10 Teknik untuk Membentuk Perilaku Anak yang Baik

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Perilaku anak adalah hasil didikan kita sejak kecil hingga dewasa. Ada 10 cara sederhana yang dapat kita terapkan untuk membentuk perilaku mereka.

Perilaku anak dapat dibentuk sejak dini

Orangtua mana sih yang tak bangga punya anak baik? Perilaku anak yang baik bukanlah anugerah, tapi sesuatu yang bisa dibentuk sejak dini.

Karakter anak bisa berubah karena ditempa oleh peraturan. Memang tidak mudah, karena Anda mungkin mendapat ‘perlawanan’ darinya. Namun percayalah, Anda akan puas dengan hasilnya saat anak telah dewasa.

Inilah beberapa teknik yang bisa Anda terapkan untuk membentuk perilaku anak yang baik.

 1, Membantu anak untuk memahami konsekuensi dari setiap tindakannya

Membiarkan mereka belajar dari pengalaman adalah cara paling efektif untuk membentuk perilaku anak. Mereka jadi belajar untuk mendisiplinkan diri sendiri.

Mereka jadi paham bahwa setiap tindakan ada konsekuensinya. Mereka jadi lebih berhati-hati dalam melangkah. Ia akan terbiasa menghindari tindakan buruk, meski Anda sedang tidak bersamanya.

Misalnya, anak Anda selalu lupa menyimpan kembali mainannya. Suatu saat, sembunyikanlah mainan itu.

Hindari kata-kata, “Apa Mama bilang!” atau “Rasain,” agar anak tidak merasa seperti orang yang sudah jatuh tertimpa tangga.

2, Abaikan kesalahan kecil

Berfokuslah pada hal-hal yang lebih besar. Kesalahan kecil yang dilakukan anak sebaiknya tidak ditanggapi berlebihan, asalkan kesalahan itu:

  • tidak membahayakan keselamatan dirinya atau orang lain
  • tidak merusak benda di sekitar
  • tidak bisa berkembang menjadi problem yang lebih besar

Kesalahan-kesalahan kecil akan hilang dengan sendirinya seiring dengan perkembangan kedewasaan anak.

3, Menarik atau memberikan hak istimewa

Menonton TV setengah jam lebih lama di hari libur, main ke rumah teman sampai sore, adalah beberapa contoh hak “istimewa” anak.

Jika anak membuat kesalahan, Anda bisa mencabut hak istimewa ini. Metode ini cocok diterapkan untuk anak yang telah menginjak usia pra remaja.

Ingatlah untuk mengembalikan kembali hak istimewa anak di saat yang telah disepakati.

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Better Parenting