Mengapa Remaja Suka Memberontak?

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Masa remaja adalah masa transisi dari masa kanak-kanak menuju dewasa. Sikap memberontak merupakan proses alamiah remaja untuk menunjukkan eksistensi diri.

Remaja seringkali memberontak sebagai upaya untuk mendapatkan pengakuan dari orangtua dan lingkungannya.

Remaja seringkali memberontak sebagai upaya untuk mendapatkan pengakuan dari orangtua dan lingkungannya.

Ibarat pisau, remaja memiliki dua sisi yang berbeda dan bertolak belakang. Di satu sisi mereka adalah anak-anak manis yang selalu ingin diperhatikan, dimanjakan, dihargai dan diterima keberadaannya.

Di sisi lain, remaja adalah pemberontak-pemberontak cilik yang selalu mencari-cari perkara dengan banyak mempertanyakan kebijakan dan aturan yang ditetapkan dalam keluarga, hingga tak jarang melukai perasaan orangtuanya.

Kadangkala dua sisi ini tidak tampil secara proposional. Setiap anak memiliki kecenderungan yang berbeda dalam mengungkapkan keinginan dirinya untuk tampil sebagai pribadi mandiri yang diakui keberadaannya.

Ada anak remaja yang berusaha menunjukkan ‘keakuan’-nya dengan tampil beda secara fisik. Misalnya, anak yang semula selalu tampil rapi, senang dengan rambut panjang yang diberi pita, senang menggunakan rok ala putri, tiba-tiba tampil berantakan dengan potongan rambut tak karuan, celana robek dan lain sebagainya.

Dapatkan info Terkini Seputar Dunia Parenting

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Praremaja