Kehamilan mencapai usia 34 minggu turunkan risiko kanker payudara di masa depan

lead image

Kehamilan membawa keistimewaan. Bahkan, usia kehamilan 34 minggu dikatakan dapat mengurangi risiko kanker payudara. Berikut keajaiban hamil 34 minggu!

Setiap minggu ke minggu kehamilan tentu merupakan momen istimewa bagi Bunda. Tetapi, usia kehamilan 34 minggu ternyata memiliki keistimewaan tersendiri karena disebut menawarkan perlindungan dari kanker payudara! Apakah Anda juga sedang hamil 34 minggu, Bun?

Ilmuwan menemukan, bila kehamilan mencapai 34 minggu kurangi risiko kanker

Mungkin Anda sudah mengetahui bahwa wanita lebih kecil kemungkinannya terkena kanker payudara setelah melahirkan bayi.

Namun baru-baru ini, para ilmuwan dari Denmark dan Norwegia juga menemukan usia dalam kehamilan yang memberikan para ibu manfaat ini.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Communications menunjukkan bahwa pada usia kehamilan 34 minggu memberikan perubahan signifikan pada tubuh ibu hamil. Menurut para ilmuwan, perubahan itu memberi dampak menurunkan risiko kanker payudara di masa depan.

Namun Mads Melbye, penulis utama studi dari Departemen Kedokteran Klinis Universitas Copenhagen, mengatakan bahwa jika Anda melahirkan pada minggu ke-33 (prematur), Anda tidak akan mendapatkan ‘bonus manfaat’ risiko menurunkan kanker payudara.

Bagaimana para ilmuwan melakukan penelitian tentang hamil 34 minggu ini?

Melbye dan tim penelitinya menganalisis data dari 4 juta wanita yang tinggal di Denmark dan Norwegia. Data menunjukkan 3 kunci informasi:

  • Usia setiap ibu saat melahirkan.
  • Usia kehamilan saat mereka melahirkan.
  • Apakah wanita-wanita tersebut menderita kanker payudara di masa depan.

Para ilmuwan menemukan bahwa ibu yang melahirkan bayi paling tidak dari usia kehamilan 34 minggu dan seterusnya, secara umum memiliki risiko 13,6 persen lebih rendah menderita kanker payudara, dibandingkan dengan wanita yang tidak melahirkan anak-anak, atau melahirkan anak di bawah usia kehamilan tersebut.

Para ilmuwan juga menemukan bahwa saat melahirkan tujuh hari sebelum usia hamil 34 minggu memang menurunkan risikonya, namun tidak banyak, hanya 2,4 persen saja.

Melbye masih tidak tahu persis apa yang terjadi saat hamil 34 minggu, yang menawarkan manfaat ini. Namun menurutnya, tepat minggu ke-34 kehamilan terjadi sebuah periode terbatas di mana tubuh wanita mengalami perubahan penting.

Melbye berpikir bahwa kemungkinan tubuh wanita hamil mengirim sinyal selama minggu ke-34 untuk meningkatkan respons kekebalan terhadap faktor penyebab kanker payudara.

“Sepengetahuan kami, itu pasti ada hubungannya dengan efek biologis spesifik yang dicapai sel selama hamil 34 minggu,” ungkap Melbye.

Efek kehamilan 34 minggu tidak hanya datang dari anak pertama

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/11/hamil 34 minggu 2.jpg Kehamilan mencapai usia 34 minggu turunkan risiko kanker payudara di masa depan

Para ilmuwan telah lama mengetahui bahwa kehamilan memang membantu mengurangi risiko kanker payudara. Alasannya mungkin karena sel-sel payudara mengubah komposisi sel dasar mereka setelah seorang wanita hamil dan mulai menyusui.

Anehnya, Melbye dan timnya menemukan bahwa efeknya tidak berhenti pada kelahiran pertama. Kehamilan berikutnya yang berlanjut di atas minggu ke-34 juga dapat semakin banyak mengurangi risiko kanker payudara.

Yang menarik, efek kehamilan di minggu ke-34 ini masih terlihat bahkan ketika wanita tersebut mengalami kelahiran mati (stillbirth) di minggu ke-34. Ini menunjukkan bahwa efeknya mungkin tidak terkait dengan menyusui.

Artikel terkait: 13 Hal Yang Bisa Menyebabkan Kanker Payudara

Efek tidak dirasakan pada wanita hamil berusia di atas 30 tahun

Hanya saja ada satu kelemahan, para peneliti menemukan bahwa manfaat dari hamil 34 minggu terhadap kanker payudara tidak terjadi ketika wanita hamil tersebut berusia lebih dari 30 tahun.

“Ini bukan hanya persalinan pertama, setiap persalinan memiliki pengurangan risiko kanker payudara. Namun, Anda harus memiliki anak sebelum usia 29 tahun. Setelah usia itu, tidak ada bonus tambahan dalam pengurangan risiko kanker payudara,” ungkap Melbye.

 

Kehamilan dan menyusui memang membawa keistimewaan bagi kita semua ya, Bun. Intinya, jaga pola hidup sehat, dan screening payudara seperti metode SADARI juga mampu membantu kita mengurangi risiko.

 

Dilansir dari artikel Kevin Wijaya Oey di theAsianparent Singapura
Baca juga: 

Bahaya Duduk Terlalu Lama, Meningkatkan Risiko Kanker pada Wanita

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.