8 Makanan Saat Promil yang Harus Dikonsumsi dan Dihindari

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Makanan saat promil sangat menentukan keberhasilan Anda untuk memiliki anak. Simak makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh Anda konsumsi berikut ini.

Selain faktor genetik dan kondisi tubuh, kesehatan sel telur perempuan juga ditentukan oleh apa yang dimakannya. Karena itu saat promil (program hamil), ia harus menjaga asupan makanan agar bisa hamil.

Makanan saat promil yang sehat dengan nutrisi seimbang dapat menurunkan tingkat stres. Stres sering menjadi penyebab kegagalan promil.

Oleh sebab itu, makanan saat promil harus diperhatikan kandungannya, baik makanan untuk suami maupun istri.

Artikel Terkait: 9 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pasangan yang Sulit Memiliki Anak

Dilansir dari foxnews, berikut ini adalah daftar makanan saat promil yang harus dikonsumsi maupun dihindari jika ingin promil Anda berhasil.

Makanan saat promil yang harus dikonsumsi

1. Produk olahan susu dengan lemak utuh

Penelitian mengungkapkan bahwa perempuan yang mengonsumsi satu porsi atau lebih produk olahan susu dengan lemak utuh dalam sehari memiliki tingkat kegagalan ovulasi 27% lebih rendah. Sedangkan perempuan yang mengkonsumsi produk olahan susu rendah lemak, malah dua kali lebih berisiko gagal dalam pembuahan.

Selain itu, susu juga diperkaya dengan vitamin D yang bermanfaat dalam memproduksi hormon seksual. Jadi, jika ingin promilnya berhasil, ucapkan selamat tinggal pada susu skim yang encer serta keju dan yogurt rendah lemak.

2. Karbohidrat tinggi serat

Karbohidrat tinggi serat yang lebih lambat dicerna tubuh ternyata sangat bermanfat untuk meningkatkan kesuburan. Makanan mengandung karbohidrat tinggi serat ini contohnya adalah gandum utuh, bayam, oatmeal, dan beras tumbuk.

Makanan mengandung karbohidrat tinggi serat dapat menurunkan kadar beban glikemik dalam tubuh Anda sehingga kesempatan untuk hamil bisa lebih besar.

3. Kacang polong dan lentil

Penelitian menunjukkan bahwa protein nabati bermanfaat dalam meningkatkan kesuburan. Selain itu, protein yang berasal dari tumbuhan seperti kacang polong dan lentil jauh lebih sehat karena mengandung lebih sedikit kalori.

Kacang polong juga merupakan sumber zat besi yang berperan dalam proses ovulasi yang normal. Jadi, mulai sekarang, tambahkan kacang-kacangan seperti lentil dan kacang polong ke dalam menu harian Anda agar usaha Anda memiliki anak lebih cepat membuahkan hasil.

4. Kacang tanah dan biji-bijian

Kacang tanah, pistachio, dan biji-bijian seperti wijen bisa meningkatkan peluang keberhasilan promil Anda. Makanan ini mengandung coenzyme Q10 (CoQ10), zat antioksidan yang beperan dalam produksi energi sel di dalam tubuh, termasuk sel telur.

Penelitian awal tentang antioksidan menunjukkan, zat yang satu ini bisa meningkatkan mobilitas sperma dan kualitas sel telur. Kacang-kacangan juga kaya akan zinc yang berfungsi pada produksi sperma dan ovulasi.

Makanan lain sumber antioksidan bisa Anda dapatkan dari minyak canola dan daging ikan.

5. Ikan salmon

Kekurangan vitamin D bisa membuat Anda mengalami kemandulan. Karenanya, makanan yang kaya akan vitamin D seperti salmon sangat disarankan untuk dikonsumsi saat sedang promil.

Selain vitamin D, salmon juga kayak akan omega 3 dan asam lemak yang sehat, sehingga mendorong aliran darah ke rahim untuk meningkatkan kesuburan.

Studi yang dilakukan oleh Universitas North Carolina menemukan bahwa vitamin D bisa memperbaiki mood dan mendorong terjadinya reproduksi. Vitamin D juga berperan dalam menyiapkan rahim sebagai tempat menempel embrio janin.

Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan komplikasi kehamilan seperti diabetes gestasional dan hipertensi.

Artikel Terkait: Mengenal Diabetes Gestasional pada Ibu Hamil

Makanan saat promil yang harus dihindari

1. Lemak trans

Lemak trans bisa menyebabkan inflamasi yang memicu terjadinya endometriosis dan kemandulan. Selain itu, lemak trans memengaruhi ovulasi, produksi hormon dan pembuahan.

Sebuah studi menemukan bahwa peningkatan 2% konsumsi lemak trans pada seporsi menu karbohidrat berkaitan dengan peningkatakan 73% risiko kemandulan indung telur. Lemak trans juga membuat sperma kesulitan membuahi sel telur dan embrio susah menempel di dinding rahim.

Oleh sebab itu, lemak trans termasuk ke dalam makanan yang harus Anda hindari saat promil. Contoh makanan yang mengandung lemak trans ialah donat kemasan, krimer tanpa lemak, atau roti buatan supermarket yang menggunakan setengah minyak sayur.

Baca dengan teliti kemasan makanan yang Anda beli, apakah di dalamnya mengandung lemak trans atau tidak.

2. Karbohidrat tinggi gula

Karbohidrat tinggi gula dapat memicu tingginya kadar beban glikemik (BG) dalam tubuh Anda. Sebuah studi menyebutkan perempuan yang memiliki BG paling tinggi memiliki risiko 92% mengalami kemandulan dibandingkan  mereka yang memiliki kadar BG sangat rendah.

Oleh sebab itu, makanan saat promil yang harus Anda hindari adalah makanan manis mengandung karbohidrat seperti roti putih, beras putih, kue, hingga minuman manis yang bisa membuat proses ovulasi mengalami kegagalan.

Sebaliknya, perbanyak karbohidrat tinggi serat. Jika Anda tidak bisa melepaskan makanan manis, setidaknya Anda bisa mengurangi konsumsi makanan tersebut.

Imbangi dengan konsumsi kayu manis agar lebih sehat. Penelitian menyebutkan bahwa, kayu manis bisa menyeimbangkan kadar gula darah.

3. Daging

Daging sapi dan babi bisa membuat program hamil Anda menjadi gagal. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa konsumsi tinggi dari protein hewani bisa membalikkan kondisi kesuburan.

Anda masih tetap bisa mengkonsumi daging dengan jumlah yang dibatasi. Perbanyak sayuran yang mengandung omega 3 untuk mengimbanginya.

Semoga bermanfaat.

 

Baca juga:

Makanan Ibu Sebelum Hamil Mempengaruhi Kesehatan Bayi Seumur Hidup

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Perencanaan kehamilan