TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Diduga Mengandung Bakteri E-Coli, Pabrik Makanan Bayi Bebiluck ditutup BPOM

Bacaan 4 menit
Diduga Mengandung Bakteri E-Coli, Pabrik Makanan Bayi Bebiluck ditutup BPOM

Makanan bayi bebiluck yang cukup populer ini disinyalir mengandung bakteri e-coli dengan kadar berlebihan sehingga berisiko menyebabkan diare.

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Banten menggerebak pabrik pengolahan makanan bayi merk Bebiluck di komplek pergudangan Taman Tekno Blok L2 nomor 35, Setu, Tangerang Selatan, kemarin (15/9).

Penggerebakan dilakukan karena pabrik tidak memiliki izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT). Selain itu, produk makanan pendamping ASI tersebut juga disinyalir mengandung bakteri e-coli dan coliform yang melebihi batasan.

Liputan Metro TV, Petugas BPOM Tutup Pabrik Makanan Bayi

Liputan Metro TV, Petugas BPOM Tutup Pabrik Makanan Bayi

Berdasarkan liputan Metro Tv, menyebutkan “petugas Balai POM Banten menemukan ada 12 varian makanan bayi bermerk B yang mengandung zat berbahaya bagi balita dan berdasarkan hasil uji lab, ke-12 varian makanan tersebut mengandung bakteri, diantaranya adalah coliform dan e-coli.”

“Apabila balita mengonsumsi makanan yang mengandung bakteri tersebut, nantinya balita tersebut terserang penyakit diare,” kata Kepala BPOM Banten, Mohamad Kashuri, seperti dikutip oleh Poskota News.

Menurutnya, PT Hassan Boga Sejahtera, sebelumnya telah memiliki izin PIRT. Namun, dinyatakan tidak layak oleh Dinas Kesehatan Tangerang Selatan, “Lalu mereka pindah dan menyewa gudang serta tidak memperbaiki izin terkait,” terang Kashuri.

Kashuri juga menegaskan, BPOM memutuskan untuk menutup sementara pabrik makanan bayi ini dan memberhentikan proses produksi serta menyita produk agar tidak dijual lagi.

Atas kasus ini, pemilik pabrik telah melanggar undang- undang kesehatan pasal 142 tentang izin edar, kemudian melanggar pasal 140 tentang syarat keamanan pangan. ‎

Sehingga bisa dikenai denda maksimal sebesar Rp 4 miliar atau pidana kurungan penjara selama dua tahun dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen nomor 8 tahun 1999 pasal 62 dengan denda sebesar Rp 4 miliar atau kurungan penjara selama empat tahun.

 

 Baca juga konfirmasi pihak Bebiluck di sini:

‘Jangan Bunuh Kami’, Konfirmasi Pihak Bebiluck Terkait Penggerebekan BPOM

Muncul Petisi Online: Bina UKM yang Tumbuh, Jangan Dibunuh!

Sumber foto: Netz.id

 

Sudah menjadi rahasia umum bahwa seorang balita memerlukan asupan gizi yang cukup untuk pertumbuhannya. Salah satu cara untuk mendukung hal tersebut adalah dengan memberi mereka makanan khusus bayi. Makanan untuk bayi sendiri dapat dengan mudah ditemui di pasaran. Salah satu merk dari makanan bayi tersebut adalah Bebiluck. Namun sayangnya pabrik makanan bayi itu justru digerebek BPOM dengan alasan yang mengejutkan.

PBOM Menutup Pabrik Makanan Bayi Bebiluck

Pabrik makanan bayi Bebiluck diketahui terletak di wilayah Tangerang Selatan. Di pabrik tersebut juga terjadi penggerebekan yang dilakukan oleh BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan). Petugas dari BPOM dari Provinsi Banten melakukan hal tersebut karena alasan tertentu. Pihak Bebiluck telah memproduksi aneka makanan bayi yang diketahui mengandung bakteri berbahaya di dalamnya dan tidak memenuhi standar kelayakan yang ada.

ini Bebiluck ditutup BPOM Mengandung Bakteri E-Coli

Nama dari bakteri tersebut adalah e-coli dan juga coliform yang memiliki jumlah di atas batasan yang ditentukan oleh pihak BPOM. Dari varian makanan yang diproduksi oleh pihak pabrik tersebut, terdapat sekitar 12 varian yang mengandung bakteri dengan jenis tersebut. Nama PT dari makanan bayi Bebiluck sendiri adalah PT Hassan Boga Sejahtera yang telah cukup dikenal di masyarakat.

Pada mulanya PT Hassan Boga Sejahtera ini telah melakukan perizinan berupa PIRT. Namun kemudian izin tersebut dinyatakan tidak memenuhi standar oleh Dinas Kesehatan dari wilayah Tangerang Selatan. Hal inilah yang membuat pihak perusahaan kemudian memilih pindah dan menyewa sebuah gudang untuk melakukan proses produksi. Izin yang masih bermasalah tersebut juga tidak segera diperbaiki oleh pihak PT Hassan Boga Sejahtera.

ini Bubur Bayi Organik Bebiluck ditutup BPOM Mengandung Bakteri E-Coli

Bahaya Bakteri E-Coli dan Coliform bagi Balita

Bakteri yang terdapat di dalam sebuah makanan tidak dapat dianggap remeh dan dipandang sebelah mata. Banyak efek buruk yang dapat terjadi saat bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh seseorang, terutama bagi anak anak yang masih berusia balita. Dalam kasus ini bakteri e-coli dan juga coliform yang ada dapat menimbulkan penyakit pada seorang balita yang mengonsumsinya.

ini Makanan Bayi Bebiluck ditutup BPOM Mengandung Bakteri E-Coli

Diungkapkan oleh Mohamad Kashuri selaku kepala BPOM wilayah Banten bahwa makanan yang mengandung bakteri tersebut dapat menyebabkan diare. Dengan kasus yang terjadi pada PT Hassan Boga Sejahtera ini, pihak BPOM pun melakukan penutupan sementara dan memberhentikan proses produksi yang ada. Hal ini dikarenakan sang pemilik pabrik tersebut telah melanggar undang undang mengenai izin edar dan syarat keamanan pangan.

Dalam produksi jenis makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat luas, kelayakan makanan tersebut mutlak diperlukan. Hal ini dilakukan demi kesehatan banyak orang dan juga anak anak yang mengonsumsinya. Dengan alasan tersebutlah, pihak BPOM melakukan langkah tegas kepada PT Hassan Boga Sejahtera yang telah menyalahi aturan. Hukuman yang diberikan juga terbilang berat dengan denda milyaran rupiah maupun kurungan penjara.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Putri Fitria

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Diduga Mengandung Bakteri E-Coli, Pabrik Makanan Bayi Bebiluck ditutup BPOM
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti