Mengapa Ibu Hamil Mudah Tersinggung?

lead image

Ibu hamil mudah tersinggung, mungkin sebagian besar di antara kita pernah mengalaminya. Mengapa hal itu terjadi dan bagaimana mengatasinya?

src=https://id.theasianparent.com/wp content/uploads/2015/01/2.jpg Mengapa Ibu Hamil Mudah Tersinggung?

Ibu hamil mudah tersinggung? Itu hanya sementara kok.

Uring-uringan dan mendadak menangis tanpa sebab, ini biasa terjadi pada seorang ibu yang sedang hamil. Ibu hamil mudah tersinggung bahkan akibat hal-hal yang tak masuk akal. Dan mungkin kini Anda, para suami, sedang galau karena Anda hampir merasa tak mengenal istri tercinta akibat perubahan sikapnya. Bersabarlah, kami siap membantu Anda!

Mengapa ibu hamil mudah tersinggung?

Ya, kami tahu pertanyaan semacam ini pasti muncul di benak Anda. Hanya saja, janganlah Anda menanyakan pertanyaan ini pada sang ibu hamil (entah dia adalah pasangan atau kerabat Anda), karena memprotes sikap seseorang dengan menanyakan sebabnya kepada yang bersangkutan malah akan menambah runyam keadaan.

Mudah marah, depresi, panik atau suasana hati yang sering berubah adalah suatu kondisi emosional dan mental yang biasa dialami seorang ibu yang sedang hamil. Meningkatnya jumlah hormon, terutama hormon progesteron pada trimester pertama, merupakan penyebab mengapa ibu hamil mudah tersinggung.

Namun, jangan khawatir karena ketidakstabilan emosi ini tak berlangsung lama. Beberapa ibu mengakui bahwa emosi mereka kembali stabil setelah usia kehamilan mencapai trimester kedua.

Hal lain yang menyebabkan seorang ibu hamil mudah tersinggung adalah adanya kegugupan berlebihan dan kekhawatiran tentang ‘hasil akhir’ dari kehamilan, yaitu kondisi bayi yang akan dilahirkannya.

Seorang perempuan yang sedang hamil pertama kali biasa mengalaminya dan masa-masa kehamilan pertama yang seharusnya disambut dengan gembira berubah menjadi periode penuh tekanan baginya.

Hamil tanpa galau, mungkinkah?

Masalahnya, hampir semua ibu hamil akan mudah sekali mengalami ketidakstabilan emosi. Namun, jangan jadikan ini sebagai alasan yang menghalangi Anda untuk beraktivitas secara normal. Selain peningkatan kadar hormon, ibu hamil mudah tersinggung karena perubahan bentuk tubuh dan mungkin ia merasa dirinya tak menarik lagi secara fisik karenanya.

Jika ketidakstabilan emosi mulai mengganggu keharmonisan keluarga dan kegalauan makin menjadi-jadi, ini saatnya Anda bertindak. Ingatlah bahwa bayi dalam kandungan bukan hanya ikut memakan segala makanan yang dimakan ibunya, tapi juga merasakan segala kesedihan atau kegembiraan sang ibu.

Bukan tidak mungkin bayi yang akan dilahirkan mengalami masalah dengan emosinya, karena ibunya terus-terusan merasa sedih sepanjang masa kehamilannya.

Apa solusinya?

Jika Anda adalah suami dari istri yang sedang terganggu emosinya akibat kehamilan pertama, atau seorang ibu hamil yang khawatir terhadap emosi Anda sendiri, beberapa cara berikut dapat Anda terapkan untuk mengatasinya.

  • Menyibukkan diri
    Berikan saran agar istri selalu menyibukkan diri, namun awasilah agar ia tak melakukan aktivitas yang melelahkan atau membahayakan kehamilannya.
  • Bersosialisasi
    Sekarang ini ada banyak aplikasi chatting yang bisa Anda manfaatkan untuk berkomunikasi dengan teman-teman atau kerabat yang tinggal jauh dari tempat tinggal Anda. Bersosialisasi dengan ibu-ibu tetangga juga bisa Anda lakukan agar Anda tak merasa kesepian saat suami sedang pergi bekerja.
  • Tidur
    Ibu hamil mudah tersinggung ketika ia merasa lelah dan kurang istirahat. Hindari begadang dan tidurlah segera jika Anda mengantuk. Tidur tepat waktu bukan hanya baik untuk Anda, namun juga membiasakan bayi dalam kandungan untuk tidur di jam-jam tersebut.
  • Hindari junk food
    Bahan pengawet dalam junk food ditengarai mengandung senyawa yang mengakibatkan tubuh merasa lelah dan tertekan. Makanlah selalu makanan segar seperti buah-buahan dan sayuran untuk menjauhkan diri Anda dari gangguan emosi.
  • Yoga
    Berlatih yoga baik untuk membantu ibu hamil agar tidak mudah tersinggung. Dengan yoga Anda akan mengetahui cara mengontrol emosi, sekaligus meningkatkan energi sebagai persiapan menjelang persalinan. Anda mungkin akan mudah menemukan video atau panduan yoga di internet. Tapi jangan melakukannya sendiri tanpa pengawasan seorang guru yoga karena ada beberapa gerakan yoga yang tidak boleh dilakukan ibu hamil. Lihatlah 4 Posisi Yoga untuk Ibu Hamil

Nah, sekarang tersenyumlah, Bun, dan jangan biarkan emosi menghapus kebahagiaan Anda!

Baca juga:

Mengapa Ibu Hamil Sering Menangis?

Perbedaan USG 2D, 3D, dan 4D