Mampukah Pria Macho Menjadi Ayah Idaman?

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Apakah para pria juga sama seperti kaum wanita, terlahir dengan insting menjadi orangtua dan memiliki sisi lembut seorang ayah /ibu?

Pria macho yang tampak galak bukan berarti nggak bisa jadi ayah yang baik.

Pria macho yang tampak galak bukan berarti nggak bisa jadi ayah yang baik.

Pria itu bertato, berotot, berewokan, tinggi besar. Jika berbicara selalu tegas dan cenderung kasar. Tapi toh ada saja wanita yang jatuh cinta pada mereka dan menikahinya. Lalu apa yang selanjutnya akan terjadi ketika mereka menjadi seorang ayah?

Apakah semua pria, bahkan yang tampak sangar (bahasa Jawa dari kata ‘macho’) sekalipun, bisa menjadi ayah? Dan bagaimanakah mereka akan bersikap kepada anak-anak? Jika penampilan luarnya saja sudah mengerikan, bukan tidak mungkin mereka akan menyakiti anak-anak mereka sendiri.

Bisakah pria macho jadi ayah yang baik?

Menurut sebuah artikel di The Strait Times, level testosteron pada pria menurun ketika mereka menjadi seorang ayah. Hal ini terungkap lewat sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat.

Penemuan ini merupakan jawaban bagi apa yang dipercayai kaum pria selama ini, bahwa maskulinitas mereka berkurang ketika menjadi ayah. Namun menurunnya maskulinitas justru merupakan sebuah pertanda baik dalam hal pengasuhan anak (parenthood).

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Pernikahan