Mengapa Kutu Rambut Jadi Perhatian Guru di Belanda?

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Bagi kita, kutu rambut adalah masalah pribadi. Namun ternyata di Belanda, sekolah memeriksa kepala anak dan menyurati orangtua bila ditemukan kutu rambut.

Kutu rambut mudah menular sehingga seringkali dijumpai pada anak-anak.

Kutu rambut mudah menular sehingga seringkali dijumpai pada anak-anak.

Guru di Belanda peduli kutu rambut

Gangguan konsentrasi belajar bisa diakibatkan oleh parasit yang berdiam di kulit kepala, yaitu kutu rambut.

Suatu hari teman saya yang tengah meraih gelar doktor di Belanda bercerita tentang kebijakan sekolah anaknya di kelas persiapan (setingkat TK dan kelas 1 SD) yang secara rutinĀ  melakukan pemeriksaan fisik dan psikis siswa usai libur panjang.

Salah satunya adalah pemeriksaan bagian kepala. Bila di kepala siswa terdapat kutu, maka orangtua siswa yang bersangkutan akan mendapatkan surat peringatan untuk membersihkan kepala anaknya dari kutu tersebut.

Jujur saja, saya agak geli pada mulanya mendengar cerita tersebut. Karena di Indonesia, urusan kutu rambut adalah hal yang lazim dan tidak pernah menjadi perhatian guru di sekolah.

Urusan kutu rambut menjadi urusan pribadi antara anak dengan orangtua, bukan antara murid dengan guru. Tidak adanya himbauan tegas dari guru serta kurangnya inisiatif dan keseriusan orangtua untuk membasmi parasit yang menyerang anak-anak telah menjadi lingkaran yang sulit untuk putus.

Namun ternyata urusan ini menjadi hal penting bagi anak-anak yang bersekolah di Belanda.

Mengapa guru-guru sekolah di negri Kincir Angin itu begitu peduli dengan urusan kutu rambut?

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Kesehatan Praremaja Usia Sekolah