Ratu kecantikan ini dicabut gelarnya karena punya anak balita, adilkah?

lead image

Kontes kecantikan ini begitu dramatis, setelah pemenangnya didiskualifikasi, kini ia membuat kampanye anti-diskriminasi.

Pagelaran kontes kecantikan di Ukraina tahun ini menuai banyak kontroversi. Pasalnya, pemenang Miss Ukraina 2018 yang diumumkan pada 20 September lalu, dicopot gelarnya hanya 5 hari berselang setelah dirinya disematkan mahkota Miss Ukraine 2018. 

Veronika Didusenko, harus menelan pil pahit karena gelar wanita paling cantik di Ukraina hanya bisa disandangnya selama beberapa hari.

Pihak penyelenggara kontes kecantikan di Ukraina, menyatakan dirinya melanggar aturan yang telah ditentukan sehingga membuat Veronika didiskualifikasi dan gelar Miss Ukraine yang baru disandangnya dicopot. 

Pencabutan gelar Miss Ukraine akibat melanggar aturan penyelenggara kontes kecantikan

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/10/kontes.jpg Ratu kecantikan ini dicabut gelarnya karena punya anak balita, adilkah?

Veronica Didusensko, mantan Miss Ukraine 2018.

Pada hari minggu, 24 September lalu, Komite organisasi penyelenggara kontes kecantikan Miss Ukraine melayangkan pernyataan resmi tentang pencabutan gelar Putri Ukraina pada Veronike. Dalam pernyataan tersebut, mereka mengutip aturan dalam kontes kecantikan sejagat yang telah dilanggar oleh Veronika.

Menurut aturan dan penyelenggaraan kontes kecantikan nasional, orang yang ingin mengikuti kontes Putri Ukraina harus menuruti aturan ini. Berikut ini salah satu syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi kontestan selama periode kontes kecantikan berlangsung. 

  • Belum menikah / tidak pernah menikah
  • Tidak memiliki anak

Dilaporkan, bahwa Veronika sebelumnya pernah menikah dan memiliki seorang putra berusia 4 tahun dari pernikahannya tersebut, dia juga sudah bercerai dari suaminya saat berusia 19 tahun.

Para juri mengatakan, Veronika sengaja menutupi status pernikahannya padahal dia sudah tahu dengan jelas aturan di dalam kontes ini. Oleh sebab itulah ia didiskualifikasi. 

Kini, gelar Miss Ukraine berpindah kepada Leonila Guz, wanita berusia 19 tahun asal Kherson, Ukraina. Dia akan akan mengikuti kontes kecantikan Miss World 2018 mendatang yang akan diadakan di Hainan, China. 

Melalui konferensi pers pada tanggal 27 September 2018 lalu, Veronika mengatakan dirinya akan membuat kampanye global melawan diskriminasi terhadap para ibu yang ingin mengikuti kontes kecantikan.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/10/kontes kecantikan.jpg Ratu kecantikan ini dicabut gelarnya karena punya anak balita, adilkah?

Tanggapan CEO Miss Ukraine tentang kasus Veronika Didusenko

Viktoria Kiose, selaku CEO penyelenggara Mis Ukraine mengatakan, “Pihak komite menemukan fakta bahwa Veronika melanggar aturan kompetisi setelah menerima telepon dari jurnalis dan orang lain yang mengatakan bahwa dia punya anak.”

“Penyelenggara juga menerima banyak pesan dari beragam orang yang mengirimkan foto Veronika saat hamil dan bersama anaknya,” tambah Viktoria.

Namun, dari akun media sosial Veronika sendiri, tidak dapat ditemukan foto anaknya. Akan tetapi, tim pengacara dari kompetisi ini segara mengatakan bahwa mereka mendapat konfirmasi legal bahwa Veronika adalah seorang janda dengan satu anak berusia 4 tahun. 

Itulah sebabnya, gelar Miss Ukraine yang disandang Veronica segera dicabut. Dan sesuai kontrak yang ditandatangani, dia harus mengganti rugi semua biaya yang keluar saat kompetisi. Seperti biaya kostum, latihan dan pelajaran selama kontes.

Akan tetapi, Viktoria mengatakan mereka tidak menuntut Veronika membayar ganti rugi tersebut. 

“Kami memutuskan untuk bertindak manusiasi, tapi ini akan jadi pelajaran penting bagi gadis-gadis lain yang mengikuti kompetisi ini,” papar Viktoria.

Lebih lanjut, Viktoria juga menjelaskan, alasan mengapa aturan tidak punya anak dibuat adalah, karena pemenang kompetisi harus menjalani kontrak selama satu tahun penuh.

Dengan banyaknya tugas dan tanggung jawab, seperti bepergian keluar negeri, dan lain-lain, maka akan menyulitkan jika pemenangnya punya anak.

Meski demikian, Veronica tetap menganggap bahwa aturan dalam kontes kecantikan yang ada sekarang sangat diskriminatif. Dan ia ingin mengubah aturan tersebut. 

Kalau menurut Bunda sendiri, apakah tindakan Veronica sudah tepat? Bagikan pendapat Anda di kolom komentar ya.

 

Sumber: Cosmopolitan, Unian, kyivpost

Baca juga: 

Salut! Model bikini berani menyusui bayi sambil berjalan di catwalk

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.