Lesung Pipi pada Bayi Bisa Dibuat Sendiri, Mitos atau Fakta?

Lesung Pipi pada Bayi Bisa Dibuat Sendiri, Mitos atau Fakta?

Lesung pipi memang membuat wajah seseorang jadi memiliki ekspresi yang lebih jelas. Namun, Parents juga perlu tahu tentang mitos dan fakta lesung pipi.

Pada dasarnya, lesung pipi atau lesung pipit adalah lekukan pada permukaan wajah yang terlihat ketika sedang berbicara atau tersenyum. Banyak orang beranggapan bahwa lesung pipit memang membuat seseorang menjadi lebih rupawan.

Senyum yang merekah akan menjadi lebih menawan jika ada lesung pipitnya. Begitu juga dengan si kecil, rasanya terlihat lebih menggemaskan jika memiliki lesung pipit. Hal ini membuat sejumlah orangtua ingin anak mereka punya lesung pipi, bahkan hingga melakukan beragam cara untuk membuatnya.

lesung pipi

Artikel Terkait: Merawat Tubuh Bayi Tak Boleh Pakai Sembarang Produk, Perhatikan Hal-Hal Berikut Ini

Akan tetapi, benarkah lesung pipit bisa dibuat sendiri?

Bagaimana Cara Membuat Lesung Pipi pada Buah Hati?

Sayangnya, beberapa cara yang beredar di masyarakat terkait cara pembuatan lesung pipit, hanyalah mitos. Berikut ini beberapa contoh mitosnya.

Mitos Membuat Lesung Pipi

1. Menggunakan Bawang Merah

Penggunaan bawang merah menjadi salah satu dari sekian banyak cerita tentang pembuatan lesung pipit. Cara membuat lesung pipit dari bawang merah cukup mudah.

Parents hanya perlu memotong ujung bawang merah sampai mengeluarkan getahnya lalu gosokkan di pipi buah hati secara memutar dan perlahan. Banyak orangtua zaman dulu yang melakukan ini pada anaknya supaya bisa membuat lesung pipit meski efeknya belum terbukti secara ilmiah.

2. Menggunakan Cabai

Penggunaan cabai untuk pembuatan lesung pipit pasti terdengar cukup ekstrem. Namun, ada banyak orangtua yang menyarankan cabai untuk membuat lesung pipit pada buah hati.

Cara penggunaannya cukup mirip dengan bawang merah. Parents hanya perlu menggosok ujung runcing cabai pada pipi buah hati secara memutar.

Fakta Tentang Lesung Pipi

lesung pipi

Terlepas dari segala cerita mitos tentang cara membuat lesung pipi seperti di atas, ada fakta-fakta yang sebenarnya bisa mengubah pandangan Parents terhadap fenomena ini. Berikut penjelasannya.

1. Kelainan Genetik

Sebenarnya, lesung pipit adalah kelainan otot wajah yang kemungkinan besar bersifat genetik. Jadi, jika Parents memiliki lesung pipit, buah hati akan memiliki potensi yang besar untuk memilikinya pula. 

Bentuk lesung pipit salah satunya disebabkan oleh otot zygomaticus. Otot ini membantu manusia untuk membentuk ekspresi di wajah dengan lebih jelas ketika sedang tersenyum atau berbicara. 

Pada orang tanpa lesung pipit, otot zygomaticus terhubung sempurna dari tulang pipi sampai ujung bibir. Namun, pada orang yang memiliki lesung pipi, otot penghubung ini kemungkinan terbelah menjadi dua.

2. Jumlah Orang dengan Lesung Pipit

Walaupun lesung pipit banyak disukai dan didambakan oleh banyak orang, faktanya hanya ada sedikit manusia yang dianugerahi beauty mark seperti ini. Persentase pemilik lesung pipit hanya sekitar 20 persen dari total seluruh manusia yang ada di dunia ini. 

3. Lesung Pipit saat Bayi Bisa Hilang saat Dewasa

lesung pipi

Tahukah Parents bahwa presentase bayi dengan lesung pipi lebih besar dibandingkan dengan orang dewasa? Pada bayi, lesung pipi bisa terbentuk dengan adanya tumpukan lemak di wajah, yang setelah dewasa bisa menghilang. 

Sebaliknya, ada juga kasus di mana seseorang tidak memiliki lesung pipi sedari kecil, tapi tiba-tiba muncul setelah dewasa.

4. Mitos tentang Pembuatan Lesung Pipi

Ada banyak sekali cerita mitos tentang pembuatan lesung pipit menggunakan cabai atau bawang merah. Ahli bedah plastik, Joel Pessa, dari University of Texas Health Science Center menyatakan bahwa lesung pipi terbentuk secara alami.

Artinya, mitos yang sudah disebutkan di atas tidak bisa diandalkan untuk bisa mendapatkan lesung pipit pada buah hati.

Kegiatan menempelkan cabai pada wajah buah hati justru bisa berbahasa. Pedasnya cabai mungkin saja bisa memberikan pengaruh panas pada pipi anak sehingga ia merasa tidak nyaman.

Artikel Terkait: 7 Mitos dan Kebiasaan Salah Dalam Merawat Bayi

lesung pipi

5. Cara Membuat Lesung Pipi yang Sesungguhnya 

Lesung pipit tentu bisa dibuat dengan cara melakukan prosedur bedah plastik. Prosedurnya mudah dan simpel, sehingga memberikan kepuasan tinggi terhadap pelanggan.

Sebelum melakukan prosedur bedah plastik, pasien diminta untuk menentukan lokasi lesung pipit yang diinginkan. Operasi ini sederhana, sehingga hanya membutuhkan bius lokal.

Dokter akan mengambil sayatan melingkar pada areal yang diinginkan pasien menjadi lesung pipit. Lapisan mukomuskular di bagian pipi akan diambil beserta sisi membran mukosa, dengan tujuan untuk membuat lekukan di pipi.

Walaupun sederhana, ada beberapa risiko terkait operasi bedah plastik untuk pembuatan lesung pipit. Seperti pembengkakan, perdarahan, infeksi, dan lain-lain.

Risiko pembengkakan yang terjadi bisa sembuh sendiri dalam waktu beberapa hari. Ada juga risiko infeksi yang disebabkan jahitan yang terlalu kencang. Namun, persentase untuk kasus ini sangat rendah. 

Persepsi banyak orang tentang lesung pipit memang terkadang membuat orangtua menjadi terobsesi. Namun, penting sekali untuk tetap berhati-hati, agar tindakan yang dilakukan tidak melukai atau membahayakan buah hati.

Lagi pula, meski tanpa lesung pipi, si kecil juga tetap terlihat menggemaskan, ya?

Sumber: docdoc.com, Kompas

Baca Juga:

5 Mitos perawatan bayi baru lahir yang tidak benar menurut dokter

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner