7 Tanda Anda Memiliki Kecerdasan Emosional yang Rendah

lead image

Kecerdasan emosional bisa diasah asal kita mengenali kelemahan kita. 7 tanda di bawah ini membantu kita untuk mengenali level kecerdasan emosional kita.

Banyak orang hanya fokus di satu kecerdasan saja. Namun, menyeimbangkan berbagai aspek kecerdasan akan membuat seseorang jadi pribadi yang lebih baik. Meningkatkan kecerdasan emosional dapat membantu seseorang menggapai kesuksesan di ranah pekerjaan, rumah tangga, dan lingkungan.

Sepanjang kita masih hidup, selalu ada kesempatan untuk meningkatkan kecerdasan kita

Baca juga : 9 Jenis Kecerdasan menurut Howard Gardner

Jika salah satu tanda yang disebutkan di bawah ini cocok dengan kepribadian Anda, maka sekarang saat yang tepat untuk meningkatkannya.

1. Sering merasa orang tak mengerti maksud Kita

Sebelum kesal karena merasa bahwa orang sering tidak memahami kalimat-kalimat Anda, coba instrospeksi diri sendiri terlebih dahulu. Tanya pada diri sendiri apakah bahasa yang digunakan sudah tepat untuk lawan bicara atau belum.

Seseorang dengan kecerdasan emosional yang tinggi akan jujur dan mengenali diri sendiri.

Hal tersebut membuatnya tahu tentang batasan-batasannya. Memaksakan kehendak hanya akan membuat hubungan anda dengan pasangan dan lingkungan Anda semakin buruk.

2. Menyalahkan orang lain atas masalahnya sendiiri

Ketika seseorang mudah menyalahkan orang lain atas masalah yang menimpa dirinya, maka sama saja ia tidak memberikan kesempatan pada diri sendiri untuk berkembang.

Menyalahkan orang lain adalah hal yang mudah. Namun, menyadari kegagalan diri sendiri akan membantu diri kita dalam melatih kecerdasan intelektual.

Belajar dari kegagalan juga akan membuat hidup lebih produktif dan bijak.

3. Tidak dapat “membaca” orang lain

Mengerti bahasa tubuh orang lain di sini adalah kondisi di mana seseorang dapat mengerti maksud orang lain tanpa perlu banyak kata. Jika seseorang sering tak mengerti “kode” dari orang lain, bisa jadi ia termasuk orang dengan kecerdasan emosional yang rendah.

4. Sering kecewa karena orang lain karena tidak mengerti maksud Anda

Jangan berharap bahwa orang akan mengerti maksud kita jika hanya disampaikan dengan metode sesuai bidang kita. Jika sedang bicara dengan orang lain, posisikan bahwa kita sedang berbicara sesuai level pengetahuan orang tersebut.

5. Sering terkejut ketika mengetahui sesuatu tentang orang lain

Bagian dari perkembangan kecerdasan emosional adalah mampu untuk mengenali pola, kata-kata, dan perilaku. Memprediksi pikiran dan gerak seseorang dapat membantu kita untuk mengasah kemampuan sosialisasi.

6. Tidak punya empati

Seseorang yang memiliki empati akan dapat mengerti perasaan orang lain. Dengan itu, ia akan mempertimbangkan efek dari sikap dan ucapannya pada orang lain.

Jika merasa bahwa banyak orang marah pada kita tanpa mengerti sebabnya, maka kita harus segera mempertajam kecerdasan emosional lagi.

7. Sulit untuk menjalin hubungan dekat dengan orang lain

Kebersamaan tidak hanya soal fisik, namun juga emosional. Hal ini akan membuat pasangan merasa bahwa Anda menemaninya dengan sepenuh jiwa dan raga.

Memiliki hubungan pertemanan dan kekerabatan yang dekat dengan orang lain juga jadi tanda bahwa anda memiliki kecerdasan emosional yang baik.

Tanpa kecerdasan emosional yang memadai, akan sulit bagi kita untuk dapat menjalin hubungan yang baik dengan sesama. Jika ada yang merasa memiliki beberapa poin kurangnya kecerdasan emosional di atas, pintu untuk berubah masih terbuka lebar di depan Anda.

 

Referensi : inc.com

Baca juga:

5 Topik Diskusi Untuk Menghangatkan Hubungan Suami Istri