Mengenal Cacing Kremi yang Sering Menyerang Anak-Anak

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Anak sering menggaruk anus, nafsu makan berkurang, berat badan menurun? Waspadai serangan cacing kremi. Kenali tanda-tandanya agar tepat penanganannya...

Waspadai cacing kermi pada anak-anak.

Waspadai cacing kermi pada anak-anak.

Orangtua jaman dulu sering mengatakan, kalau anak kurang nafsu makan dan kurus namun perutnya buncit, maka si anak sedang ‘cacingan’. ‘Cacingan’ ini sebenarnya mengacu pada hewan parasit yang bernama cacing kremi.

Cacing kremi ini tidak hanya menyerang manusia saja melainkan juga menyerang hewan. Pada manusia, umumnya cacing kremi menyerang anak-anak dan perkembangbiakannya terjadi di dalam usus.

Cacing kremi ini bisa masuk ke tubuh anak melalui makanan, pakaian, maupun lingkungan sekitar yang kotor, misalnya seperti sprei, sofa, karpet dan semacamnya.

Cacing kremi pada anak-anak pada umumnya bisa ditemukan di sekitar anus dan membuat daerah ini terasa gatal sehingga anak-anak menggaruknya.

Kemudian telur cacing kremi akan menular pada anak-anak lain melalui jari tangan si-anak yang digunakan untuk menggaruk tersebut. Akhirnya telur-telur tersebut dapat berpindah melalui pakaian, mainan, maupun makanan yang sudah di pegangnya.

 

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Batita Pra Sekolah Praremaja Usia Sekolah