Kejang demam pada anak memang sering membuat Ayah dan Bunda panik, apalagi kondisi ini dapat terjadi bahkan pada anak yang sebelumnya sehat dan aktif. Saat ini terjadi, penting untuk segera membawa si Kecil ke layanan gawat darurat anak, seperti Pediatric Emergency Mayapada Hospital Jakarta Selatan yang didukung Dokter Spesialis Anak dan Penyakit Dalam yang siaga dan berada di rumah sakit selama 24 jam untuk penanganan yang cepat dan tepat.
Apa Itu Kejang Demam pada Anak?
Menurut dr. Ivena Susanti, Sp.A, Dokter Spesialis Anak Mayapada Hospital Jakarta Selatan yang juga siaga di layanan Pediatric Emergency 24 jam, kejang demam adalah kejang yang terjadi saat anak mengalami demam, kejadiannya dapat terjadi selama beberapa detik hingga menit. Demam ringan sekalipun dapat memicu terjadinya kejang demam.
“Saat anak mengalami kejang demam, anak akan tampak kaku seluruh tubuh, kejang-kejang, dan kehilangan kesadaran. Saat ini terjadi, akan lebih baik apabila orang tua dapat mendokumentasikan bentuk kejang,” jelas dr. Ivena.
Ia melanjutkan, “Selain itu, Ayah Bunda juga perlu mewaspadai sejumlah tanda bahaya sebagai sinyal perlunya mencari pertolongan medis secepat mungkin. Kejang yang berlangsung lama (lebih dari 10 menit), setelah kejang anak tidak sadar, disertai muntah berulang, leher kaku, adanya gangguan pernapasan, dapat menandakan penyakit yang lebih berat, misalnya infeksi susunan saraf pusat”, tegasnya.
Layanan Dokter Spesialis Anak Selalu Siaga 24 Jam
Ayah Bunda dapat membawa si Kecil ke Pediatric Emergency Mayapada Hospital Jakarta Selatan yang siaga 24 jam dengan menghubungi kontak emergency 150990 atau melalui Emergency Call button di aplikasi MyCare milik Mayapada Hospital. Dokter Spesialis Anak selalu siaga 24 jam untuk menangani kegawatdaruratan anak termasuk kejang demam. Selain itu, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Dokter Spesialis Anestesi juga standby di rumah sakit untuk memberikan penanganan lanjut bila diperlukan.
Hospital Director Mayapada Hospital Jakarta Selatan, dr. Fiktorius Kuludong, MM menjelaskan bahwa Pediatric Emergency, menerapkan standar internasional sesuai akreditasi Joint Commission International (JCI) yang diraih Mayapada Hospital Jakarta Selatan. “Tim dokter spesialis dan subspesialis kami siaga 24 jam, baik di layanan Poliklinik dari pukul 08.00 hingga 21.00, dan pada malam hari, dari pukul 20.00 hingga 08.00 pagi. Kesiagaan ini memberi rasa aman dan tenang bagi orang tua, karena mereka tahu akan ada tenaga ahli yang selalu siap sedia menangani situasi darurat maupun keluhan yang memerlukan keahlian khusus. Ini bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga soal kualitas dan keselamatan dalam perawatan.”
Dokter Fiktor menambahkan, “Kami selalu memastikan keselamatan (patient safety) dan kenyamanan pasien (patient experience) termasuk di Pediatric Emergency yang dirancang khusus, berupa ruang IGD bernuansa animasi dan ramah untuk anak-anak, berfokus pada kebutuhan anak, serta berpusat pada pasien (patient-centered care).”
Layanan Pediatric Emergency Mayapada Hospital Jakarta Selatan merupakan bagian dari Pediatric Center, pusat layanan komprehensif khusus anak yang didukung oleh dokter spesialis dan subspesialis yang berpengalaman. Berbagai kondisi, mulai dari alergi, gangguan pencernaan, ginjal, jantung, infeksi, hingga perawatan anak berkebutuhan khusus seperti autisme dan disleksia dapat ditangani di sini. Informasi jadwal dokter dan reservasi dapat diakses melalui call center 150770 atau aplikasi MyCare.
Info seputar promo layanan di Mayapada Hospital ada dalam fitur Health Articles & Tips di MyCare. Unduh aplikasi MyCare sekarang, dan kumpulkan reward point untuk potongan harga layanan di seluruh unit Mayapada Hospital.
***
Baca Juga:
Ketika Orang Tua Mengeluh Nyeri Dada, Ini yang Harus Dilakukan!
Generasi Sandwich: Ngurus Dua Generasi, Jangan Lupa Cek Gula Sendiri!
Butuh yang Manis Biar Kerja Lancar? Ini Tips Atasi Sugar Craving Agar Tetap Produktif di Kantor
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.