Makan cuka saat hamil, amankah untuk Bumil dan janin? Ini penjelasannya

lead image

Aman nggak sih konsumsi makanan yang mengandung cuka saat sedang hamil? Yuk simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Banyak makanan khas Indonesia yang menggunakan cuka sebagai penambah cita rasanya. Seperti asinan dan rujak buah. Namun, bolehkah makan cuka saat hamil?

Di Aplikasi theAsianparent, kami menerima pertanyaan dari seorang ibu hamil yang merasa ragu untuk makan asinan atau manisan yang mengandung cuka. Dia takut untuk makan cuka saat hamil.

Berikut ini kami berikan ulasannya untuk Anda.

Bolehkah makan cuka saat hamil?

makan cuka saat hamil

Dilansir dari Momjunction, menurut American Pregnancy Association, cuka tidak termasuk dalam daftar makanan yang berbahaya untuk dikonsumsi Bumil. Hal ini berarti bahwa, Anda dapat dengan aman mengonsumsi sejumlah cuka saat sedang hamil.

Namun, karena tidak ada batasan atau dosis yang aman, penting untuk terlebih dahulu berbicara dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi cuka atau makanan dengan tambahan cuka. 

Manfaat konsumsi cuka saat hamil

makan cuka saat hamil

1. Meredakan mual

Beberapa Bumil kerap menambahkan setetes cuka apel pada menu sarapan untuk meredakan mual. Mengonsumsi sedikit larutan cuka setiap pagi, memang akan membantu Anda menghilangkan mual.

Untuk mendapatkan kalsium tambahan, Anda bisa merendam beberapa potongan tulang yang sudah dimasak, ke  dalam cuka sari apel. Ini membantu melepaskan kalsium dari tulang ke dalam cairan cuka. Konsumsi cuka dalam batas wajar juga akan memberi bayi Anda kandungan kalsium tambahan, yang bisa membantu pembentukan dan penguatan tulang dan gigi pada bayi Anda.

2. Sumber Antioksidan 

Cuka mengandung antioksidan tinggi yang sangat baik untuk Anda saat Anda hamil. Antioksidan yang terkandung dalam cuka akan melindungi sel-sel Anda dari kerusakan yang mungkin terjadi akibat radikal bebas.

Makan cuka saat hamil, amankah untuk Bumil dan janin? Ini penjelasannya

Selain itu, memiliki lebih banyak antioksidan dalam tubuh saat Anda hamil, akan membantu melindungi Bumil dan janin dari stres oksidatif (stres akibat penumpukan radikal bebas).

3. Penyedap rasa alami

Saat Anda hamil asupan natrium harus terkontrol. Asupan natrium Bumil dalam kadar yang disarankan, yaitu 2.300 mg per hari. Jika Anda mengonsumsi natrium berlebihan, ini dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi Anda dan bayi Anda, 

Natrium ini biasanya terdapat dalam garam dan penyedap rasa. Oleh sebab itu, saat hamil Anda baiknya menggunakan penyedap rasa alami, seperti cuka.

Artikel terkait:  Makan cuka saat hamil, amankah untuk Bumil dan janin? Ini penjelasannya

Hal yang harus diperhatikan jika Bumil ingin mengonsumsi cuka 

makan cuka saat hamil

  • Sebaiknya, hindari konsumsi cuka di masa awal kehamilan Anda. Cuka memiliki kandungan asam yang tinggi, dan dapat menyebabkan mulas atau meningkatkan rasa mual.
  • Jika Anda mengalami peningkatan rasa mualsetelah makan cuka, hentikan atau batasi asupan cuka selama beberapa waktu.
  • Meskipun beberapa jenis cuka memiliki manfaat bagi kehamilan, namun jika dikonsumsi setiap hari, dapat menyebabkan beberapa masalah gigi, termasuk erosi enamel gigi Anda. Menderita masalah kesehatan mulut  saat Anda hamil, dapat berdampak buruk bagi kesehatan bayi Anda, bahkan dapat menyebabkan persalinan dini.
  • Cuka beras dan cuka apel adalah yang paling bermanfaat bagi Bumil.
  • Sebelum mengonsumsi cuka jenis apapun, pastikan cuka tersebut sudah melalui proses pasteurisasi (pemanasan) untuk mencegah parasit.

Itulah penjelasn tentang konsumsi cuka saat hamil. Semoga bermanfaat ya, Bunda.

Baca juga:

5 Manfaat cuka apel untuk kesehatan yang menakjubkan!

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.