Menderita Lupus Saat Hamil, Apa Risikonya?

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Bagaimana bila Anda didiagnosa menderita lupus, sementara Anda sedang hamil? Bacalah berbagai risikonya, serta kisah nyata seorang ibu yang mengalaminya.

 

Bagaimana bila Anda menderita sakit lupus saat hamil?

Bagaimana bila Anda menderita sakit lupus saat hamil?

Sebagian di antara kita mungkin telah mengenal penyakit Lupus atau SLE (Systematic Lupus Erythematosus). Lupus atau penyakit auto-imun terjadi bila jaringan tubuh kita diserang oleh imunitas tubuh kita sendiri.

Gejala penyakit ini antara lain :

  • Persendian terasa sakit, susah digerakkan
  • Terjadi pembengkakan pada persendian, misalnya jari tangan
  • Rasa ngilu di persendian yang menyerupai rematik atau radang sendi

Lalu bagaimana bila Anda menderita Lupus di saat hamil?

Bila Anda menderita lupus saat hamil, beberapa risiko yang perlu Anda ketahui adalah:

1. Risiko keguguran

Wanita dengan penyakit ini berisiko tinggi mengalami keguguran atau bayi meninggal saat masih di dalam rahim. Pada populasi wanita sehat, persentase keguguran adalah 10-20%, sedangkan pada wanita yang menderita lupus, presentasenya adalah 25%.

2. Risiko bayi prematur

Sebanyak 25% wanita penderita lupus melahirkan bayi prematur. Hal ini disebabkan oleh pengobatan yang dilakukan untuk memerangi penyakit tersebut.

3. Perkembangan janin yang tidak baik

Sebanyak 15% wanita hamil yang menderita lupus melahirkan bayi dengan kondisi intrauterine growth restriction (IUGR), yaitu bayi yang lebih kecil dari normal.

Pertumbuhan janin terhambat karena sebagian wanita penderita lupus memiliki antibodi yang menyebabkan adanya gumpalan darah di plasenta, sehingga jalur makanan untuk janin terganggu.

 

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Hamil