Mengenal Mikrosefali yang Disebabkan Virus Zika

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Bunda khawatir dengan mikrosefali yang disebabkan virus Zika? Kenali dulu apa itu mikrosefali, gejala dan penyebabnya di sini.

Apa itu mikrosefali?

Baru-baru ini kita dikejutkan oleh maraknya pemberitaan tentang virus Zika. Seperti diketahui, virus Zika yang menyerang ibu hamil dapat mengakibatkan anak lahir dengan mikrosefali.

Mikrosefali adalah kondisi medis  di mana lingkar kepala lebih kecil dari kondisi normal karena otak tidak berkembang dengan baik di dalam rahim atau berhenti tumbuh ketika lahir.

Kondisi ini bisa disebabkan faktor genetis atau lingkungan. Kebanyakan anak yang menderita penyakit ini akan mengalami masalah pertumbuhan.

Secara umum, mikrosefali pada anak tidak bisa disembuhkan. Tapi intervensi dini dan terapi yang suportif seperti terapi berbicara dan okupasi, dapat membantu meningkatkan kulitas hidup dan perkembangannya.

Gejala-gejala mikrosefali

Tanda utama mikrosefali adalah lingkar kepala anak lebih kecil secara signifikan dari lingkar kepala anak lain dengan jenis kelamin dan umur yang sama.

Beberapa anak mungkin memang memiliki kepala yang kecil, tapi anak dengan mikrosefali, lingkar kepalanya jauh di bawah rata-rata. Bahkan mungkin di bawah persentil minimum untuk anak seusianya.

Pada kasus yang lebih parah anak juga kadang memiliki dahi yang mundur atau miring.

Selain itu, kondisi lainnya adalah:

  • Keterbelakangan mental
  • Tertunda fungsi motorik dan bicara
  • Distorsi wajah
  • Bertubuh kerdil
  • Hiperaktif
  • Kejang-kejang
  • Sulit berkoordinasi dan menjaga keseimbangan
  • Otak dengan kelainan neurologis

Beberapa anak dengan kondisi tersebut bisa memiliki kecerdasan normal dan terkadang kepala akan tumbuh lebih besar. Tapi perkembangannya tetap akan dibawah anak seumurannya yang sehat.

Selain karena virus zika, ada beberapa penyebab mikrosefali lainnya yang harus Parents waspadai. Simak di halaman selanjutnya..

Dapatkan info Terkini Seputar Dunia Parenting

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Bayi baru lahir