Manfaat Squat Saat Hamil yang Tak Boleh Bunda Lewatkan

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Squat saat hamil memiliki banyak manfaat yang bisa membantu Bunda menjalani proses persalinan dengan lebih mudah. Apa saja?

Squat saat hamil bisa menjadi alternatif senam yang Bunda lakukan agar tubuh tetap fit dan bugar. Selain itu, olahraga yang dilakukan dengan posisi jongkok - berdiri ini juga memiliki segudang manfaat bagi ibu hamil.

Manfaat squat saat hamil

Berikut ini adalah manfaat squat saat hamil seperti disadur dari Pregnancy Exercise.

1. Meningkatkan kekuatan otot dasar panggul

Semakin sering Bunda melakukan squat saat hamil dengan teknik yang tepat dapat membantu mempersiapkan otot dasar panggul untuk bersalin. Olahraga ini membantu otot dasar panggul menjadi lebih kuat, bahkan efeknya melebihi senam kegel.

Artikel terkait: Apa itu Senam Kegel dan Bagaimana Cara Melakukannya?

2. Mencegah sakit punggung dan panggul

Saat hamil, ligamen di bagian bawah tubuh melonggar karena hormon kehamilan bernama relaxin dan progesteron. Inilah yang menyebabkan ibu hamil mengalami sakit punggung dan panggul.

Squat saat hamil bisa memperkuat otot glute yang berada di bokong yang juga berfungsi mengurangi nyeri di panggul dan punggung bagian bawah.

3. Mempersiapkan tubuh ibu untuk bersalin

Posisi squat mirip dengan posisi ketika ibu dalam proses persalinan sehingga olahraga ini juga membantu tubuh ibu bersiap untuk proses persalinan. Squat bisa membuat tubuh bayi turun lebih rendah ke area panggul.

4. Lebih kuat menghadapi persalinan

Squat saat hamil menguatkan otot kaki yang membuat Bunda menjadi lebih kuat menghadapi kontraksi saat persalinan berlangsung. Pelvis juga terbuka lebih lebar sehingga bayi memiliki ruang lebih luas agar bisa mudah keluar dari jalan lahir.

5. Bonus bokong yang aduhai

Olahraga squat terbukti membentuk bokong menjadi lebih seksi dan indah. Tentunya ini menjadi bonus buat Bunda.

Faktor yang membuat ibu harus menghindari squat saat hamil

Meski squat saat hamil memiliki banyak manfaat, namun Bunda harus menghindari olahraga satu ini jika mengalami hal-hal berikut:

1. Posisi bayi sungsang

Bila posisi bayi sungsang, sebaiknya Bunda tidak melakukan squat. Squat bisa membuat bayi makin turun ke bawah. Disarankan untuk mengubah posisi bayi terlebih dahulu sebelum melakukan squat lagi.

Artikel terkait: 6 Cara Mengatasi Bayi Sungsang Tanpa Bantuan Medis

2. Nyeri atau sakit

Jika Bunda merasakan sakit saat melakukan squat, sebaiknya hentikan segera. Konsultasikan dengan instruktur senam mengenai teknik yang benar melakukan squat saat hamil.

Bunda juga bisa melakukan posisi senam lain yang tidak membuat Bunda kesakitan.

3. Alasan medis

Pada kehamilan yang berisiko dan memiliki komplikasi, sebaiknya jangan melakukan squat karena bisa membuat ibu melahirkan secara prematur.

***

Olahraga saat hamil memang disarankan agar bayi dan ibu menjadi lebih sehat. Berikut adalah video squat saat hamil yang bisa Anda praktekkan di rumah.

Semoga bermanfaat ya Bunda!

 

Baca juga:

Olahraga untuk Ibu Hamil

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Kehamilan