dimaksud.

Referensi : Metode Pengajaran Montessori untuk Pra-Sekolah, Elizabeth G. Hainstock, Pustaka Delapratasa, Jakarta 1999.

Baca juga artikel menarik lainnya:

10 Permainan Dasar Matematika

 Belajar Huruf Sambil Bermain