Benarkah makan ayam goreng saat hamil bikin penis bayi mengecil?

lead image

Penelitian berikut ini menjawabnya.

Saat hamil, asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh ibu memang harus lebih diperhatikan. Hal ini karena akan membawa pengaruh langsung pada janin yang dikandung. Salah satu isu yang banyak dipercayai orang adalah makan ayam goreng saat hamil bisa membuat bayi lahir dengan kondisi penis kecil. 

Bisa jadi isu ini muncul akibat penggunaan antibiotik dan suntikan hormon pada ayam negeri untuk mempercepat proses kembang biak. Plus, efeknya bila masuk ke tubuh manusia. Maka itu wanita hamil disarankan untuk berhati-hati.

Benarkah makan ayam goreng saat hamil membuat penis bayi kecil?

src=https://assets sg.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/12/2018/02/buried penis 2.jpg Benarkah makan ayam goreng saat hamil bikin penis bayi mengecil?

Kepercayaan aneh ini berasal dari Amerika Serikat. Di sana ada sebuah festival kompetisi makan ayam goreng yang diselenggarakan setiap tahun, namun wanita hamil dilarang menghadiri acara ini apalagi mengikuti lombanya.

Alasannya, sebuah penelitian yang pernah dilakukan menyebut bahwa makan ayam goreng saat hamil bisa menyebabkan masalah kesehatan pada bayi. Yakni penis kecil dan pembuluh darah arteri yang tersumbat saat bayi lahir.

Penelitian yang dijadikan landasan argumen tersebut sebenarnya bukan studi tentang dampak makan ayam goreng selama kehamilan. Fokus utama studi iu sebenarnya adalah dampak paparan zat kimia phthalate pada ibu hamil terhadap bayi yang dikandungnya. 

Secara spesifik penelitian ini mengkaji bagaimana zat phthalate memengaruhi sistem reproduksi bayi laki-laki, salah satu aspek yang diteliti ialah ukuran penis bayi.

Bahaya zat kimia phthalate pada ibu hamil dan bayi

Phthalate adalah zat kimia yang digunakan untuk melembutkan wadah berbahan plastik, sehingga mudah dibentuk dan bisa diisi seusai kebutuhan. Zat ini bisa ditemukan dalam berbagai produk dengan kemasan plastik. Seperti produk kecantikan, bahkan botol dan mainan bayi

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/10/44.png Benarkah makan ayam goreng saat hamil bikin penis bayi mengecil?

Penelitian tersebut mengonfirmasi bahwa para ibu hamil yang terpapar zat kimia phthalate dalam jumlah besar memiliki risiko tinggi melahirkan bayi dengan penis kecil. Dibandingkan dengan ibu yang mengalami paparan phthalate dalam jumlah kecil, risikonya cenderung lebih rendah.

Hasil penelitian ini juga menjelaskan, paparan phthalates bisa menurunkan level hormon testosteron yang diterima bayi saat dia masih bertumbuh di dalam rahim, sehingga pertumbuhan organ reproduksinya bisa terganggu.

Shanna H. Swan, Ph.D., seorang profesor di Icahn School of Medicine di Mount Sinai merupakan pemimpin dalam studi ini. Menurutnya, kaitan antara makan ayam goreng saat hamil dengan penis kecil pada bayi sangatlah lemah.

Ada banyak cara orang bisa terpapar phthalates, termasuk menggunakan peralatan mandi, makan dari peralatan berbahan plastik, atau konsumsi makanan yang mengandung phthalates.

Apakah makan ayam goreng bisa menyebabkan penyumbatan arteri pada bayi?

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/10/1157001 ayam goreng ayam tepung 780x390.jpg Benarkah makan ayam goreng saat hamil bikin penis bayi mengecil?

Sebuah artikel yang dipublikasikan di jurnal Fetal and Neonatal Edition of Archives of Disease of Childhood menyebutkan sebuah studi terkait hal ini. Penelitian ini mengatakan bahwa dinding arteri pada bayi dengan ibu obesitas atau kelebihan berat badan, cenderung lebih lebar 0,06 milimeter dibandingkan bayi lain. 

Micheal Skilton, peneliti senior di Boden Institute of Obesity, Nutrition, Exercise & Eating Disorders di Australia’s Sydney Medical School mengatakan, “Pelebaran dinding arteri bukan berarti pembuluh darah menjadi tersumbat. Hal ini adalah tanda awal dari gejala atherosclerosis, yang bisa meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke di masa depan.”

Saran bagi para ibu hamil

Shanna H. Swan memberikan saran bagi para ibu yang sedang mengandung: 

  • Konsumsi makanan organik, hindari makanan olahan karena banyak makanan yang diproses atau olahan mengandung phthalates.
  • Hindari penggunaan wadah plastik untuk menyimpan makanan, yang tidak memiliki label food grade.
  • Jangan menghangatkan makanan di wadah plastik, gunakan wadah yang terbuat dari kaca atau beling. Untuk menghindari bahan kimia phthalates keluar dari plastik dan masuk ke dalam tubuh Anda.

 

 

Disadur dari artikel Kevin Wijaya di theAsianparent Singapura

Baca juga:

Hati Ayam Bisa Berbahaya untuk Bayi dan Ibu Hamil

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.