Penelitian: Kurang makan buah bikin wanita sulit hamil

Penelitian: Kurang makan buah bikin wanita sulit hamil

Buat Anda yang sedang promil, cobalah untuk konsumsi lebih banyak buah.

Bunda sedang menjalani program hamil? Cobalah untuk makan buah agar cepat hamil. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal Human Reproduction menemukan bahwa pilihan makanan dapat memengaruhi kesuburan.

Artikel terkait: 5 buah ini bisa berbahaya dikonsumsi ibu hamil, Bumil wajib tahu!

Makan buah agar cepat hamil

makan buah agar cepat hamil 2

Para ilmuwan Australia menemukan bahwa wanita yang makan kurang dari tiga potong buah dalam sebulan membutuhkan 50% lebih lama untuk hamil daripada mereka yang makan buah tiga kali atau lebih dalam sebulan.

Penelitian ini juga sekaligus melihat hubungan antara fast food dengan kehamilan. Wanita yang jarang mengonsumsi makanan cepat saji akan hamil sebulan lebih cepat dibandingkan wanita yang makan fast food empat kali atau lebih dalam seminggu.

Tidak seperti penelitian sebelumnya yang berfokus pada pasangan mengalami ketidaksuburan, penelitian baru ini memilih para wanita yang sedang hamil sebagai respondennya.

“Penelitian ini berbeda karena kami mengajak para wanita yang sedang berada di awal masa kehamilan dan menanyakan tentang diet promil mereka dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk bisa hamil,” ujar profesor Claire Roberts, peneliti senior di bidang pediatri dan kesehatan reproduksi di The University of Adelaide di Australia.

diet untuk PCOS

Kaitan antara gizi dan kehamilan 

Sekitar 5.958 ibu hamil yang menjadi subjek dalam penelitian ini menanyakan soal makanan apa yang boleh dimakan saat hamil pada pemeriksaan awal di dokter kandungan. Sejumlah 8% di antaranya (468 orang) dianggap tidak subur alias membutuhkan lebih dari satu tahun untuk bisa hamil. sedangkan 39% (2,204 orang) hamil dalam waktu satu bulan.

Saat para peneliti melihat dampak diet pada ketidaksuburan, mereka menemukan bahwa pada wanita yang asupan buahnya rendah, risiko ketidaksuburan meningkat dari 8% menjadi 12%. Begitu pula dengan mereka yang mengonsumsi makanan cepat saji empat kali atau lebih dalam seminggu, risiko ketidaksuburannya meningkat dari 8% menjadi 16%.

“Temuan ini menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan berkualitas baik seperti buah-buahan dan meminimalkan makanan cepat saji akan meningkatkan kesuburan dan mempercepat promil,” ujar Claire menambahkan.

Bunda yang sedang mengandung maupun promil bisa membuktikan kebenaran penelitian makan buah agar cepat hamil. Caranya adalah dengan mengingat makanan-makanan apa saja yang banyak dikonsumsi sebelum Bunda akhirnya mengandung.

Melanie McGrie, seorang ahli gizi kesuburan, mengatakan, “Saya sering melihat banyak wanita yang salah mengira bahwa mereka harus menghindari buah demi membantu mereka cepat hamil. Penelitian ini membuktikan bahwa konsumsi buah bukan saja aman, namun bermanfaat bagi sebagian besar wanita untuk mengoptimalkan kesuburan mereka.”

Penelitian: Kurang makan buah bikin wanita sulit hamil

Kenali Tanda-Tanda Awal Kehamilan

Gejala awal kehamilan untuk setiap orang bisa berbeda-beda, tetapi umumnya, jika Bunda hamil, Bunda akan merasa mual, lelah, dan lain-lain. Kehamilan bisa diketahui dengan tes dengan dilanjutkaan dengan pemeriksaan ke dokter. Namun, sebelum itu Bunda perlu mengetahui beberapa gejala kehamilan berikut ini, seperti dirangkum Mayo Clinic.

1. Telat menstruasi
Jika Bunda berada di usia subur dan telat menstruasi selama satu minggu atau lebih, kemungkinan besar Bunda hamil. Namun, gejala ini bisa menyesatkan jika Bunda memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur.

2.Payudara yang bengkak
Di awal kehamilan, perubahan hormon mungkin membuat payudara sensitif dan sakit. Ketidaknyamanan akan berkurang setelah beberapa minggu karena tubuh mulai menyesuaikan diri dengan perubahan hormon.

3. Mual dengan atau tanpa muntah
Morning sickness, yang dapat menyerang kapan saja di siang atau malam hari, seringkali dimulai satu bulan setelah BUnda hamil. Namun, beberapa wanita merasa mual lebih awal dan beberapa tidak pernah mengalaminya. Mual ini juga disebabkan oleh perubahan hormon karena kehamilan.

4. Peningkatan buang air kecil
Bunda mungkin lebih sering buang air kecil dari biasanya. Jumlah darah dalam tubuh meningkat selama kehamilan, menyebabkan ginjal memproses cairan ekstra yang berakhir di kandung kemih dan menyebabkan Bunda sering buang air kecil.

5. Kelelahan
Kelelahan juga gejala awal kehamilan yang sering dialami perempuan. Selama awal kehamilan, kadar hormon progesteron melambung – yang mungkin membuat Bunda merasa mengantuk.

 

Referensi: Everyday Health, Independent

Baca juga:

Suka makan mangga saat hamil? Ini manfaatnya bagi ibu dan janin

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner