Baru! Kondom Rasa Nasi Uduk buatan Malaysia, Parents mau coba?

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Sebuah produsen alat kontrasepsi di Malaysia mengeluarkan produk baru, yakni kondom rasa nasi uduk atau yang disebut nasi lemak di negeri asal kartun Upin Ipin ini. Parents berminat mencoba?

Kondom merupakan salah satu alat kontrasepsi yang digunakan untuk mencegah kehamilan. Dan paling sering digunakan, hingga tak heran muncul banyak varian rasa dari produk ini. Salah satunya yang terbaru ialah kondom rasa nasi uduk.

Sebuah perusahaan yang memproduksi alat kontrasepsi di Malaysia, mengeluarkan produk baru. Yakni kondom rasa nasi uduk, atau di Malaysia lebih dikenal dengan nama nasi lemak.

Karex, perusahaan pembuat kondom rasa nasi uduk ini, telah lama memproduksi alat kontrasepsi yang diekspor ke beberapa negara di dunia. Dengan berbagai varian rasa, seperti buah durian.

Seperti halnya nasi uduk di Indonesia, nasi lemak merupakan makanan rakyat Malaysia yang tergolong murah. Dan menjangkau semua kalangan. Terinspirasi dari nasi lemak yang disukai oleh semua kalangan masyarakat, Karex membuat kondom rasa nasi uduk ini.

Goh Miah Kiat, kepala eksekutif perusahaan Karex menyatakan, “Kami rakyat Malaysia, dipisahkan oleh perbedaan politik, agama, dan ras. Saya rasa, satu hal yang menyatukan kami semua. Yakni referensi tempat beli nasi lemak yang paling enak.”

Perusahaan yang mengeluarkan produk kondom dengan nama Carex ini, sebelumnya melakukan tes selama 6 bulan sebelum memproduksi kondom rasa nasi uduk. Dengan aroma santan kelapa dan dibasahi dengan pelumas yang hangat.

Kondom rasa nasi uduk ini akan diproduksi dalam jumlah terbatas, dan mulai dipasarkan pada bulan November atau Desember tahun ini. Produk ini menyasar konsumen lokal di Malaysia dengan terobosan varian rasa tradisional.

kondom rasa nasi uduk

Sumber: Manan Vatsyayana/AFP

Goh menambahkan, tujuan pemasaran kondom rasa nasi uduk ini adalah untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya penggunaan alat kontrasepsi.

“Ini mengenai kesehatan masyarakat. Saya ingin pesan ini tersebar,” ungkapnya

Artikel terkait: Lindungi diri dengan kondom

Tips menggunakan kondom dengan benar

Pembicaraan mengenai hubungan intim suami istri seringkali dianggap tabu, sehingga hal penting seperti menggunakan kondom dengan benar banyak yang tidak tahu. Akhirnya, pasutri memilih metode KB yang gampang seperti KB suntik atau pil.

Meskipun kondom tidak 100% aman, tetapi dengan cara penggunaan yang benar, keampuhannya jauh lebih besar. Daripada hanya menebak cara pakainya, simaklah tips berikut ini.

  • Jangan pakai kondom hanya untuk menutupi ujung penis. Pakailah untuk menutupi seluruh alat kelamin suami, agar bisa mengurangi risiko sperma menetes dan masuk ke rahim.
  • Gunakan pelumas di bagian dalam dan bagian luar kondom, untuk menghindari risiko kondom robek selama pemakaian
  • Periksalah tanggal kadaluarsanya. Kondom yang sudah kadaluarsa tidak akan efektif mencegah kehamilan.
  • Gunakan kondom setelah kelamin suami dalam kondisi ereksi penuh
  • Jika bagian cincin kondom tidak bisa ditarik ke bawah, artinya Anda memasang kondom secara terbalik. Ambil kondom yang baru dan lakukan dengan benar.
  • Beri ruang di ujung kondom, sebagai wadah untuk sperma ketika ejakulasi terjadi
  • Segera setelah ejakulasi, lepaskan kondom dan buang ke tempat sampah. Tidak perlu menunggu
  • Satu kondom hanya boleh digunakan untuk satu kali ejakulasi. Jika masih ingin melanjutkan permainan ke babak kedua, ambil kondom yang baru.
  • Cobalah beberapa jenis kondom, sebelum mempraktekkannya bersama istri. Untuk menemukan ukuran kondom yang cocok dengan alat kelamin Anda. Hal ini penting untuk menghindari kebocoran sperma.

Semoga bermanfaat.

 

Referensi: Straittimes, Kompas, Kumparan, Buzzfeed

Baca juga:

Ayah Tidak Suka Kondom/Bunda Anti Minum Pil? Ini Alternatif KB lainnya

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Berita Seks