9 Makanan untuk Menunda Kehamilan secara Alami, Apa Saja?

9 Makanan untuk Menunda Kehamilan secara Alami, Apa Saja?

Ingin menunda kehamilan? Parents bisa mencoba mengonsumsi makanan yang diyakini sebagai pencegah kehamilan. Makanan apa saja itu? Yuk kita simak!

Merencanakan kehamilan bukan saja menyiapkan kehamilan (program hamil), tapi juga menunda kehamilan dan mengatur jarak kelahiran antar anak. Jika Anda termasuk yang ingin menunda, tak ada salahnya mencoba mengonsumsi makanan pencegah kehamilan.

menunda kehamilan

Banyak alasan yang membuat pasangan suami istri ingin menunda kehamilan. Mulai dari kesiapan mental hingga finansial. Terlebih lagi di masa pandemi seperti sekarang yang memang dianjurkan untuk menunda kehamilan dahulu.

Selain dengan KB, Parents juga bisa mengonsumsi makanan tertentu sebagai pencegah kehamilan alami. Namun, jika pasutri yang ingin hamil sebaiknya juga mengetahui jenis makanan ini supaya dapat menghindarinya.

Berikut 9 Makanan Pencegah Kehamilan yang Alami

1. Jahe

9 Makanan untuk Menunda Kehamilan secara Alami, Apa Saja?

Sebagai tanaman herbal yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, jahe juga dapat melancarkan menstruasi. Oleh karena itu, jahe dipercaya dapat menjadi makanan pencegah kehamilan. Campuran air jahe dengan dengan madu dapat dikonsumsi setiap hari untuk menjaga kesehatan sekaligus dipercaya dapat menunda kehamilan.

Jika memang tidak berencana hamil, dianjurkan untuk minum teh racikan teh jahe kental setiap hari setelah berhubungan seksual tanpa alat kontrasepsi.

2. Pepaya

9 Makanan untuk Menunda Kehamilan secara Alami, Apa Saja?

Buah yang sering digunakan sebagai pencahar ini memiliki kandungan enzim bernama papain. Enzim ini dipercaya dapat menekan progesteron sehingga dapat menurunkan peluang kehamilan setelah berhubungan intim. Perlu diingat, buah pepaya yang dikonsumsi untuk mencegah kehamilan adalah buah pepaya yang belum masak alias masih mentah.

Suami juga bisa memakan pepaya untuk mengurangi jumlah sperma. Jangan khawatir, begitu suami berhenti mengonsumsi pepaya, jumlah sperma akan kembali normal.

3. Nanas

bolehkah ibu menyusui makan nanas

Buah berwarna kuning yang menjadi rumah Spongebob ini sudah lama terkenal sebagai pencegah kehamilan. Nanas dipercaya sebagai agen pencegahan implantasi, abortifasien, dan bersifat embriotoksik. Sama seperti pepaya, nanas yang dipercaya dapat mencegah kehamilan adalah nanas muda. 

Jika sperma terlanjur masuk, nanas muda bisa dikonsumsi selama 2-3 hari setelah berhubungan seks. Nanas bahkan ampuh mencegah kehamilan setelah terlambat datang bulan karena dapat melunakkan mulut rahim jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Artikel Terkait: 7 Mitos tak masuk akal tentang mencegah kehamilan, Bunda percaya?

4. Makanan Pencegah Kehamilan: Aprikot

makanan pencegah kehamilan

Pasutri bisa memanfaatkan buah yang rasanya mirip leci ini untuk mencegah kehamilan. Konsumsi buah aprikot kering segera setelah melakukan hubungan intim. Jika pembuahan sudah terlanjur terjadi, aprikot tidak akan memberikan khasiat apapun. 

Caranya, rebus campuran 100 gram aprikot kering, dua sendok makan madu dan secangkir air selama 20 menit dan minumlah secara rutin. Atau bisa juga mengonsumsi 5 sampai 10 biji buah aprikot sehari setelah berhubungan seksual sampai mendapatkan menstruasi.

5. Kayu Manis

manfaat rempah

Selain jahe, rempah yang satu ini juga dapat dijadikan salah satu alternatif pencegah kehamilan. Kayu manis dipercaya dapat merangsang kontraksi rahim dan dapat memperlancar menstruasi, sehingga dipercaya ampuh untuk mencegah kehamilan.

Perlu diingat, kayu manis tidak berfungsi secara instan. Jadi harus dikonsumsi secara teratur untuk jangka waktu yang lama

Artikel Terkait: Ejakulasi di luar saat bercinta, seberapa efektif untuk mencegah kehamilan?

6. Ubi Liar

makanan pencegah kehamilan

Makanan pencegah kehamilan selanjutnya adalah ubi liar atau disebut juga ubi hutan atau uwi. Ubi liar dapat membantu meringankan kram menstruasi, kejang, nyeri rahim, dan nyeri ovarium terutama karena sifat antispasmodic. 

Tanaman yang satu ini dipercaya sebagai progesteron sintetik seperti yang digunakan dalam pil KB. Progesteron merupakan hormon yang sangat penting dalam masa kehamilan, tapi dalam dosis yang tinggi progesteron dapat mencegah terjadinya ovulasi.

7. Daun Neem

9 Makanan untuk Menunda Kehamilan secara Alami, Apa Saja?

Daun neem merupakan tanaman herbal yang terkenal dari India dan dipercaya sebagai ramuan anti kesuburan. Ekstrak daun neem dipercaya dapat menghambat fungsi reproduksi, terutama pada laki-laki. Daun neem dipercaya dapat mencegah pembentukan sperma sehingga efektif untuk mencegah kehamilan.

Cara menggunakannya adalah dengan menyuntikkan minyak neem atau mimba, ke dalam rahim. Ini akan bekerja membunuh sperma dalam waktu 30 detik. Sedangkan tablet mimba sendiri dapat meningkatkan sterilitas sementara pada laki-laki.

8. Makanan Pencegah Kehamilan: Daun Peterseli

9 Makanan untuk Menunda Kehamilan secara Alami, Apa Saja?

Peterseli yang biasa kita pakai di dapur ternyata juga dapat mencegah kehamilan, lho. Mengonsumsi peterseli dalam jumlah banyak dipercaya dapat menyebabkan kontraksi uterus. Hal yang penting untuk diketahui adalah bahwa peterseli dapat mencegah kehamilan tanpa menimbulkan efek samping.

9. Buah Ara

makanan pencegah kehamilan

Dikenal dapat meningkatkan sirkulasi darah, buah ara atau buah tin juga dapat digunakan sebagai salah satu metode pengendalian kehamilan terbaik. Caranya yaitu dengan mengonsumsi 2-3 buah ara kering sehari setelah melakukan hubungan intim. Namun, jangan makan berlebihan, karena dapat menyebabkan perut menjadi buncit.

Itulah 9 macam makanan pencegah kehamilan untuk para pasutri yang sedang menunda kehamilan. Pastikan untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan, karena segala yang berlebihan tentu tidak baik.

Sumber: Dokter Sehat

Baca Juga:

Kehamilan tak direncanakan, jadi kejutan atau beban ?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner