Komunitas Ayomain, Wadah untuk Anak dan Orangtua Bermain Bersama

Komunitas Ayomain didirikan untuk memberikan wadah bagi anak agar dapat bermain bersama orangtua dan teman sebayanya.

Komunitas Ayomain yang berdiri sejak Maret 2014 ini merupakan wadah untuk berbagi ide hingga memfasilitasi kegiatan bermain anak.

Ayomain berdiri atas inisiatif dari Rifa, ibu dua anak ini merasa prihatin melihat gaya hidup masyarakat urban perkotaan, yang semakin sedikit memiliki waktu bermain bersama anak.

Masalah lain yang sering diabaikan ialah, anak-anak dari kalangan menengah susah mencari teman bermain. Teman mereka terbatas hanya yang mereka temui di sekolah atau tempat kursus, sedangkan di rumah mereka jarang memiliki teman untuk bermain bersama.

Komunitas Ayomain berdiri karena kebutuhan

Rifa mendirikan Komunitas Ayomain berdasarkan kebutuhan bahwa anak membutuhkan stimulasi untuk tumbuh kembangnya, dengan cara bermain. Oleh karena itu, Rifa berinisiatif untuk mengadakan playdate di rumahnya, dengan mengundang 7 keluarga, dan Rifa mengemas acara bermain bersama tersebut dengan tema yang disukai anak.

komunitas ayomain Rifa mendirikan Komunitas Ayomain karena kebutuhan anaknya untuk bermain.

"Saya punya prinsip bahwa bermain adalah pengikat segala ilmu, anak bisa lebih mudah mempelajari sesuatu dengan cara bermain. Karena itu bermain sangat penting bagi anak," ujar Rifa saat ditemui di BXChange Mall 25 Maret 2017 lalu.

Meski permainan yang ada sederhana, hanya bermain tempel kertas dan bermain air, namun anak dan orangtua merasa senang karena bermain bersama jauh lebih menyenangkan daripada bermain sendirian. Sejak saat itu, banyak yang bertanya kapan Rifa mengadakan acara playdate lagi.

Akhirnya karena peminat semakin banyak, Rifa pun mendirikan Komunitas Ayomain. Untuk mewadahi para orangtua yang ingin bermain bersama anak dan juga bersosialisasi dengan orangtua lain.

Rifa sangat menyadari kebutuhan anak untuk bermain bersama teman, itulah mengapa dia berusaha agar kebutuhan anak untuk bermain bisa difasilitasi.

"Proses bermain itu sendiri bukan hanya senang-senang tanpa makna, namun juga sebuah stimulasi, dan proses belajar anak dalam menangani konflik tanpa campur tangan orangtua," ungkap Rifa.

Berkomitmen untuk memfasilitasi kebutuhan bermain anak

Merujuk pada Facebook Ayomain, komunitas ini memiliki visi untuk menjadi inspirasi bagi keluarga Indonesia untuk menfasilitasi kebutuhan bermain anak-anak yang menyenangkan.

Misinya sendiri ialah menyediakan media untuk kegiatan bermain bersama (playdate), dengan memfasilitasi orangtua yang ingin mengenalkan anak-anaknya untuk belajar berbagi, melalui kegiatan sosial.

"Sebagai orangtua, tentu kita menyadari pentingnya stimulasi untuk tumbuh kembang anak. Apalagi pada usia emas anak, 1-3 tahun. Jika waktu emas ini berlalu begitu saja, kita pasti akan menyesal." Rifa menjelaskan.

Rifa yang sebelumnya bekerja di sebuah stasiun televisi memilih keluar, dan fokus pada komunitas yang didirikannya. Tahun 2016 Rifa mulai merekrut relawan yang berasal dari kalangan mahasiswa, untuk membantu menjalankan program yang ia jalankan di komunitas Ayomain.

Beberapa program reguler yang dimiliki Ayomain di antaranya:

  • Ayo main dengan ayah (bertujuan mendekatkan ayah dengan anak)
  • Ayo main dengan batita (Sebagai stimulasi untuk tumbuh kembang batitia)
  • Ayo main sama tetangga (Memfasilitasi anak bermain bersama teman sebaya, dan juga orangtua agar bisa berkumpul bersama)

Program tersebut biasanya dilaksanakan di taman-taman kota, atau bila ada pihak yang bersedia menyediakan tempat untuk acara playdate. Karena Ayomain ingin memanfaatkan fasilitas dari pemerintah sebanyak-banyaknya.

Ayomain juga sangat terbuka untuk bekerjasama dengan berbagai pihak. Karena prinsip Ayomain sendiri adalah untuk mentransfer pengetahuan kepada orangtua, sehingga bila ada brand yang ingin mengadakan acara bertema parenting dengan format berbeda, mereka mengundang Komunitas Ayomain untuk meramaikan.

Ayomain juga telah melaksanakan beberapa event playdate dan juga workshop yang selalu ramai peserta. Karena mereka membawa tema yang seru dan berbeda, sehingga anak dan orangtua pun tertarik untuk mengikuti.

Salah satunya adalah acara Jelajah Kapal Karam yang diselenggarakan di BXChange Mall pada 24-28 Maret lalu.

Di acara Jelajah Kapal Karam ini, anak tidak hanya bisa bermain bebas di dalam kapal mainan yang terbuat dari kardus. Ayomain juga memberikan workshop membuat mainan dari kardus, tak lupa para orangtua pun diajak untuk ikut bermain bersama anak.

Melalui akun Instagram-nya, Ayomain selalu meng-update acara dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Ayomain.

"Kalau mau ikutan, sebaiknya pantengin akun media sosial kami. Karena biasanya saat kami membagikan info acara, yang daftar langsung penuh dalam waktu singkat. Jadi harus adu cepat biar bisa kebagian," kata Rifa sambil tersenyum lebar.

Saat ini, Ayomain membuka peluang seluas-luasnya bagi mereka yang ingin bergabung menjadi relawan. Jika tertarik untuk menjadi relawan bisa langsung menghubungi kontak yang bisa diakses pada website Ayomain.

komunitas ayomain Rifa bersama relawan Ayomain, bergerak untuk memberi makna baru tentang kegiatan bermain anak. Sumber: website Ayomain

Kehadiran Ayomain tentunya menjadi angin segar, bagi para orangtua yang ingin anak memiliki stimulasi lebih dari sekedar gawai dan bermain sendiri. Rifa sendiri mengakui bahwa, Ayomain menyasar anak-anak kalangan menengah, karena merekalah yang biasanya tak dipedulikan.

"Kami bukannya tidak peduli pada anak-anak miskin, Ayomain sendiri juga pernah membantu pendirian sebuah pojok baca untuk anak yang tidak mampu. Namun, anak-anak dari keluarga menengah dianggap sudah memiliki segalanya, karena secara finansial sudah tercukupi. Padahal, mereka butuh main," tegas Rifa.

 

 

Baca juga:

Playdate dan Mendongeng, Aktivitas Seru untuk Keluarga!